21:00 . Mahasiswa IKIP Bojonegoro Ciptakan Aplikasi Android untuk Media Pembelajaran   |   20:00 . BPJS Kesehatan Gelar Media Gathering Bersama Awak Media   |   18:00 . Jabat Sebagai Rektor UNUGIRI, Gus Arif Prioritaskan Konsolidasi Internal   |   17:00 . Peduli Korban Longsor, Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field Berikan Bantuan   |   16:00 . Ini Target Produksi Migas Asset 4 Field Cepu   |   15:00 . Begini Tahapan dan Syarat Menjadi Donor Plasma Konvalesen   |   14:00 . PMI Bojonegoro dan Stakeholder Rakor Terkait Plasma Konvalesen, ini Hasilnya   |   13:00 . Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Bengawan Solo Gendungarum   |   12:00 . Banyak Hoaks Covid-19, Masyarakat Harus Saring Informasi   |   11:00 . Hujan Deras Disertai Angin Sebabkan Banjir dan Kantor Kecamatan Rusak   |   10:00 . Bupati Bojonegoro Lantik 15 Pejabat   |   09:00 . 12 Pejabat Pemkab Bojonegoro akan Divaksin Pertama   |   08:00 . 6 Pegawai Positif, Minggu Depan Pengadilan Agama Tutup   |   07:00 . Gejala dan Tips Cara Mengatasi Pilek pada Bayi   |   06:00 . Sudah Divaksin Tetapi Bisa Positif Covid-19   |  
Wed, 27 January 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Inilah 7 Raperda Gagal Dibahas Tahun 2018

blokbojonegoro.com | Tuesday, 15 January 2019 09:00

Inilah 7 Raperda Gagal Dibahas Tahun 2018

Kontributor: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Kinerja Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro terkesan mandul. Lantaran ada tujuh raperda yang gagal dibahas pada tahun 2018.

Tujuh Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) diantaranya dua Raperda usulan DPRD dan lima Raperda usulan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro (Eksekutif).

Dua Reperda usulan DPRD itu, Raperda tentang Koperasi dan Usaha Mikro dan Raperda tentang Pelestarian Kesenian Tradisional.

Sedangkan lima Raperda usulan eksekutif adalah Raperda tentang Pencabutan Pendaftaran Pajak (NPWP Lokal), Raperda tentang Perubahan Perangkat Desa.

Kemudian, Raperda tentang Kekayaan Daerah, Raperda tentang Retribusi Jasa Usaha, dan Raperda tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan.

Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) Ali Mustofa mengatakan, sebelumnya tujuh Raperda yang gagal bahas pada 2018 dievaluasi Bapemperda dan Kabag Hukum Pemkab.

Hasilnya, lanjut dia, merekomindasikan kepada Ketua DPRD Bojonegoro untuk melakukan perubahan Program Pembentukan Perda (Propemperda) tahun 2019.

"Merekomendasikan untuk melakukan perubahan Program Pembentukan Perda tahun 2019," pungkasnya. [yud/mu]

Tag : dprd, raperda


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat