08:00 . Hari Ini 233 Desa di Kabupaten Bojonegoro Pilkades   |   07:00 . 4 Probiotik yang Bermanfaat untuk Kesehatan Anak   |   22:00 . Besok Pilkades Digelar, Tak Ada Lonjakan Penumpang Turun di Terminal   |   21:00 . Tak Ada Ujian Susulan, 369 Peserta SKD Dinyatakan Gugur   |   20:00 . BKPP Bojonegoro Umumkan Hasil SKD CPNS Akhir Februari   |   19:00 . 213 ASN Eselon III Bakal Ikuti Asessment di Jakarta   |   18:00 . Mahasiswa STIE Cendekia Kunjungi Lapangan Banyu Urip   |   17:00 . Duh...! Politik Uang Masih Jadi Tren Cakades?   |   16:00 . Tanggul Jebol, 135 Hektar Tanaman Padi Siap Panen Terancam Gagal Panen   |   15:00 . Cerita Mahasiswa Asal Bojonegoro Saat Virus Corona Mewabah   |   14:00 . 500 Sak Disiapkan untuk Perbaiki Tanggul Kali di Kanor yang Jebol   |   13:00 . Survei, PDPM Ungkap Pencalonan Kades   |   12:00 . Sensus Penduduk 2020 Dimulai, Pemkab Bojonegoro Siap Dukung   |   11:00 . Bupati Sambut 1.039 Personel BKO untuk Pengamanan Pilkades Serentak   |   10:00 . Pemkab Bojonegoro Siap Dukung Sensus Penduduk 2020   |  
Wed, 19 February 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 08 January 2019 20:00

Kerap Memakan Korban, Petani Cangaan Pasang Lampu di Sawah

Kerap Memakan Korban, Petani Cangaan Pasang Lampu di Sawah

Kontributor: Maulina Alfiyana

blokBojonegoro.com - Mengingat hama tikus yang terus-menerus menyerang pertanian milik petani Desa Cangaan, Kecamatan Kanor, para petani memilih memasang setrum di sawah mereka masing-masing.

Namun, dampaknya, tak jarang jatuh korban jiwa akibat tersengat listrik dari setrum tikus di area persawahan itu. Karena itu, Pemdes Cangaan mengimbau kepada warga yang menaruh tegangan listrik di lahan persawahan miliknya, juga d haruskan memasang lampu di setiap sudutnya.

"Pemasangan lampu tersebut bertujuan agar tidak terjadinya jatuh korban, karena setiap malam di area persawahan Cangaan kerap ada beberapa warga yang mencari belut maupun kodok, sehingga ketika di pasang lampu mereka bisa tahu sawah mana yang ada setrumnya," jelas salah satu perangkat desa, Imam Rosyidin, Selasa (8/1/2019).

Sementara itu, Sujak salah satu petani mengatakan, sejak penanaman benih padi, hama tikus tersebut sudah mulai menyerang area persawahan milik petani Desa Cangaan, hingga membuat para petani geram dan melakukan segala cara agar dapat mengatasi hama tikus tersebut.

"Memang area pertanian Desa Cangaan kerap di serang hama tikus di setiap masa tanam, namun beda dengan  masa tanam yang sekarang, jumlah tikus yang menyerang lebih banyak dari pada yang sebelum-sebelumnya," paparnya kepada blokBojonegoro.com . [lin/lis]

Tag : setrum, tikus, sawah


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat