18:00 . Protokol Cek dan Ricek Cegah Penularan Virus Hoaks   |   17:00 . Gubernur Khofifah Ajak Donor Plasma Konvalesen   |   16:00 . Rumah Akikah di Desa ini, Satu Bulan Sembelih Kambing Sampai 170 Ekor   |   15:00 . Usulkan 1000 Formasi, 615 untuk CPNS dan 385 PPPK   |   14:00 . Tahun 2021, Pemkab Bojonegoro Anggarkan 18 Milyar untuk Santunan Kematian   |   13:00 . Warga Ngumpakdalem Gotong Royong Bangunkan Rumah untuk Disabilitas   |   12:00 . BUMDES Lohjinawe Sarangan Perkuat Ekonomi Desa Melalui UMKM   |   11:00 . 190 KM Jalan Cor dan 20 KM Jalan Aspal Bakal Dibangun Tahun Ini   |   10:00 . Santunan Korban Catat Tetap Jasa Raharja 2020 Menurun   |   09:00 . Tingkatkan Layanan Masyarakat, Kesra Gunakan Aplikasi SANDUK   |   08:00 . Begini Alur Pelayanan Vaksinasi Covid-19 di Fasilitas Kesehatan   |   07:00 . Penyebab dan Cara Mencegah Bau Badan, Biar Nggak Minder Saat Bergaul!   |   06:00 . Manfaat Vaksin COVID-19   |   05:00 . 21 Sembuh, Tambahan 23 Kasus di Bojonegoro dan 1 Meninggal   |   04:00 . 822 Pasien di Jatim Sembu, Kasus Baru Tambah 848 Orang   |  
Tue, 19 January 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Ganti Waktu Duduk dengan Aktivitas Fisik Agar Hidup Lebih Lama

blokbojonegoro.com | Wednesday, 23 January 2019 07:00

Ganti Waktu Duduk dengan Aktivitas Fisik Agar Hidup Lebih Lama

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Sudah menjadi rahasia umum jika duduk terlalu lama memiliki berisiko buruk bagi kesehatan. Sebaliknya, bergerak lebih banyak dapat membantu seseorang hidup lebih lama.

Dilansir dari Runner's World, penelitian menunjukkan, jika kamu dapat mengganti waktu 30 menit yang biasanya dipakai untuk duduk, menjadi aktivitas fisik, maka hal itu dapat mengurangi risiko kematian dini.

Studi yang diterbitkan dalam American Journal of Epidemiology ini melibatkan hampir 8.000 orang dewasa berusia 45 tahun dan lebih tua untuk menjadi responden, sebagai bagian penyelidikan kesehatan nasional yang mencakup pemantauan kegiatan mulai dari 2009 dan 2013.

Para peneliti menelisik tingkat kematian kelompok hingga 2017, dan kemudian mengumpulkan data untuk memperkirakan bagaimana mengganti waktu yang dihabiskan dengan duduk secara fisik akan memengaruhi risiko kematian dini.

Mereka menemukan, mengganti waktu duduk di kursi dengan aktivitas mudah, sebut saja seperti berjalan kaki, dapat mengurangi risiko kematian dini sebesar 17 persen.

Jika ingin medapat manfaat lebih, menukar waktu duduk selama 30 menit dengan aktivitas sedang hingga berat dapat mengurangi risiko kematian dini hingga 35 persen.

"Temuan kami menggarisbawahi pesan kesehatan masyarakat yang penting, di mana aktivitas fisik intensitas apa pun memberikan manfaat bagi kesehatan," kata Keith Diaz, asisten profesor kedokteran perilaku di Fakultas Kedokteran Universitas Columbia Vagelos dalam siaran pers melalui Newswise.

Penelitian sebelumnya oleh tim Diaz menemukan, duduk dalam jangka waktu lama sangatlah bermasalah. Orang-orang yang secara rutin duduk selama satu jam atau lebih tanpa bangun, berisiko lebih tinggi meninggal lebih awal daripada mereka yang duduk dengan jumlah total waktu yang sama, namun bangun dan bergerak lebih sering di siang hari.

Studi itu juga menyimpulkan, orang yang duduk kurang dari 30 menit memiliki risiko kematian dini lebih rendah.

Artinya, kamu perlu lebih sering untuk bangun saat sedang duduk. Itu semua masuk akal. Setiap orang memiliki lebih dari 600 otot yang membentuk tubuh manusia, yang berarti membuat kita perlu terus bergerak.

Ketika otot-otot itu diam dalam jangka waktu lama, maka metabolisme dan risiko kamu mengalami penyakit metabolisme seperti diabetes, obesitas, dan penyakit jantung meningkat.

Studi ini menambah banyak bukti, jika kamu menggerakkan otot-otot itu sedikit lebih banyak setiap hari, mereka akan memberikan harapan hidup lebih lama dan tubuh lebih sehat.

*Sumber: kompas.com

Tag : kesehatan


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat