19:00 . 3 Orang Sembuh, Tambahan 2 Positif Covid-19   |   18:00 . Hadirkan Hotspot Area Untuk Akses Jangkauan Informasi yang Luas   |   17:00 . Gotong Royong Masyarakat Samin yang Masih Terjaga   |   16:00 . Pandemi, Apakah Pentol Sejati Terdampak?   |   15:00 . Siap Jaga Kyai Dan NKRI, Santri IPSPN-NU Dikukuhkan   |   13:00 . 852 Modin Wanita Dapat Insentif Rp125 Ribu Tiap Bulan   |   12:00 . MTQ di Bojonegoro Dilaksanakan 15 Oktober Mendatang   |   10:00 . Perlancar Aliran Sungai, Pemkab dan Koramil Kerja Bakti   |   08:00 . Angin Kencang Akibatkan Rumah Rusak dan Pohon Tumbang   |   07:00 . Berikut Ciri-Ciri Sakit Jantung   |   23:00 . Makin Maju, Pesantren Mahasiswa Attanwir Diresmikan   |   22:00 . Intip Museum Pertanian di Wisata Edukasi Pejambon   |   21:00 . Wisata Edukasi Pejambon Diresmikan Menteri Desa   |   20:00 . 2 Sembuh, Tambahan 2 Positif   |   19:00 . Hujan Deras Disertai Angin, 4 Pohon Tumbang Tutup Jalan Nasional di Balen   |  
Mon, 28 September 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 17 January 2019 12:00

Jelang Pemilu 2019

Lapas Bojonegoro Akui Kesulitan Pendataan e-KTP Warga Binaan

Lapas Bojonegoro Akui Kesulitan Pendataan e-KTP Warga Binaan

Kontributor: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Proses penyelamatan hak pilih Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Bojonegoro tak selalu berjalan mulus. Lantaran ada WBP yang tak kooperatif.

Selain itu, saat WBP masuk ke Lapas. Mereka tidak membawa kartu identitas atau Kartu Tanda Penduduk (KTP). Sehingga hal itu sedikit menyulitkan petugas Lapas untuk mengetahui apakah WBP memiliki e-KTP atau belum.

Kepala Lapas (Kalapa) Kelas II A Bojonegoro, Bambang Hariyanto, mengakui bahwa ada kendala saat proses pendataan WBP yang sudah atau belum memiliki KTP elektronik. Sehingga cukup menyulitkan petugas.

"Kendalanya memang saat WBP masuk ke Lapas tidak membawa kartu identitas KTP," katanya kepada blokBojonegoro.com, Kamis (17/1/2019).

Bagi Warga Binaan yang berada di Kabupaten Bojonegoro yang kooperatif, masih bisa bisa diatasi oleh petugas Lapas. Namun bagi WBP yang tidak kooperatif hal itu cukup menguras pikiran dan tenaga petugas.

Maksud tidak kooperatif itu adalah saat petugas Lapas meminta KTP kepada WBP namun tak kunjung diberikan. Saat petugas meminta KTP WBP ke pihak keluarga. Pihak keluarga pun tak kunjung memberikan KTP WBP.

"Jadi memang cukup menyulitkan kami, padahal kami," ucap pria bertubuh tinggi dempal ini.

Terlebih saat ada WBP dari luar daerah Kota Ledre. WBP ini pun sama. Kebanyakan saat masuk ke Lapas tidak membawa KTP. Saat petugas meminta KTP, juga tidak kooperatif. Alhasil belum dapat didata.

"Namun demikian, komitmen kami tetap menyelamatkan hak pilih warga binaan saat pesta demokrasi 17 April 2019 mendatang," tutup Kalapas. [yud/ito]

Tag : lapas, .rekam, ktp, bojonegoro, warga, binaan


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Saturday, 22 August 2020 20:00

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023 Asosiasi Media Siber Indonesa (AMSI) kembali mempercayakan tampuk kepemimpinan kepada Wensesleus Manggut (Pemred Merdeka.com), sebagai Ketua Umum dan Wahyu Dhyatmika/Komang (Pemred Tempo), sebagai Sekretaris Jenderal periode 2020-2023 pada kongres kedua...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat