13:00 . Tokoh Intelektual Banyak Dilahirkan Dari Ma'arif   |   12:00 . Target Sapu Bersih, ini Jadwal Persibo Putaran ke Dua   |   11:00 . IAI Sunan Giri Bojonegoro Gelar Pemilu Raya Ala Pilpres   |   09:00 . Nusantara CSR Award 2019, Pertamina Raih 4 Penghargaan   |   08:00 . Prioritas Berdayakan Kader, Advokasi Kebijakan   |   07:00 . 5 Tips Menghentikan Kebiasaan Anak yang Suka Memukul   |   18:00 . IKIP PGRI Bojonegoro Tandatangani Komitmen Implementasi Inklusi Kesadaran Pajak   |   16:00 . Berikut Hasil Rekonsiliasi terkait IMB Pasar Ngampel   |   15:00 . Lupa Matikan LPG Usai Masak, 3 Rumah Warga Kedungadem Terbakar   |   11:00 . Bojonegoro Memiliki Kesamaan dengan 5 Kota Kreatif di Dunia   |   10:00 . Hingga Kini, Belum Ada Komunikasi Terkait Penambahan SR Baru   |   09:00 . BMKG Memprediksi Musim Kemarau dan Hujan Akan Mundur   |   08:00 . Bojonegoro Menuju Kota Kreatif   |   07:00 . 7 Saran yang Bisa Orang Tua Lakukan saat Anak Gagap Bicara   |   06:00 . Ribuan Warga Tumpah Ruah Dalam Kemeriahan Senam Gojo   |  
Fri, 20 September 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 22 January 2019 09:00

Mandiri, Mahasiswa STAI Attanwir Buka Usaha Kelompok

Mandiri, Mahasiswa STAI Attanwir Buka Usaha Kelompok

Kontributor: A'imatun Khasanah

blokBojonegoro.com - Memang pemuda itu harus terus berkarya dan menelorkan ide-ide kreatifnya, agar negara ini bisa terus maju. Selain itu, inovasi yang dimunculkan tentu bisa berdampak posifit bagi diri sendiri dan orang lain.

Seperti yang dilakukan delapan mahasiswa STAI Attanwir Talun Sumberrejo ini, yang mendirikan usaha bersama untuk belajar mandiri.

"Sempat ragu saat ingin mendirikan usaha tersebut karena banyaknya penjual berbagai macam jajanan di taman talun ini. Akhirnya kami mendirikan usaha coffe mbedundung," terang Isna (19) salah satu anggota pengusaha muda tersebut dengan wajah penuh keyakinan.

Agar tidak mainstream meskipun namanya Coffe Mbedundung, mereka juga menjual es Rainbow Mbedundung. Dan juga menyediakan menu-menu lainnya.

Mereka Mengaku ingin mandiri dan membuka usaha bersama-sama dengan gebrakan baru.

Berawal dari modal kurang lebih Rp2 juta, mereka membuka usaha baru tersebut, dan menjual berbagai macam jajanan dan minuman dengan harga Rp3.000 saja. Meski baru berdiri pembelinya pun cukup lumayan.

"Walau sebenarnya kita bisa dengan mudah meminta uang ke orang tua, tapi kami rasa kurang menarik kalau hanya meminta. Karna tujuan kami buka usaha bukan semata-mata untuk mencari uang tapi juga ingin berbagi dengan orang lain," katanya menjelaskan.

"Selain itu, sekarang sudah saatnya pemuda berkarya yang bisa dinikmati orang lain, jangan sampai hanya jadi penikmat, itu yg kami tanamankan," terang Ika Dhiya Ulhaq (18) salah satu dari delapan mahasiswa tersebut. [aim/mu]

Tag : mahasiswa, belajar mandiri

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 07 August 2019 15:00

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten Sebanyak 29 wartawan telah bekerja keras melewati Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-27 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, yang bekerjasama dengan SKK Migas dan KKKS. Selama dua hari 6-7...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat