02:00 . Lewat Jembatan, Kepala Truk Terpisah   |   01:30 . Rela Menunggu Demi Lihat Truk Lewat   |   01:00 . Unik, Lintasi Jembatan Kendaraan Tanpa Kepala   |   00:30 . Tunggu Alat Berat JTB Lewat, Warga Antre di Pinggir Jalan   |   00:00 . Tanpa Kepala, Alat Berat Lintasi Jembatan   |   23:30 . Pantau Lintasan Jembatan di Komputer   |   23:00 . Start Pukul 22.00 WIB, Jalanan Macet   |   22:00 . Detik-detik Menegangkan Ibu Muda Melahirkan di Hutan   |   21:00 . Lho...! Truk Parkir Pembawa Rejeki   |   20:00 . Penuh Sesak 'Wisata Dadakan' Alat Jumbo Parkir   |   19:00 . Novel Pulang ke Desa Diapresiasi Menteri PDTT   |   18:30 . Dishub : Tak Ada Pengamanan Saat Absorber Melintas di Kota Bojonegoro   |   18:00 . Pedagang dan Mainan Merihkan 'Wisata' Alat Berat   |   17:00 . Wisata Dadakan, Ribuan Warga Lihat Alat Berat   |   16:30 . Berjubel Hanya Ingin Lihat Alat Berat Parkir   |  
Sat, 07 December 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 23 January 2019 14:00

Dua Bulan Dibuka, Pecel Pincuk Ini Laris Manis.

Dua Bulan Dibuka, Pecel Pincuk Ini Laris Manis.

Kontributor: A'imatun Khasanah

blokBojonegoro.com - Baru-baru ini banyak yang memperbincangkan Pecel Pincuk Medalem. Yaitu Pecel Pincuk milik Suratmi (50) Warga Desa Tulungrejo, Kecamatan Sumberrejo. Ia baru saja membuka usahanya dua bulan yang lalu.

Bermodalkan Rp200.000 untuk membeli bahan guna membuat nasi pecel yang dijual senilai Rp4.000, perempuan 50 Tahun itu bisa mendapat keuntungan bersih Rp100.000 per harinya. Dengan lapak mobil sederhana, Suratmi dan Suaminya menjajakan pecel pincuk racikannya. 

Tempatnya di tepi jalan sebelah barat perempatan Medalem. Buka setiap hari mulai pukul 05.30 hingga 10.00 WIB.

Suratmi mengaku lebih suka berjualan di tepi jalan raya karena tempatnya strategis. "Apalagi kalau pagi-pagi sekali banyak yang kemari," pungkasnya. 

Para pelanggan pun mengaku suka dengan racikan pecel Suratmi. "Selain murah, enak, nasi pincuk nya juga buat kenyang karena porsinya banyak," Terang Rudi (27) salah satu pelanggan pecel pincuk. [aim/lis]

 

Tag : pecel, pincuk


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat