16:00 . KIA di Bojonegoro Masih Tercetak 40 Persen   |   15:00 . Sering Nonton Film Porno, Kakek di Sukosewu Cabuli Anak 8 Tahun   |   14:00 . Siswa SMPLB Putra Harapan Raih Juara Pertama di Peparpenas 2019   |   13:00 . Pentingnya 3 Pilar di Era 4.0   |   12:00 . Pemkab Bojonegoro Ajukan UMK 2020 Sebesar Rp 2.016.720   |   11:00 . Mendorong Generasi Muda Menjadi Energi Penggerak Bangsa   |   10:00 . Awal Pekan, Harga Logam Mulia Naik Rp 1.000 per Gram   |   09:00 . Instalasi Unik, Bikin Pengunjung Geleng-Geleng   |   08:00 . Diduga Akibat Bediang, Rumah di Ngrejeng Terbakar   |   07:00 . Susu dan Makanan yang Harus Dihindari Sebelum Berolahraga   |   18:00 . Pergantian Antar Waktu DKR Kecamatan Kanor Resmi Dilantik   |   17:00 . Layanan Solar di Jawa Timur, Pertamina Pastikan Tersedia   |   16:00 . Usaha Keras Potong Pohon yang Tua   |   15:00 . Pilanggede 2 Tahun Berturut-Turut Dapat Penghargaan   |   14:00 . Gubernur Serahkan Penghargaan ke Kades Pilanggede   |  
Mon, 18 November 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 20 January 2019 09:00

Usaha Kasur di Desa Gunungsari, Baureno

Kapuk Langka, Pembuat Kasur Siasati Pakai Daswol

Kapuk Langka, Pembuat Kasur Siasati Pakai Daswol

Kontributor: Maulina Alfiyana

blokBojonegoro.com - Untuk menyiasati kelangkaan kapuk, pembuat kasur asal Desa Gunungsari, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro gunakan daswol sebagai bahan isian kasur pengganti dari kapuk. Daswol merupakan bahan olahan dari sisa kain dan benang yang biasa digunakan sebagai isian bantal, guling, dan kasur.

"Selain harganya lebih terjangkau, daswol juga mudah untuk di dapat," ucap Pardi, salah satu penggusaha kasur di Gunungsari.

Pardi menjelaskan, kapuk sudah mulai susah didapat sejak 2010, dari situlah seluruh pengusaha kapuk yang ada di Gunungsari menggunakan daswol sebagai bahan pengganti.

"Biasanya kami masih menerima pesanan kasur yang isian dari kapuk. Namun harganya tentu beda, bisa dua kali lipat dari harga kasur yang isiannya daswol, di karenakan harga kapuk yang melejit dan susah untuk didapat," terangnya kepada blokBojonegoro.

Sementara itu, Suwarni, pengusaha kasur lain juga mengungkapkan hal senada. Ia juga memilih daswol sebagai bahan isian kasur sejak tahun 2008 silam.

"Dari segi kualitas, kasur yang berisian kapuk memang lebik unggul di bandingkan kasur yang berisian daswol, namun hal tersebut tidak berpengaruh terhadap penjualan di masyarakat. Pasalnya harganya jauh lebih murah dari harga kasur yang berisian kapuk," paparnya, Minggu (20/1/2019).

Usaha yang dirintisnya selama sebelas tahun tersebut kini telah membuahkan hasil. Dalam usahanya tersebut,  ia telah memiliki tujuh orang karyawan yang membantunya mengolah usaha kasur miliknya, serta kini kasurnya telah terjual sampai luar provinsi.

"Selalu menjaga kualitas dari produksi kasur kami, karena kepuasan pelanggan adalah yang paling utama," pungkasnya. [lin/ito]

Tag : usaha, kasur, baureno, gunungsari, daswol

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat