09:00 . Masuk Hari Kelima, Pendaftar CPNS 2019 Tembus 2,3 Juta Orang   |   08:00 . Awal Musim Hujan, Waspada DBD   |   07:00 . Sejarah di Balik Tradisi Bertekuk Lutut saat Melamar Kekasih   |   18:00 . Ribuan Kuntul Putar-Putar Cari Rumah   |   17:00 . PCNU Siapkan Strategi Tanggulangi Bencana   |   14:00 . Di Bojonegoro, Lulusan PGMI Tak Bisa Daftar CPNS   |   13:00 . Menarik Mocaf Produk Disabel dan Eksotis Waduk Bendo   |   12:00 . Job Fair di IKIP PGRI Bojonegoro, Buka 7.000 Peluang Kerja   |   11:00 . Eksotis Waduk Grobogan   |   10:00 . Dari Dunia Modeling, Kenalkan Tengul di Event Wajah Pesona Indonesia   |   09:00 . Bupati-Menhub Sepakat untuk Mudahkan Transportasi di Bojonegoro   |   08:00 . 5 Hari Dibuka, 830 Peserta CPNS Sudah Daftar   |   07:00 . Istri Malas Berhubungan Intim, Bisa Jadi Karena 5 Hal ini   |   17:00 . Dana Tak Terduga untuk Bantuan Bencana Rp1,3 M   |   16:00 . Rp750 Juta, Disperta Buat Sumur Bor di 5 Titik Tahun 2020   |  
Sun, 17 November 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 20 January 2019 18:00

Pasca Kebakaran Sewa Mahal, Pasar Jipo Bak Pasar Mati

Pasca Kebakaran Sewa Mahal, Pasar Jipo Bak Pasar Mati

Kontributor: Aimatun Khasanah

blokBojonegoro.com - Sempat menjadi pusat perekonomian masyarakat pada masanya, kini Pasar Desa Jipo, Kecamatan Kepohbaru bak pasar mati. Sepinya pasar terbukti lantaran hanya ada beberapa stand yang masih bertahan, pasalnya harga sewa tidak terjangkau lagi.

Pasca kebakaran karena arus pendek listrik tahun 2011 lalu, Pasar Jipo tinggal puing-puing. Sempat mangkrak dan dua tahun baru dibangun, ternyata harga sewa stand semakin mahal.

Awalnya pasar tersebut memiliki stand yang memenuhi lokasi hingga tepi jalan. Namun sekarang stand hanya ada di belakang saja. Pasalnya Banyak Pedagang yang tidak melanjutkan sewanya lagi setelah Pasar Jipo dibangun.

"Dulu juga pernah punya stand di Pasar Jipo, tapi sekarang tidak saya Lanjutkan lagi, karena uang sewanya yang mahal," keluh Iswiyah(45) menceritakan nasibnya pasca Pasar Jipo Kebakaran.

"Karena harga sewa yang mahal dulunya saya punya 3 stand sekarang cuma bisa sewa satu stand," lanjut Hanafi (54) seorang padagang di Pasar Jipo. [aim/lis]

Tag : pasar, jipo

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat