Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 11 January 2019 14:00

Lelang Jabatan Kepala Dinas

Nilai Tertinggi Belum Pasti Jadi Kadin?

Nilai Tertinggi Belum Pasti Jadi Kadin?

Kontributor: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Nilai tertinggi Peserta Pengisian Jabatan Tinggi (JPT) Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro belum pasti menjabat sebagai Kepala Dinas. Lantaran masih akan diseleksi Pejabat Pembina Kepegawaian.

Panitia Seleksi Terbuka JPT Pratama, Djoko Lukito mengatakan, tiga peserta yang memiliki nilai tertinggi Memenuhi Syarat (MS) atau Masih Memenuhi Syarat (MMS) akan dipilih salah satu oleh Pejabat Pembina Kepegawaian.

"Dalam hal ini, Pejabat Pembina Kepegawaian adalah Bupati Bojonegoro," kata Djoko Lukito kepada blokBojonegoro.com, Jumat (11/1/2019).

Artinya, kata dia, hasil akhir seleksi terbuka pengisian JPT Pratama yang memiliki nilai tertinggi belum pasti menjadi Kepala Dinas (Kadin) yang dilamar. Ada lima peserta yang nilainya tertinggi dari masing-masing Kadin.

Nilai tertinggi pengisian jabatan Kadin Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga dan Penataan Ruang diraih, Heri Widodo, dengan total nilai 193.93. Nilai tertinggi pengisian jabatan Kadin Pemberdayaan Masyarakat Desa diraih, Machmuddin, total nilai 246.48.

Sementara, Nilai tertinggi pengisian jabatan Kadin Perdagangan diraih, Agus Haryana, dengan total nilai 232.83. Nilai tertinggi pengisian jabatan Kadin Perpustakaan dan Kearsipan diraih, Fajar Yudhi Hartanto, dengan total nilai 257.61.

Sedangkan, Nilai tertinggi pengisian jabatan Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan diraih, Nursujito, dengan total nilai 250.95. Saat ini, masih menunggu pemilihan dari Pejabat Pembina Kepegawaian.

"Setelah dipilih, kemudian baru akan diangkat menjadi Kepala Dinas," pungkasnya. [yud/col]

Tag : kadin, nilai, jpt

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.



Berita Terkini