20:00 . Wacana Pasar Kota Dipindah, Pedagang Resah Bentangkan Spanduk   |   19:00 . Diterpa Pandemi, Ini Cara Bisnis Hotel dan Restoran Tetap Bertahan   |   18:00 . dr. Reisa: Bersama Kurangi Beban Garda Terdepan Penanganan Covid-19   |   17:00 . Prakiraan Cuaca, 3 Hari ke Depan Bojonegoro Diguyur Hujan Sedang   |   16:00 . Sebarkan Berita Benar, Laporkan dan Lawan Hoaks, Begini Caranya   |   15:00 . Meski Grafik Menurun, Jumlah Santunan Korban Luka-luka Jasa Raharja Masih Tinggi   |   14:00 . 100 CPNS Guru SMA-SMK se Bojonegoro dan Tuban Terima SK   |   13:00 . Jembatan Kalibedah di Jalur Padangan-Ngawi Longsor   |   12:00 . Pembatasan Kegiatan Masyarakat Diperpanjang Hingga 8 Februari   |   11:00 . Peduli Covid-19, Biznet Serahkan Ribuan Masker ke RSUD Bojonegoro   |   10:00 . Bulog Bojonegoro Pastikan Stok Beras Aman Sampai 6 Bulan Kedepan   |   09:00 . Pasien Sembuh di Indonesia Meningkat, Menjadi 798.810 Orang   |   08:00 . Harga Sayuran Mulai Merangkak Naik di Pasaran   |   07:00 . Lebih Sehat dengan Bangun Pagi, Begini Cara Menjadi Morning Person   |   06:00 . Ini Kriteria Pendonor Plasma Konvalesen   |  
Tue, 26 January 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Terpeleset, Pelajar SD Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Bubulan

blokbojonegoro.com | Sunday, 20 January 2019 16:30

Terpeleset, Pelajar SD Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Bubulan

Kontributor: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Pelajar berinisial AF (7) asal Dusun Tlotok, Desa/Kecamatan Bubulan, Kabupaten Bojonegoro ditemukam meninggal dunia di aliran Kedung Sungai Blabak area dalam hutan turut dusun setempat, Minggu (20/1/2019).

Kapolsek Bubulan, AKP Nugroho Basuki mengatakan, peristiwa itu berawal saat korban bersama dua temannya Lukman (12) dan Kholidi (6) bermain di Kedung Sungai Blabak sekitar pukul 11.00 WIB.

Aliran Kedung Sungai Blabak berjarak 1 kilometer (km) dari rumah korban. Saat bermain, korban terpeleset jatuh tenggelam di aliran Kedung Sungai Blabak tersebut.

Melihat hal itu, kedua teman korban pun meminta bantuan kepada Parmi (60) warga setempat yang kebetulan sedang berada di ladang dekat sungai.

"Karena sendirian, Parmi, bergegas meminta bantuan kepada warga desa," kata Kapolsek Bubulan kepada blokBojonegoro.com.

Tidak lama kemudian, lanjut dia, Pujiono (40), Juli (40) dan Jauri (40) warga setempat langsung ke lokasi kejadian untuk mencari korban di aliran sungai tersebut.

"Sekitar 15 menit, korban dapat ditemukan di dasar sungai dalam keadaan meninggal dunia," ujarnya menjelaskan.

Korban langsung dibawa Petugas jaga Polsek Bubulan, Petugas Jaga Koramil, Satpol PP dan tim Kesehatan Puskesmas Bubulan ke rumah duka di Desa/Kecamatan Bubulan RT 09 RW 03 untuk dilakukan pemeriksaan medis.

Ia menambahkan, hasil pemeriksaan medis, staf Puskesmas Bubulan Edi Nurcahyo menyebutkan, panjang tubuh korban 125 cm. Memakai celana pendek warna biru (tidak mengenakan baju).

Lalu di bagian kepala tidak ditemukan luka. Bagian dada tidak ditemukan luka. Perut tidak ditemukan luka. Keluar air dari hidung.Bibir kebiru biruan. Tidak ditemukan lebam pada korban.

"Diperkirakan, korban meninggal kurang lebih satu jam sebelum diketemukan," tutup mantan Kasubag Humas Polres ini. [yud/lis]

Tag : pelajar, tenggelam


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat