19:00 . Jokowi-Amin Menang 67 Persen di Bojonegoro   |   18:00 . Meski Surat Suara Tertukar, KPU Mengklaim Tidak Ada PSU   |   17:00 . Evakuasi Korban, Jalan Raya Macet Cukup Panjang   |   16:00 . Avanza Vs Truk di Margomulyo, 2 Mobil Ringsek   |   15:00 . Triwulan Pertama, Ada 850 Klaim Asuransi ke Jasa Raharja   |   14:00 . SMPN 1 Kapas Kembali Rebut Juara Pencak Silat O2SN   |   12:00 . Saat Pemungutan Suara, Tiga TPS Surat Suaranya Tertukar   |   09:00 . Panitia Gandeng Mahasiswa dan Komunitas, Ini Alasannya?   |   08:00 . Rayakan Hari Jadi, AMSI Gelar Kontes Jurnalistik dan Seminar Anti Hoax   |   07:00 . Kurang Percaya Diri dalam Memimpin? Pastikan Anda Menerapkan 5 Hal Ini   |   22:00 . Akses Menuju 5 TPS di Bojonegoro Putus Akibat Banjir Bandang   |   21:30 . [Cek Fakta] Nenek Bawa Surat Undangan Kenduri ke TPS di Bojonegoro   |   20:00 . Libur Nasional, Pengunjung WWG Meningkat   |   19:00 . Pelaku Serangan Fajar Ditangkap   |   18:30 . Unik.....! TPS Ini Bernuansa Piala Dunia   |  
Thu, 18 April 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 18 January 2019 14:00

Dugaan Korupsi Inspektorat

Kinerja Kejari Bojonegoro Dianggap Mandul

Kinerja Kejari Bojonegoro Dianggap Mandul

Kontributor: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro dianggap mandul lantaran hampir delapan bulan menangani kasus dugaan penyalahgunaan wewenang inspektorat, tapi tak kunjung membuahkan hasil.

Kasus dugaan penyalahgunaan wewenang di inspektorat Kabupaten Bojonegoro itu dalam penggunaan anggaran tahun 2015-2017 senilai Rp8 miliar, yang berpotensi menimbulkan kerugian negara.

Kejari Bojonegoro mulai melakukan penyelidikan kasus tersebut sejak awal April 2018. Kemudian, naik ke tahap penyidikan pada awal bulan Mei 2018. Hampir delapan bulan kinerja, belum membuahkan hasil.

Pakar Hukum Pidana Khusus Bojonegoro, Mansur mengatakan, penegak hukum bisa melakukan penetapan tersangka sepanjang memiliki bukti permulaan sebagai dua alat bukti yang cukup.

Penetapan tersangka tersebut, menurutnya bahkan bisa dilakukan di tingkat penyelidikan. "Jika memang sudah ditemukan dua alat bukti,” katanya kepada blokBojonegoro.com, Jumat (18/1/2019).

Dalam pasal 1 angka 14 KUHAP menyatakan, tersangka adalah seorang yang karena perbuatannya atau keadaannya, berdasarkan bukti permulaan patut diduga sebagai pelaku tindak pidana.

Pasal tersebut, lanjut dia, jelas diartikan bahwa seseorang bisa menjadi tersangka sepanjang ada bukti permulaan yang cukup. Bukti permulaan yang cukup bisa didapat baik di tingkat penyelidikan maupun penyidikan.

"Kalau di awal sudah ada bukti permulaan cukup, sudah bisa ditetapkan tersangka," kata pria yang juga Katua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Peradi Bojonegoro ini.

Mansur menilai, sebenarnya tidak sulit bagi penyidik untuk mencari siapa tersangkanya. Sepanjang kerugian dari hasil audit BPK sudah jelas, penggunaan anggaran dan siapa yang bertanggung jawab atas anggaran itu.

Saat disinggung apakah Kejaksaan Negeri Bojonegoro sengaja mengulur-ngulur waktu dalam penanganan perkara ini. Mansur enggan komentar lebih jauh.

Hampir delapan bulan Kejari Bojonegoro belum menetapkan tersangka kasus dugaan penyalahgunaan wewenang Inspektorat Bojonegoro. Padahal perkara itu sudah masuk dalam penyidikan.

Sementara, hingga saat ini Kejaksaan Negeri Bojonegoro belum menetapkan tersangka dugaan penyalahgunaan wewenang Inspektorat Bojonegoro dalam penggunaan anggaran tahun 2015-2017.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bojonegoro, I Gde Ngurah Sriada membenarkan, saat ini belum ada penetapan tersangka kasus dugaan penyalahgunaan wewenang inspektorat Bojonegoro.

Perkembangannya masih tahap penghitungan kerugian negara. Saat disinggung berapa nilai kerugian negara. Pihaknya belum bisa membeberkan. Alasannya kerugian negara masih dihitung. [yud/mu]

Tag : kejari, ispektorat

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 27 March 2019 21:00

    Petani di Balen Mulai Panen Kelengkeng

    Petani di Balen Mulai Panen Kelengkeng Seorang petani di Desa Kedungdowo, Kecamatan Balen, Abdul Mukarom merasa senang karena pohon Lengkeng yang ia tanam dua tahun yang lalu sekarang ini buahnya sudah bisa dinikmati. Setelah empat pohon...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 16 April 2019 09:00

    Hilang STNK NoPol S-3761-DJ

    Hilang STNK NoPol S-3761-DJ Telah hilang Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK): No.Pol: S-3761-DJ Merk/Type: HONDA Warna: Hitam Tahaun pembuatan: 2012 Nomor Rangka: MH1JB8110CK809201 Nomor Mesin: JB81E1806215 Atas Nama: DASINAH Alamat: Dusun Kawis RT.01/RW.02 Desa Geger Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur....

    read more