17:00 . Harga Logam Mulia, Hari Ini Dibuka Naik Rp 2.000 per Gram   |   16:00 . Sanksi Penunggak BPJS Kesehatan, Tak Bisa Mengurus Pelayanan Publik   |   15:00 . PT Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field Libatkan Stekholder Latih PKDB   |   14:00 . 2.700 Pendaftar CPNS Sudah Tentukan Formasi Pilihannya   |   13:00 . Kodim Bojonegoro Gelar Lomba Menjahit Disabilitas   |   12:00 . Tingkatkan Kecerdasan Motorik Anak Melalui Baby Spa   |   11:00 . 4 Proyek Strategis Hulu Migas di Jabanusa ini Diharapkan Sesuai Jadwal   |   10:00 . Sisi Lain Bisnis Pet Shop, Merawat Hewan Peliharaan Seperti Anak Sendiri   |   09:00 . Gagal Lelang, Hingga Kini Pembagian Seragam Gratis SMA/SMK Belum Jelas   |   08:00 . Dinsos Anggarkan Bantuan Bagi 500 Penyandang Disabilitas Berat   |   07:00 . Mimpi Basah di Tempat Umum Punya 2 Arti, Ini dan Itu....   |   06:00 . Asyik..! Family Gathering Kampus Ungu di Jogja   |   22:00 . Tingkatkan Kepuasan Pelayanan, Satlantas Polres Bojonegoro Resmikan Gedung Baru   |   21:00 . Sebelum Injeksi Sumur, Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field Gelar Sosialisasi   |   20:00 . Air Tidak Keluar, Warga Desa Ini Kompak Turunkan Mesin Pompa Air   |  
Wed, 20 November 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 18 January 2019 15:00

2019, BPBD Digelontor Anggaran Rp8 M

2019, BPBD Digelontor Anggaran Rp8 M

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Tahun 2019 ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, digelontor anggaran sebesar Rp8 miliar lebih (Rp8.577.576 567) untuk kebutuhan operasional dan kebencanaan di Kabupaten Bojonegoro.

Plt. Kepala BPBD Bojonegoro, Nadief Ulfia mengatakan, uang itu bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bojonegoro tahun 2019. Dana tersebut akan digunakan untuk kegiatan pelatihan dan pengadaan logistik untuk membantu korban bencana yang terjadi di Bojonegoro.

"Selain itu dari total Rp8 miliar, Rp1,9 miliar diperuntukan untuk program rutin BPBD yang telah berjalan selama ini," tutur Ulfia.

Bojonegoro saat memasuki musim hujan, menurut Ulifia bencana kerap melanda, terutama di wilayah selatan yang rentan banjir dan rawan longsor.

Oleh karenanya, BPBD mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu waspada, terlebih bagi warga yang ada di daerah rawan banjir dan longsor.

"Untuk menangani bencana seluruh personel BPBD disiagakan dan dibantu dari unsur PMI, Tagana, Damkar," katanya. [saf/mu]

Tag : bpbd, anggaran, bencana

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat