19:00 . Suporter Sambut Positif Gebrakan Manajemen Persibo Bojonegoro   |   18:00 . Persibo Incar Klub Besar untuk Turnamen Pra Musim   |   17:00 . Target Naik Kasta, Pelatih Persibo Incar Pemain Liga 2 dan 1   |   16:00 . Persibo Bojonegoro Perkenalkan Dua Pelatih Sekaligus   |   14:00 . Perki Desa, Pedoman Pelayanan Informasi Publik   |   13:00 . Rektor Unigoro Tolak Kerusuhan, Berharap Masyarakat Hormati Hukum   |   11:00 . Usai Wisuda, Siswa SLB Diharap Lanjutkan Pendidikan dan Buka Usaha   |   10:00 . Bojonegoro Jadi Tuan Rumah HKIN, ini Alasannya..   |   09:00 . 18 Siswa-Siswi SLB Putra Harapan Bojonegoro Diwisuda   |   07:00 . Bayi Suka Menjulurkan Lidah, Normal Enggak Ya?   |   20:00 . Bojonegoro Ditunjuk Menjadi Tuan Rumah Keterbukaan Informasi Nasional   |   18:00 . Brownies Nagagini STIE Cendekia Raih Pendanaan Kemenristekdikti   |   18:00 . Pemohon Pembuatan Paspor Kebanyakan untuk Wisata   |   17:00 . Sulit Dapatkan Air, Begini Cara Petani Tanam Kedelai   |   16:00 . Petani Bojonegoro Dapat KPM, ini Syaratnya...   |  
Fri, 21 June 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 20 January 2019 19:00

Dugaan Korupsi Kades Sukosewu

Peran Kades Sebagai Penanggung Jawab Anggaran

Peran Kades Sebagai Penanggung Jawab Anggaran

Kontributor: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Peran tersangka dugaan korupsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa) tahun 2016-2017, sebagai penanggung jawab pengelolaan anggaran APBDesa.

Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro, Achmad Fauzan mengatakan, tersangka sebagai Kades adalah pemegang kekuasaan pengelola keuangan.

"Serta sebagai pihak yang bertanggung jawab atas pengeluaran APBDesa," katanya kepada blokBojonegoro.com, Minggu (20/1/2019).

Tersangka kasus dugaan korupsi ini tidak lain adalah Kepala Desa Sukosewu berinisial WPN. Akibatnya negara dirugikan sekitar Rp550 juta, saat ini berkas perkara masih disusun.

"Selain itu, tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) masih menyusun draf dakwaan," ucapnya.

Diketahui, tersangka mendekam di balik jeruji besi tahanan Lembaga Pemasyatakatan (Lapas) Kelas II A Bojonegoro hampir seminggu. Terhitung sejak ia ditahan Kejaksaan, Senin (14/1/2019).

Tiga item anggaran yang diselewengkan berasal dari Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) dan hasil pemeriksaan penyidik, tersangka mengakui perbuatannya. [yud/lis]

Tag : hukum , kriminal, barang

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 02 June 2019 08:00

    IPNU-IPPNU Temayang Gelar Grand Finas Festival Oklek

    IPNU-IPPNU Temayang Gelar Grand Finas Festival Oklek Mengambil tema "Pelajar Millineal Menjaga Tradisi Budaya Lokal" Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Temayang gelar grand final Festival Oklek Ke-7,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Friday, 24 May 2019 13:00

    Apprentice Program PEPC 2019

    Akan Ditutup, Pendaftar Beasiswa Diploma Membludak

    Akan Ditutup, Pendaftar Beasiswa Diploma Membludak Beberapa jam lagi menjelang penutupan pendaftaran, jumlah pelamar beasiswa pendidikan diploma guna menjaring Calon Operator Proyek Jambaran-Tiung Biru yang dikelola oleh PT Pertamina EP Cepu (PEPC). Hingga Jumat (25/4/2019) pagi...

    read more