22:00 . HMP PPKn Adakan Seminar Bertema Payung Hukum Bagi Tenaga Didik   |   21:00 . Pemkab Bojonegoro Beri Santunan untuk yang Meninggal Dunia   |   20:00 . Ditetapkan Tersangka, Kepala Inspektorat Terancam Hukuman ini   |   19:00 . PEPC Setor Pajak Rp 8,08 Triliun   |   18:00 . Ditutup, 57 Pendaftar KPU Bojonegoro Siap Berkompetisi   |   17:00 . Guna Perkuat Data, Kejari Bojonegoro Juga Datangkan 7 Ahli   |   16:30 . 8 Hari Team IT Ario Sighat Selesaikan Rekapitulasi, ini Hasilnya...   |   16:00 . Jalan Rusak, Warga Peringatkan Pengguna Jalan dengan Banner   |   15:00 . Diperiksa 5 Jam, Kepala Inspektorat Langsung Ditahan   |   14:00 . Diduga Ada Pemilih Ganda, Demokrat Laporkan Dua TPS di Ngasem   |   12:00 . Rangkaian HUT BUMN, Pertamina Gelar Pasar Murah di Empat Lokasi   |   11:00 . Gelar Turnamen Voli, BEM Unigoro Gandeng 3 Kabupaten   |   10:00 . Caleg Stres Kalah Pemilu, BPJS Siap Ongkosi Biaya Berobat   |   08:00 . Film Avenger Terbaru Sudah Rilis di Bioskop Bojonegoro   |   07:00 . Tips Kecantikan: Ingin Rambut Sehat? Coba Pakai Minyak Kelapa   |  
Fri, 26 April 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 12 January 2019 14:00

Awas...! Kasus DB di Bojonegoro Meningkat Tajam

Awas...! Kasus DB di Bojonegoro Meningkat Tajam

Kontributor: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Bojonegoro meningkat tajam. Virus ini masuk ke dalam tubuh manusia melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus.

Kasi Penanggulangan Penyakit Menular, Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro, Whenny Diyah mengatakan, bahwa kasus DBD di Bojonegoro meningkat cukup tajam. Tak sedikit akibat virus ini, seseorang meninggal dunia.

"Data dari tahun 2017 ke tahun 2018, memang jumlah kasus DBD meningkat cukup tinggi," katanya kepada blokBojonegoro.com, Sabtu (12/1/2019).

Data dari Dinkes Bojonegoro menyebutkan, pada tahun 2017 terdapat 280 kasus dan 9 orang meninggal dunia. Sedangkan pada tahun 2018 naik menjadi 595 kasus dan 12 orang meninggal dunia akibat DBD.

"Sehingga Dinkes meminta 36 puskesmas untuk melapor 1 kali 24 jam terkait kasus DBD," ucap dokter Whenny.

Dengan demikian, DBD dapat dipantau setiap saat. Mengingat jumlah kasus pada 2018 cukup banyak. Penderita DBD masih didominasi usia 1 hingga 10 tahun. Saat ini jika ada yang terkena penyakit DPB diminta untuk memperbanyak asupan nutrisi.

"Gunanya untuk melawan virus DBD," tutur perempuan berkulit sawo matang ini.

Selain gencar fogging, ia menyarankan untuk senantiasa memperhatikan kebersihan rumah. Apalagi saat ini musim hujan. Disarankan seminggu sekali untuk menguras bak mandi, sehingga jentik-jentik nyamuk di bak mandi mati.

"Gencar fogging, kuras bak mandi, sehingga jentik-jentik nyamuk mati," pungkasnya. [yud/mu]

Tag : dbd, penyakit demam berdarah, demam berdarah, kasus db

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 27 March 2019 21:00

    Petani di Balen Mulai Panen Kelengkeng

    Petani di Balen Mulai Panen Kelengkeng Seorang petani di Desa Kedungdowo, Kecamatan Balen, Abdul Mukarom merasa senang karena pohon Lengkeng yang ia tanam dua tahun yang lalu sekarang ini buahnya sudah bisa dinikmati. Setelah empat pohon...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 16 April 2019 09:00

    Hilang STNK NoPol S-3761-DJ

    Hilang STNK NoPol S-3761-DJ Telah hilang Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK): No.Pol: S-3761-DJ Merk/Type: HONDA Warna: Hitam Tahaun pembuatan: 2012 Nomor Rangka: MH1JB8110CK809201 Nomor Mesin: JB81E1806215 Atas Nama: DASINAH Alamat: Dusun Kawis RT.01/RW.02 Desa Geger Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur....

    read more