08:00 . Mengenal lebih Dekat Program Sahabat Pertamina   |   07:00 . Pentingnya Air bagi Kesehatan   |   20:00 . 248 Siswa dari 3 Kabupaten Ikuti Rekrutmen Tenaga Kerja   |   19:00 . Lika-liku Perjalanan Usaha Putu Bambu Pertigaan Sumuragung   |   18:00 . Perawatan Kulit dengan Teknologi Canggih Mulai Hadir di Bojonegoro   |   17:00 . Cek Kelengkapan Mobil Siaga Desa   |   16:00 . Pertamina Serahkan 2 Unit Mobil Siaga Desa di Tuban   |   15:00 . Jatim Kondusif, Kecuali 4 Kabupaten   |   14:00 . 17 Kecamatan, Sementara DPTb Ada 2.412   |   13:00 . Target Seminggu, Pelipatan 4 SS Dikebut   |   12:00 . Jaga Lingkungan, PEPC Tanam Pohon Trembesi di Ngasem   |   11:00 . Terima Maaf Tirto.id, Laporan di Polda Jatim Dicabut   |   10:00 . Mahasiswa ITS Kunjungi Lapangan Banyuurip   |   09:00 . Solihin Jadi Timsel Komisioner KPU   |   08:00 . Ada Pemain Naturalisasi, Samsul Tak Takut   |  
Wed, 20 March 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 12 January 2019 06:00

Polemik Tanah Kecamatan Baureno

Tak Mungkin Lahan Kantor Kecamatan Baureno Kembali Jadi Sekolah

Tak Mungkin Lahan Kantor Kecamatan Baureno Kembali Jadi Sekolah

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Tuntutan ahli waris pemilik tanah terkait permintaan dikembalikannya alih fungsi Kantor Kecamatan Baureno ke Lembaga pendidikan seperti sedia kala, memang sudah lama berhembus.

Bahkan hingga kini permasalahan itu masih belum selesai. Keinginan  dikembalikannya tanah ahli waris untuk digunakan sebagai lembaga pendidikan tidak serta merta disambut gembira oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro.

Saat ditemui, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro, Hanafi mengungkapkan, saat ini Disdik Bojonegoro tengah fokus memperbaiki sekolah yang ada, sehingga bila mendirikan atau membuka kembali lembaga pendidikan pastinya tidak mungkin.

"Saat ini Disdik Bojonegoro sudah tidak membutuhkan lembaga pendidikan baru," papar Hanafi saat ditemui blokBojonegoro.com.

Tuntutan ahli waris tersebut memang cukup baik, kata Hanafi, namun bila alih fungsi kukuh untuk dikabulkan, Disdik tidak berani mengabulkan. Pasalnya harus dikordinasikan dengan pihak Pemkab Bojonegoro, terlebih polemik itu sudah cukup lama, sehingga perlu dicarikan jalan yang tepat.

"Ya harus dibahas bersama dengan Pemkab Bojonegoro perihal permintaan ahli waris tersebut," ucap Hanafi.

Seperti diketahui, awal alih fungsi peruntukan SD yang ada ke Kecamatan Baureno berdasarkan bukti tertanggal 26 Juli 2015, Kepala Desa Baureno, Sukarno menerangkan dalam surat nomor 028/733/412.51.9.2006/2015 menyatakan yang intinya tanah yang sekarang menjadi kantor kecamatan Baureno adalah dulunya lokasi sekolah yakni SDN Baureno II. [saf/mu]

Tag : kantor kecamatan baureno, kecamatan baureno, disdikda

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 18 February 2019 08:00

    Petani Kalitidu Menyemai Refugia

    Petani Kalitidu Menyemai Refugia Mengendalikan OPT padi dengan cara menanam Refugia juga dilakukan petani di Desa Pumpungan Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro, Jawa Timur....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 24 October 2018 09:00

    LoKer dan Iklan Baris di bB

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi Untuk mengakomodir permintaan dari masyarakat luas, terutama pembaca setia blokBojonegoro.com, redaksi menyediakan kanal khusus untuk informasi lowongan kerja (LoKer) dan iklan baris....

    read more