07:00 . Studi: Punya Teman Suportif Bikin Perempuan Lebih Sukses dalam Karier   |   18:00 . Mahasiswi di China Asal Ngasem Bisa Pulang Kampung   |   17:00 . Awal Pekan, Harga Bawang Putih Berangsur Turun   |   16:00 . Ketua DPD RI Siap Dukung Perpres Percepatan Pembangunan di Jatim   |   15:00 . DPMD Himbau Cakades Tak Main Politik Uang   |   14:00 . Disperta Petakan Lahan Pertanian Endemik Serangan Tikus   |   13:00 . Pancasila versus Agama   |   12:00 . UPT LPSK: Perkara Leasing Masih Dominasi Pengaduan ke BPSK   |   11:00 . Pilkades Serentak, ASN Pemkab Tetap Masuk   |   10:00 . Digelontor Rp49 M, Pasar Buah Banjarejo Dibangun Dua Lantai   |   09:00 . Putra Daerah Bojonegoro Jadi Kandidat Ketua Umum PB PMII Periode 2020-2022   |   08:00 . Kenalkan Kampus, Mahasiswa IAI Sunan Giri Kunjungi Sekolah   |   07:00 . 5 Kalimat yang Tanpa Disadari Bisa Bikin Perempuan Jadi Insecure   |   17:00 . Berikut Pemenang Olimpiade Matrik 2020   |   16:00 . Sampah Menumpuk Warga Khawatir Jembatan Ambrol   |  
Tue, 18 February 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 15 January 2019 09:00

Inilah 7 Raperda Gagal Dibahas Tahun 2018

Inilah 7 Raperda Gagal Dibahas Tahun 2018

Kontributor: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Kinerja Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro terkesan mandul. Lantaran ada tujuh raperda yang gagal dibahas pada tahun 2018.

Tujuh Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) diantaranya dua Raperda usulan DPRD dan lima Raperda usulan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro (Eksekutif).

Dua Reperda usulan DPRD itu, Raperda tentang Koperasi dan Usaha Mikro dan Raperda tentang Pelestarian Kesenian Tradisional.

Sedangkan lima Raperda usulan eksekutif adalah Raperda tentang Pencabutan Pendaftaran Pajak (NPWP Lokal), Raperda tentang Perubahan Perangkat Desa.

Kemudian, Raperda tentang Kekayaan Daerah, Raperda tentang Retribusi Jasa Usaha, dan Raperda tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan.

Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) Ali Mustofa mengatakan, sebelumnya tujuh Raperda yang gagal bahas pada 2018 dievaluasi Bapemperda dan Kabag Hukum Pemkab.

Hasilnya, lanjut dia, merekomindasikan kepada Ketua DPRD Bojonegoro untuk melakukan perubahan Program Pembentukan Perda (Propemperda) tahun 2019.

"Merekomendasikan untuk melakukan perubahan Program Pembentukan Perda tahun 2019," pungkasnya. [yud/mu]

Tag : dprd, raperda


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat