10:00 . Diresmikan Bupati, Taman Gajah Bolong Sebagai Tempat Berlibur dan Penghasil Oksigen   |   08:00 . Biznet Gencar Lakukan Ekspansi Jaringan ke Lebih Banyak Kota dan Area   |   07:00 . Bantu Menstruasi Lebih lancar, Konsumsilah 5 Makanan Ini Secara Teratur   |   05:00 . 29 Pasien Sembuh, Kasus Baru Tambah 20 Orang   |   04:00 . 868 Pasien di Jatim Sembuh, Kasus Baru Tambah 1134   |   23:00 . Kebanjiran, Warga Selamatkan Barang Berharga   |   22:00 . Jawa dan Bali Masih Dominasi Kabupaten/Kota Zona Merah   |   21:00 . Sejarah Perguruan Silat PSHT di Bojonegoro   |   20:00 . Kesiapsiagaan Bencana Penting Guna Cegah Penularan Covid-19 di Pengungsian   |   19:00 . Sejauh ini, Semua Laporan KIPI Bersifat Ringan   |   18:30 . Agar Banjir Tidak Melebar ke Jalan Raya, Petugas Membuat Saluran   |   18:00 . Pemkab Minta Puskesmas Mendata Penyitas Covid-19 untuk Donor Plasma Konvalesen   |   17:30 . Dampak Banjir Bandang Sekar, Rumah Roboh Hingga Ternak Hanyut   |   17:30 . Bupati Anna Meninjau Jembatan Putus Pasca Banjir   |   17:00 . Jalan Nasional di Bojonegoro Tergenang Banjir   |  
Fri, 22 January 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Aliran Sungai Mekuris Masih Deras

blokbojonegoro.com | Saturday, 19 January 2019 11:00

Aliran Sungai Mekuris Masih Deras

Kontributor: Aimatun Khasanah

blokBojonegoro.com - Menjadi pemicu jebolnya 3 titik Bendungan di Desa Bogangin, Kecamatan Sumberejo, hingga saat ini Sabtu(19/1/2018), aliran Sungai Mekuris masih deras. Derasnya aliran air ini disebabkan karena Sungai Mekuris menjadi titik kumpul air dari daerah selatan, khususnya Kedungadem dan sekitarnya.

Meskipun air dari selatan berasal dari sungai-sungai kecil, namun sampai di Bendungan Mekuris arusnya menjadi sangat besar. Sementara air yang keruh masih mengalir deras ke utara.

Sementara ketinggian air sudah mulai surut menjadi 100cm, dari ketinggian kemarin Jum'at (18/1/2018) mencapai 180cm. Petugas setempat juga sempat membuka bendungan dan mengalihkan aliran air ke arah timur karena air hampir meluap ke perumahan.

Salah satu warga Mlinjeng, Nita, mengatakan, bendungan Mekuris ini dibangun di atas Luas Areal 9.568 Ha. Meskipun bangunannya kokoh, dan ada sejak Jaman Belanda, bendungan ini juga sering di perbaiki. Dan ada juga pembangunan Jembatan, karena pada awalnya bendungan ini tidak memiliki jembatan."Sementara petani yang memiliki sawah di barat bendungan harus melawan derasnya aliran untuk sampai di sawahnya masing-masing," jelasnya.

Sungai Mekuris juga cukup dalam, apalagi di sebelah Utara dasarnya masih tanah. Berbeda dengan sebelah selatan yang sudah di bangun sejak dulu. "Sering juga ada orang meninggal karena tenggelam di sini, yang kebanyakan bukan orang asli desa sini dan tidak tahu kalau sungai ini dalam" jelas wanita 22 tahun ini ditemui blokBojonegoro.com di lokasi. [aim/ito]

Tag : aliran, sungai, deras, bogangin, sumberejo, mekuris


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat