14:00 . Antisipasi Kekeringan, BPBD Mulai Petakan Wilayah Rawan Kekeringan   |   13:00 . Hedonisme dan Pertaruhan Kredibilitas KPK   |   12:00 . 3 Hari, 613 Calon Mahasiswa Rapid Tes di Labkesda Bojonegoro   |   11:00 . Sebelum Operasi Sikat Semeru 2020, ini yang Dilakukan Polres Bojonegoro   |   10:00 . RUU PKS Ditarik dari Prolegnas, Kopri Bojonegoro Kecewa Kepada DPR   |   09:00 . Asti Pelihara Belasan Kucing Ras dan Kampung   |   08:00 . Haji Ditunda, 9 Jamaah Haji Ajukan Pembatalan Pelunasan BPIH 2020   |   22:30 . 2 Hari Stagnan Tak Ada Tambah Sembuh dan Positif Covid-19   |   16:00 . Total Hadiah Tabungan Jutaan Rupiah, ini Rincian untuk Lomba Foto   |   15:00 . Inilah Jadwal Pelayanan Donor Darah PMI Bojonegoro Juli 2020   |   14:00 . Hari Bhayangkara ke 74, PPA dan PDKB Kanor Gelar Bakti Sosial   |   13:00 . Persiapan Popda dan Porkab, Atlet Atletik Digenjot Latihan   |   12:00 . Berikut Panduan Naik KA Saat Pandemi Covid 19   |   10:00 . Resah, Ular Sanca Ukuran 1.5 Meter Diamankan   |   09:00 . Rapid Test Gratis untuk Peserta UTBK Calon Mahasiswa   |  
Mon, 06 July 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 15 January 2019 11:00

Wacana Kenaikan Gaji Perangkat Desa, Pemkab Tunggu Surat Resmi

Wacana Kenaikan Gaji Perangkat Desa, Pemkab Tunggu Surat Resmi *Foto ilustrasi

Kontributor: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Perangkat Desa (Perades) di Kabupaten Bojonegoro bakal mendapat angin segar. Lantaran gaji mereka naik tahun ini. Namun, Pemkab masih menunggu surat resmi dari pusat.

Wacana kenaikan gaji itu, berawal dari ribuan perangkat desa yang tergabung dalam Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) demo, mendesak kenaikan gaji di Istora Senayan Jakarta, Senin (14/1/2019) kemarin.

Tak hanya itu, ribuan Perades itu meminta kenaikan gaji setara dengan Pegawai Negeri Sipil (PNS) golongan II A kepada Presiden RI. Demo tersebut, ditemui langsung Presiden RI Joko Widodo.

Seperti dilansir media Nasional Tempo.co, di hadapan ribuan perangkat desa itu, Jokowi menyampaikan pemerintah memastikan bakal memenuhi tuntutan para perangkat desa tersebut.

"Kami putuskan penghasilan tetap para perangkat desa segera disetarakan dengan (PNS) golongan II A," ucap Jokowi disambut tepuk tangan para perangkat saat itu.

Jokowi berjanji merevisi PP nomor 47 tahun 2015 sebagai payung hukum kebijakan ini segera diselesaikan secepatnya. "Paling lama dua minggu setelah hari ini," kata dia.

Selain itu, pemerintah berjanji akan memberikan fasilitas BPJS Ketenagakerjaan bagi seluruh kepala desa dan para perangkat desa di Indonesia.

"Jadi, setelah kita ketemu di sini, bapak dan ibu gak usah demo di Istana, kembali ke daerah masing-masing," tuturnya.

Dikonfirmasi mengenai hal itu, Asisten I Bagian Pemerintahan Pemkab Bojonegoro, Djoko Lukito mengatakan, pihaknya baru mengetahui wacana kenaikan gaji perangkat desa itu.

"Namun yang jelas, Pemerintah Daerah tetap menunggu surat resmi terkait kenaikan gaji perangkat desa dari pusat," imbuh pria berkacamata ini. [yud/mu]

Tag : gaji perangkat desa, perangkat desa, gaji, naik gaji


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 16 June 2020 19:00

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau Guna meningkatkan SDM petani, khususnya petani tembakau, Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro mengadakan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) tembakau di kelompok tani Sumber Rejeki, Desa Bulu, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat