10:00 . Berdesak-Desakan, Pemilih di Desa Campurejo Pingsan   |   09:00 . Gerakan Pengendalian Penggerek Batang Disperta Lanjut di Balen   |   08:00 . Pilkades Serentak Bukan Hari Libur Daerah   |   07:00 . Riset: Anak Kedua Laki-laki Cenderung Lebih Nakal   |   21:00 . PDAM Macet, Begini Tanggapan Perusahaan   |   20:00 . Masyarakat Keluhkan Air PDAM Macet   |   19:00 . Lini Depan Kurang Tajam, Pelatih Persibo Terus Berburu Striker   |   18:00 . 352.567 Rokok Ilegal Dimushakan   |   17:00 . DPMD Pastikan Seluruh Desa Sudah Terima Dana Oprasional Pilkades   |   16:00 . Persiapkan Kondisi Fisik, Tim Futsal Porprov Bojonegoro Check Up Kesehatan   |   15:00 . Tingginya Pengangguran Pencaker Kurang Manfaatkan Media Informasi   |   14:00 . Kurangi Penggangguran Pasca Kelulusan Sekolah, UPT BLK Gelar Job Market Fair 2019   |   13:00 . PU Fraksi DPRD Dijawab Pemkab   |   12:00 . Sejarah Pilkades dari Masa ke Masa   |   11:00 . Bea Cukai Bojonegoro Musnahkan 352.567 Batang Rokok   |  
Wed, 26 June 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 23 January 2019 17:00

Cinta Lingkungan, Siswa di Kanor Buat Kerajinan Berbahan Sampah

Cinta Lingkungan, Siswa di Kanor Buat Kerajinan Berbahan Sampah

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Banyak cara dilakukan lembaga pendidikan untuk mengajarkan mencintai lingkungan. Seperti yang dilakukan MI Darul Ulum Desa Bakung, Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro, Rabu (23/1/2019), yang membuat kerajinan kreatif berbahan sampah.

Kegiatan yang bekerja sama dengan Rumah Kreasi dan Bank Sampah Bojonegoro, begitu menarik diikuti para siswa. Pemilik Rumah Kreasi dan Bank Sampah Bojonegoro, Eryul Mufidah menuturkan, siswa sangat antusias dan senang sekali mengikuti proses kegiatan pelatihan berbahan dasar limbah.

Pasalnya para siswi dapat membuat bunga dari limbah kresek dan yg siswa buat celengan dari botol. "Ini sekaligus mengajarkan siswa agar cinta lingkungan. Sebab sampah di sekitar kita dapat dijadikan kerajinan kreatif," jelas Eryul kepada blokBojonegoro.com.

Dosen At-Tanwir Talun itu juga menambahkan, beberapa materi yang diajarkan di antaranya materi pengenalan sampah basah dan kering, sistem pengelolaannya dan praktek buat kerajinan bungga dari kresek, serta celengan dari botol bekas. "Adakannya pelatihan ini supaya siswa siswi tau bahwa sampah itu ternyata bisa dimanfaatkan dan jadi sebuah kreasi yang punya nilai jual," imbuhnya.

Sementara itu Kepala Sekolah, Sajudi mengungukan, setidaknya ada 69 peserta dari kelas 3 sampai 6. Ia juga sangat mengapresiasi kegiatan dan terima kasih sekali pada bank sampah Bojonegoro. "Karena telah kerjasama dengan sekolah dan berbagi pengetahuan pada siswa siswi Darul Ulum Bakung," pungkasnya. [saf/ito]

Tag : bank, sampah, kanor, bojonegoro

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat