07:00 . Tips Berpakaian di Cuaca Panas Untuk Hijaber   |   21:00 . Cak Nun Jawab Gamblang Semua Pertanyaan   |   20:00 . Ratusan Sapi Produktif Dipamerkan, Yuk Lihat   |   19:00 . Sinau Bareng Cak Nun   |   18:00 . Ingin Turut Kembangkan Ekonomi Syariah   |   17:00 . Datangi DPRD, PPPK Diknas Bojonegoro Minta Kejelasan   |   16:00 . Bupati Ajak Tingkatkan Protein Hewani dengan Minum Susu   |   15:00 . Menjadi Guru PAI, Bagi Irma Lutfiana adalah Tanggungan Moral Anak   |   14:00 . Inilah Juara Lomba Sapi Betina Produktif dan Gelar Panen Pedet 2019   |   13:00 . Bupati Targetkan Bojonegoro Bisa Duduki Nomor Dua Populasi Sapi Se-Jatim   |   12:00 . Bupati Melihat Sapi yang Mendapat Juara   |   11:00 . Tingkatkan Populasi Ternak dengan Lomba Sapi Betina Produktif   |   10:00 . Berkah Energi Pertamina, Inilah Lima Pemenangnya   |   09:00 . Petani Kedungadem Gotong Royong Melebarkan JUT   |   08:00 . 2 Ekor Sapi Tepanggang Saat Kebakaran di Desa Karangsono   |  
Thu, 17 October 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 23 January 2019 10:00

Jelang Panen, Petani Gayam Sibuk Usir Burung Pipit

Jelang Panen, Petani Gayam Sibuk Usir Burung Pipit

Kontributor: Abdul Rokim 

blokBojonegoro.com - Sebagian petani di Desa/Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro merasa senang dengan tanaman padi yang hampir panen. Mereka yang hendak panen tak lain adalah para petani yang menanam jenis padi kumis dengan masa tanam 85 hari.

Namun, menjelang masa panen ini, burung pipit mulai banyak menyerang dan memakan bulir padi siap panen. Alhasil, untuk menjaga bulir padi agar tak habis dimakan burung, para petani rela menunggu disawah untuk mengusir burung kecil tersebut. 

Salah satu petani, Diyono menuturkan, memang tanaman yang keluar bulir padi pertama merupakan sasaran utama burung pemakan beras ini. 

"Padi di sebelah beda jenis, makanya belum keluar padinya, jadi emprit menyerang padi kami" jelasnya.

Saat ini memang pengusiran dilakukan secara manual, dengan berteriak atau menggunakan alat seadanya yakni kentongan atau alat yang lainnya.Bahkan ada yang memasang jaring untuk menjebak burung tersebut. 

"Biasanya menggunakan kentongan atau botol yang diisi kerikil untuk dipukul-pukul," tambahnya

Hal tersebut sudah berlangsung setiap tahun menjelang panen, sampai saat ini belum ada solusi terbaik untuk mengatasi hal tersebut. [kim/lis] 

Tag : panen, petani, burung

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 16 October 2019 09:00

    Petani Kedungadem Gotong Royong Melebarkan JUT

    Petani Kedungadem Gotong Royong Melebarkan JUT Untuk melancarkan mobilitas petani khususnya saat membawa benih, pupuk, dan hasil pertanian, Dinas Pertanian Bojonegoro membantu jalan usaha tani (JUT) kepada kelompok tani Tani Makmur I, Dukuh Mulung, Desa Ngrandu,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat