20:00 . Perbaiki Peta Zonasi Risiko, dengan Disiplin Jalankan PPKM   |   19:00 . Lembaga Eijkman Tidak Temukan Varian Baru Virus Covid-19   |   18:00 . Monitoring dan Evaluasi Menjadi Dasar Perpanjangan PPKM   |   17:00 . Hujan Terus, Tanah di Desa Semanding Longsor   |   16:00 . Disuntik Vaksin, Arumi Pegang Erat Tangan Wagub Emil Dardak   |   15:00 . Diresmikan, Taman Gajah Bolong Tawarkan Fasilitas Menarik untuk Refreshing   |   14:00 . Relawan Nasi Bagikan Nasi untuk Korban Banjir   |   13:00 . Banjir Belum Surut, Pintu Air Dibuka   |   12:00 . Desa Kalianyar Masih Tergenang Banjir   |   11:00 . Dua Hari Banjir di TPK Bojonegoro Belum Surut   |   10:00 . Diresmikan Bupati, Taman Gajah Bolong Sebagai Tempat Berlibur dan Penghasil Oksigen   |   09:00 . Pasien Sembuh Covid-19 di Indonesia Sudah Mencapai 772.790   |   08:00 . Biznet Gencar Lakukan Ekspansi Jaringan ke Lebih Banyak Kota dan Area   |   07:00 . Bantu Menstruasi Lebih lancar, Konsumsilah 5 Makanan Ini Secara Teratur   |   06:00 . Reaksi Pasca Vaksinasi Covid-19   |  
Fri, 22 January 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Pengairan dari Waduk Pacal Tak Maksimal

Masa Tanam Desa-desa di Dua Kecamatan ini Mundur

blokbojonegoro.com | Tuesday, 08 January 2019 14:00

Masa Tanam Desa-desa di Dua Kecamatan ini Mundur

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Belum maksimalnya ketersediaan air Waduk Pacal untuk mengairi area persawahan petani, menyebabkan lahan pertanian di beberapa desa di Kemacatan Balen dan Sumberejo harus menunda masa tanam.

"Dengan ketersediaan air Waduk Pacal saat ini, hanya bisa mengairi perswahan petani di sekitar Waduk Pacal, hingga area persawahaan di Kecamatan Sukosewu," kata Kabid Normalisasi Kali, Dinas Pekerjaan Umum dan Sumberdaya Air, Bojonegoro, Masahid.

Sedangkan, untuk sepanjang wilayah Irigasi di bawah seperti di Kecamatan Balen dan Sumberrejo, petani harus menunda masa tanamnya. Adapun lahan pertanian yang masih menunda masa tanam di Kecamatan Balen meliputi desa Prambatan, Sobontoro, Mulyoagung dan Lengkong.

"Sedangkan untuk Kecamatan Sumberejo yang lahan pertaniannya masih menunda masa tanam meliputi Desa Kedungbondo,Sumberejo, Bogangin dan Pekuwon," imbuhnya.

Seperti diketahui, ketinggian air di Waduk Pacal saat ini masih 109.5 meter, atau dengan kata lain daya tampung air masih sebesar 7 juta meter kubik. Dengan jumlah daya tampung dengan itu, terbagi untuk pemeliharaan waduk 1.2 juta meter kubik dan untuk pemanfaatan pengairan persawahan milik petani sebesar 6 juta meter kubik. Sehingga belum bisa terpenuhi untuk mengairi sawah petani yang ada di bawah sepanjang saluran kali Waduk Pacal, akibatnya masih ada beberapa desa masih menunda masa tanamnya.[saf/ito]

Tag : waduk, pacal, temayang, balen, bojonegoro, sumberejo


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat