12:00 . Anggaran Normalisasi dan Pembuatan Embung Capai Rp1 M   |   11:00 . 2019, Sekolah Tidak boleh Angkat Guru Honorer Lagi   |   10:00 . Jokowi Menang 75 Persen di Jatim, Kuncinya di Bojonegoro   |   09:00 . Harlah, Ribuan Anggota Ansor Akan Ikuti Apel Kebangsaan   |   08:00 . Harlah NU Ke-96, BANOM NU Sumberrejo Istighosah Bersama   |   07:00 . Manfaat Berhubungan Intim Selama 30 Hari   |   19:00 . Tingkatkan Militansi, PAC IPNU-IPPNU Kepohbaru Gelar Diklatama   |   18:00 . Relawan: Optimis Menang, Jokowi - Amin Pilihan Tepat   |   17:00 . Disdik Anggarkan Rp32 M untuk 3.400 GTT   |   16:00 . BEM UNUGIRI Gelar Pemilihan Duta Kampus   |   15:00 . Ketua TKD Jatim Deklarasikan Kemenangan Jokowi - Amin di Bojonegoro   |   14:00 . Berikut Klarifikasi Kemenag RI   |   13:00 . Dari Hobi, Ingin Buat Tempat Edukasi Bonsai   |   12:00 . Waspada Berita Hoax, Bupati: Harus Ditindak Tegas   |   11:00 . Tak Hanya Bojonegoro, Kekeliruan Soal SKI Seluruh Indonesia   |  
Sun, 24 March 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 08 January 2019 19:00

Total Anggaran TF Guru Madrasah Non PNS Capai Rp5 M

Total Anggaran TF Guru Madrasah Non PNS Capai Rp5 M ilustrasi: bebasinaja.com

Reporter: M Safuan

blokBojonegoro.com- Tunjangan Fungsional (TF) atau insentif guru Madrasah di bawah Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro dipastikan dapat dicairkan paling lambat akhir Januari 2019 ini. Pasalnya, hingga kini untuk prosesnya masih dalam tahapan penyiapan pencairan ke masing-masing rekening guru.

"Pencairan insentif guru dapat dipastikan paling lambat akhir Januari 2019 ini," cakap Kasi Pendma, Kemenag Bojonegoro, Abdul Wakhid.

Wakhid menuturkan insentif itu bakal diterima langsung oleh para guru non PNS mulai RA, MI, MTs dan MA yakni sebesar Rp3 juta dengan akumulasi selama setahun dengan rincian insentif yang terima guru tersebut setiap bulannya sebesar Rp250 ribu rupiah.

Wakhid melanjutkan, guru madrasah yang menerima insetif itu sebanyak 1.977 guru dengan menghabiskan total anggaran Rp5 milyar lebih (5.931.000.000) dari anggaran awal yang disediakan sebesar Rp6 miliar.

Saat disinggung apakah dana insentif guru madrasah ini mengalami keterlambatan pencairan, Wakhid menjawab, pencairan insetif guru tidak mengalami keterlambatan, hanya saja saat pengajuan dana pencairan itu diajukan pada akhir Desember, padahal saat seperti pihak bank juga sibuk untuk mempersiapkan laporan.

"Terlebih lagi, pihak bank juga butuh proses verifikasi data masing-masing guru penerima insentif, jadi wajarlah kalau bisa cair di Januari 2019 ini," Paparnya.

Seperti diketahui, awal usulan penerima intensif itu sebanyak 2.100 guru non PNS. Namun dari total guru trsebut yang dapat dipastikan mendapatkan insentif itu sebanyak 1.977 guru, pasalnya guru itu telah memenuhi persyaratan yang telah ditentukan. [saf/lis]

 

Tag : TF, anggaran, kemenag

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 18 February 2019 08:00

    Petani Kalitidu Menyemai Refugia

    Petani Kalitidu Menyemai Refugia Mengendalikan OPT padi dengan cara menanam Refugia juga dilakukan petani di Desa Pumpungan Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro, Jawa Timur....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 24 October 2018 09:00

    LoKer dan Iklan Baris di bB

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi Untuk mengakomodir permintaan dari masyarakat luas, terutama pembaca setia blokBojonegoro.com, redaksi menyediakan kanal khusus untuk informasi lowongan kerja (LoKer) dan iklan baris....

    read more