17:00 . Dana Tak Terduga untuk Bantuan Bencana Rp1,3 M   |   16:00 . Rp750 Juta, Disperta Buat Sumur Bor di 5 Titik Tahun 2020   |   15:00 . EMCL Gelar Seminar Pemanfaatan Platform Berita Digital Kepada PBG Tuban   |   14:00 . Setelah Turun, Harga Cabai Mulai Naik   |   12:00 . Siswi SMKN I Sabet Juara Lomba Desain Batik Bengawan dan Kayangan Api   |   08:00 . BPKAD: Pemkab Transparan Kelola Keuangan   |   07:00 . Membiarkan Balita Bilang 'Enggak Mau' Ternyata Ada Manfaatnya   |   21:00 . Selamat Jalan Dek Kamila   |   19:00 . Bangunan Misterius Muncul di Bengawan Solo   |   16:00 . Wisata Kracakan Niagara Mini dan Rajut yang Tembus Amerika   |   15:00 . Polsek Kota dan Dishub Gelar Pembinaan Bagi Operator Perahu   |   14:00 . Pemerintah Tetap Pakai Skema Bagi Hasil Gross Split di Sektor Migas   |   13:00 . PMII Desak Bupati Jelaskan Uang Rakyat yang Didepositokan Rp2,9 T   |   12:00 . Aksi Mahasiswa Bojonegoro Soroti Silpa Tahun 2018   |   10:00 . DPRD Datangi Rumah Korban Dugaan Malpraktik RSUD Bojonegoro   |  
Fri, 15 November 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 21 January 2019 15:00

Intensitas Hujan Tinggi, BPBD Petakan Wilayah Rawan Bencana

Intensitas Hujan Tinggi, BPBD Petakan Wilayah Rawan Bencana

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Musim hujan yang cukup tinggi yang mulai intens turun di wilayah Kabupaten Bojonegoro, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu waspada akan terjadinya banjir bandang maupun tanah longsor. Oleh karenanya, BPBD Bojonegoro telah memetakan beberapa kecamatan yang di desanya itu termasuk yang dinilai daerah rawan bencana.

Hal itu, disebabkan curah hujan yang diprediksi akan semakin tinggi, dengan durasi sekitar 2 jam lebih akan berpotensi banjir sehingga menyebabkan akan terjadinya bencana seperti longsor. Pasalnya, musim hujan yang mulai terjadi terus mengalami peningkatan pada bulan Januari ini.

Plt Kepala BPBD Bojonegoro, Nadief Ulfia mengatakan pada musim hujan daerah yang rawan bencana banjir bandang itu ada didaerah perbukitan, sehingga saat terjadi hujan daerah itu rawan bencana banjir bandang dan lonsor.

"Ada sekitar 12 Kecamatan yang beberapa desanya perlu diwaspadai dan termasuk daerah rawan banjir dan banjir bandang yakni Sekar, Gondang, Temayang, Bubulan, Ngambon, Dander, Tambakrejo,  Malo, Kasiman, Kedewan, Ngambon, dan Ngraho," imbuh perempuan yang akrab disapa Ulfia ini.

Oleh karenanya, dengan datangnya musim hujan ini diimbau agar masyarakat selalu waspada, sekaligus bisa terus memberikan informasi sehingga bila ada kejadian bencana pihaknya bisa langsung bergerak cepat mengatasinya.

"Pasalnya banyak daerah kecamatan yang desa terkena dampak banjir, sehingga daerah itu bisa mendapatkan perhatian dan pengawasan saat terjadinya puncak musim hujan nanti," tandasnya.[saf/ito]

Tag : bpbd, banjir, bojonegoro, peta, wilayah, bencana

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat