16:00 . Bangun Sinergitas Babinsa Ngambon Bantu Warga Atasi Longsor   |   15:00 . Pengenalan Keselamatan Berlalu Lintas, Begini Cerita Tino Voigt   |   14:00 . Sukarelawan EMCL Kerjabakti di Desa Ngraho   |   13:00 . Kunjungi Omah Jamur di Ngraho, Icipi Olahan Jamur Tiram   |   12:00 . Keren...!!! Belajar dari Internet, Pemuda Bojonegoro Berhasil Buat Sepeda Listrik   |   11:00 . Tanah Bantaran Bengawan Solo di Bawah Jembatan Kaliketek Longsor   |   10:00 . Aksi Program Relawan ExxonMobil di Desa Ngraho   |   09:00 . 1 April 2020, Parkir Berlangganan Mulai Diterapkan   |   08:00 . Musim Panen, Jasa Perontok Jagung Kebanjiran Sewa   |   07:00 . 4 Stereotip Wanita Karier yang Harus Diubah   |   19:00 . Bisnis Sosial Raup Keuntungan Sekaligus Bantu Sesama   |   18:00 . Produksi Jagung di Bojonegoro Selalu Lebihi Target   |   17:00 . Mendagri Tito: Budaya Amplop Harus Hilang dari Pelayanan Publik Pemerintah   |   16:00 . Bulog Belum Lakukan Penyerapan Komoditi Jagung, Begini Penjelasannya...   |   15:00 . Petani Masyarakat Samin Panen Raya Bareng Gubernur Jatim   |  
Wed, 26 February 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 18 January 2019 21:00

Musim Buah, Pedagang Musiman Ramai Sepanjang Jalan Bojonegoro

Musim Buah, Pedagang Musiman Ramai Sepanjang Jalan Bojonegoro

Kontributor: Aimatul Khasanah

blokBojonegoro.com - Awal tahun 2018 ini musim buah rambutan, manggis dan juga durian. Tak ayal,  sepanjang jalan Bojonegoro-Babat dipenuhi pedagang buah yang menjajakan dagangannya di tepi-tepi jalan dengan lapak pick up atau lapak non permanen lainnya.

Saat ditemui awak bB, salah satu pedagang buah mengaku jauh-jauh datang dari Demak, Jawa Tengah dengan membawa rambutan asli Jepara untuk dijual. Mereka membeli langsung dari warga dengan sistem borongan per ikat dan menjualnya per kilogram.

Dia pun tidak sendiri, ada sekitar lima kelompok yang sengaja datang ke Bojonegoro dan lokasinya tersebar di beberapa titik strategis. Selain berjualan dengan membuka lapak, mereka juga berjualan berkeliling di tepi jalan raya. karena pelangganya lebih banyak, dibandingkan dengan harus berjualan di pasar, karena yang beli hanya para pengunjung pasar saja.

"Omzet penjualanya bisa mencapai Rp1,5 juta per hari jika rambutan 1 mobil pick-up habis dalam 1 hari. Tapi kalau tidak musim ya kami nyangkul di rumah," terang Ibrohim (26) pedagang rambutan asal Demak saat di wawancarai oleh tim blokbojonegoro.com. [aim/lis]

Tag : buah, pedagang


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat