16:00 . Banyak Kendala, Para Peternak Berbagi Pengalaman   |   15:00 . Santunan Kematian, Ahli Waris Harus Memiliki Rekening   |   14:00 . 44S Poultry Berikan Pelatihan Kepada 57 Peternak Ayam   |   13:00 . Pemkab Bojonegoro Bakal Tingkatkan Kemampuan PMKS   |   12:00 . DLH dan Polres Bojonegoro Bersih Sampah di TBS   |   11:00 . Diburu Pembeli, Laju Penjualan Laptop-Komputer Meningkat   |   10:00 . Tanya Kejejelasan Nasib Persibo, Suporter akan Turun Jalan   |   09:00 . Jelang UNBK, Laptop Baru dan Bekas Masih Diburu   |   08:00 . Ini Alasan Pupuk Organik Lebih Disarankan Dibanding Kimia   |   07:00 . Awas, Jangan Biarkan Batuk Berkepanjangan   |   23:30 . Kenalkan SISTER, IKIP PGRI Bojonegoro Adakan Workshop Internal   |   23:00 . Emil Wagub Jatim Ajak Jaga Bengawan Solo - Bojonegoro   |   22:00 . Ha...Ada Ribuan Titik Kerusakan Akibat Penambangan Pasir Liar   |   21:00 . Emil Minta Sudetan Kaligandong Disegerakan   |   20:00 . Tepat Dua Jam, Emil Susuri Bengawan Solo   |  
Wed, 20 February 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 22 January 2019 09:00

Mandiri, Mahasiswa STAI Attanwir Buka Usaha Kelompok

Mandiri, Mahasiswa STAI Attanwir Buka Usaha Kelompok

Kontributor: A'imatun Khasanah

blokBojonegoro.com - Memang pemuda itu harus terus berkarya dan menelorkan ide-ide kreatifnya, agar negara ini bisa terus maju. Selain itu, inovasi yang dimunculkan tentu bisa berdampak posifit bagi diri sendiri dan orang lain.

Seperti yang dilakukan delapan mahasiswa STAI Attanwir Talun Sumberrejo ini, yang mendirikan usaha bersama untuk belajar mandiri.

"Sempat ragu saat ingin mendirikan usaha tersebut karena banyaknya penjual berbagai macam jajanan di taman talun ini. Akhirnya kami mendirikan usaha coffe mbedundung," terang Isna (19) salah satu anggota pengusaha muda tersebut dengan wajah penuh keyakinan.

Agar tidak mainstream meskipun namanya Coffe Mbedundung, mereka juga menjual es Rainbow Mbedundung. Dan juga menyediakan menu-menu lainnya.

Mereka Mengaku ingin mandiri dan membuka usaha bersama-sama dengan gebrakan baru.

Berawal dari modal kurang lebih Rp2 juta, mereka membuka usaha baru tersebut, dan menjual berbagai macam jajanan dan minuman dengan harga Rp3.000 saja. Meski baru berdiri pembelinya pun cukup lumayan.

"Walau sebenarnya kita bisa dengan mudah meminta uang ke orang tua, tapi kami rasa kurang menarik kalau hanya meminta. Karna tujuan kami buka usaha bukan semata-mata untuk mencari uang tapi juga ingin berbagi dengan orang lain," katanya menjelaskan.

"Selain itu, sekarang sudah saatnya pemuda berkarya yang bisa dinikmati orang lain, jangan sampai hanya jadi penikmat, itu yg kami tanamankan," terang Ika Dhiya Ulhaq (18) salah satu dari delapan mahasiswa tersebut. [aim/mu]

Tag : mahasiswa, belajar mandiri

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 18 February 2019 08:00

    Petani Kalitidu Menyemai Refugia

    Petani Kalitidu Menyemai Refugia Mengendalikan OPT padi dengan cara menanam Refugia juga dilakukan petani di Desa Pumpungan Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro, Jawa Timur....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 24 October 2018 09:00

    LoKer dan Iklan Baris di bB

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi Untuk mengakomodir permintaan dari masyarakat luas, terutama pembaca setia blokBojonegoro.com, redaksi menyediakan kanal khusus untuk informasi lowongan kerja (LoKer) dan iklan baris....

    read more