16:00 . Dua Warga Kedungadem Diduga Tewas Bunuh Diri   |   14:00 . Pimpinan DPRD Dikukuhkan, AKD Masih Menunggu   |   13:00 . Siswa SD Hanya Bisa Baca, Buku di Perspusda   |   12:00 . Persibo Jajal Kekuatan Persekam di Partai Uji Coba   |   11:00 . Para Pendonor Aktif Dapat Piagam Penghargaan   |   10:00 . Demi Pembaca, Perpusda Tambah 1.732 Buku   |   09:00 . Apel HUT PMI Jadi Penyemangat Gerakan Kemanusiaan   |   08:00 . Bojonegoro Dapat Penghargaan Kabupaten/Kota Peduli Olahraga   |   07:00 . Tak Mau Beri Anak Susu Formula? Tapi Jangan Lakukan 3 Hal Ini, Moms!   |   18:00 . Kirab Pusaka Haul Ke-237 Ki Andongsari (Adipati Arya Mentahun)   |   17:00 . As Roda Belakang Mobil Dump Truk Patah, Lalu Lintas Tersendat   |   16:00 . IKIP PGRI Bojonegoro Lantik Organisasi Kemahasiswaan   |   15:00 . Punya Harga Jual Tinggi Dibalik Limbah Tanaman Kedelai   |   12:00 . Zakat Upaya Meningkatkan Ekonomi Rumah Tangga Sangat Miskin   |   11:00 . Sempat Viral di Medsos, Kakek Pengemis Diamankan Satpol PP   |  
Tue, 17 September 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 18 January 2019 21:00

Musim Buah, Pedagang Musiman Ramai Sepanjang Jalan Bojonegoro

Musim Buah, Pedagang Musiman Ramai Sepanjang Jalan Bojonegoro

Kontributor: Aimatul Khasanah

blokBojonegoro.com - Awal tahun 2018 ini musim buah rambutan, manggis dan juga durian. Tak ayal,  sepanjang jalan Bojonegoro-Babat dipenuhi pedagang buah yang menjajakan dagangannya di tepi-tepi jalan dengan lapak pick up atau lapak non permanen lainnya.

Saat ditemui awak bB, salah satu pedagang buah mengaku jauh-jauh datang dari Demak, Jawa Tengah dengan membawa rambutan asli Jepara untuk dijual. Mereka membeli langsung dari warga dengan sistem borongan per ikat dan menjualnya per kilogram.

Dia pun tidak sendiri, ada sekitar lima kelompok yang sengaja datang ke Bojonegoro dan lokasinya tersebar di beberapa titik strategis. Selain berjualan dengan membuka lapak, mereka juga berjualan berkeliling di tepi jalan raya. karena pelangganya lebih banyak, dibandingkan dengan harus berjualan di pasar, karena yang beli hanya para pengunjung pasar saja.

"Omzet penjualanya bisa mencapai Rp1,5 juta per hari jika rambutan 1 mobil pick-up habis dalam 1 hari. Tapi kalau tidak musim ya kami nyangkul di rumah," terang Ibrohim (26) pedagang rambutan asal Demak saat di wawancarai oleh tim blokbojonegoro.com. [aim/lis]

Tag : buah, pedagang

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 07 August 2019 15:00

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten Sebanyak 29 wartawan telah bekerja keras melewati Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-27 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, yang bekerjasama dengan SKK Migas dan KKKS. Selama dua hari 6-7...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 08 September 2019 15:00

    Semarak HUT, 17 Perlombaan Satukan Warga Semanding

    Semarak HUT, 17 Perlombaan Satukan Warga Semanding Peringatan HUT Republik Indonesia merupakan suatu kegiatan yang rutin dilaksanakan seluruh masyarakat Indonesia, sebagai bentuk rasa syukur atas kemerdekaan Republik Indonesia yang diperjuangkan oleh pahlawan terdahulu....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat