18:00 . Ali Fauzi: Terorisme Bukan Hanya Terlihat dari Penampilan Fisik   |   17:00 . Pohon yang Ditebang, Akan Diganti dengan Jenis ini   |   16:00 . KIA di Bojonegoro Masih Tercetak 40 Persen   |   15:00 . Sering Nonton Film Porno, Kakek di Sukosewu Cabuli Anak 8 Tahun   |   14:00 . Siswa SMPLB Putra Harapan Raih Juara Pertama di Peparpenas 2019   |   13:00 . Pentingnya 3 Pilar di Era 4.0   |   12:00 . Pemkab Bojonegoro Ajukan UMK 2020 Sebesar Rp 2.016.720   |   11:00 . Mendorong Generasi Muda Menjadi Energi Penggerak Bangsa   |   10:00 . Awal Pekan, Harga Logam Mulia Naik Rp 1.000 per Gram   |   09:00 . Instalasi Unik, Bikin Pengunjung Geleng-Geleng   |   08:00 . Diduga Akibat Bediang, Rumah di Ngrejeng Terbakar   |   07:00 . Susu dan Makanan yang Harus Dihindari Sebelum Berolahraga   |   18:00 . Pergantian Antar Waktu DKR Kecamatan Kanor Resmi Dilantik   |   17:00 . Layanan Solar di Jawa Timur, Pertamina Pastikan Tersedia   |   16:00 . Usaha Keras Potong Pohon yang Tua   |  
Mon, 18 November 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 15 January 2019 11:00

Wacana Kenaikan Gaji Perangkat Desa, Pemkab Tunggu Surat Resmi

Wacana Kenaikan Gaji Perangkat Desa, Pemkab Tunggu Surat Resmi *Foto ilustrasi

Kontributor: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Perangkat Desa (Perades) di Kabupaten Bojonegoro bakal mendapat angin segar. Lantaran gaji mereka naik tahun ini. Namun, Pemkab masih menunggu surat resmi dari pusat.

Wacana kenaikan gaji itu, berawal dari ribuan perangkat desa yang tergabung dalam Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) demo, mendesak kenaikan gaji di Istora Senayan Jakarta, Senin (14/1/2019) kemarin.

Tak hanya itu, ribuan Perades itu meminta kenaikan gaji setara dengan Pegawai Negeri Sipil (PNS) golongan II A kepada Presiden RI. Demo tersebut, ditemui langsung Presiden RI Joko Widodo.

Seperti dilansir media Nasional Tempo.co, di hadapan ribuan perangkat desa itu, Jokowi menyampaikan pemerintah memastikan bakal memenuhi tuntutan para perangkat desa tersebut.

"Kami putuskan penghasilan tetap para perangkat desa segera disetarakan dengan (PNS) golongan II A," ucap Jokowi disambut tepuk tangan para perangkat saat itu.

Jokowi berjanji merevisi PP nomor 47 tahun 2015 sebagai payung hukum kebijakan ini segera diselesaikan secepatnya. "Paling lama dua minggu setelah hari ini," kata dia.

Selain itu, pemerintah berjanji akan memberikan fasilitas BPJS Ketenagakerjaan bagi seluruh kepala desa dan para perangkat desa di Indonesia.

"Jadi, setelah kita ketemu di sini, bapak dan ibu gak usah demo di Istana, kembali ke daerah masing-masing," tuturnya.

Dikonfirmasi mengenai hal itu, Asisten I Bagian Pemerintahan Pemkab Bojonegoro, Djoko Lukito mengatakan, pihaknya baru mengetahui wacana kenaikan gaji perangkat desa itu.

"Namun yang jelas, Pemerintah Daerah tetap menunggu surat resmi terkait kenaikan gaji perangkat desa dari pusat," imbuh pria berkacamata ini. [yud/mu]

Tag : gaji perangkat desa, perangkat desa, gaji, naik gaji

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat