14:00 . Wajah Baru Kota Bojonegoro   |   13:00 . Niat Lewat Rel, Tewas Tertabrak KA   |   12:00 . Akhir Pekan, Harga Emas Dibuka Naik Rp4.000 Per Gram   |   11:00 . Tingkatkan Kompetensi Calon Guru MI, Sanggar Tari HMP PGMI IAI Sunan Giri Gelar Pelatihan   |   10:00 . Kirab Koin Muktamar, PCNU Bojonegoro Kenalkan NU Sejak Dini pada Pelajar   |   09:00 . Jalur KA Kembali Normal Pasca Anjlok di Stasiun Doplang   |   08:00 . Cuaca Akhir Pekan Hujan Petir   |   07:00 . 5 Cara Mengatasi Keriput di Area Bawah Mata   |   20:00 . Forkopimcam Baureno Sinergi Bantu Korban Bencana   |   18:00 . Bappeda Gelar Lokakarya Expose tentang Sanitasi Air   |   17:00 . Kemenag Hanya Jalankan Aturan, Diska Wewenag PA   |   16:00 . Pilbox Peninggalan Belanda   |   15:00 . Melihat Tradisi Nyekar Jumat Pahing   |   14:00 . Senin, Peserta Lelang Jabatan Tes Wawancara   |   13:00 . Bulog Pastikan Mutu Beras di Bojonegoro Layak   |  
Sat, 14 December 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 23 January 2019 11:00

Darurat Demam Berdarah

Kecamatan Sumberrejo Tertinggi Kasus Demam Berdarah

Kecamatan Sumberrejo Tertinggi Kasus Demam Berdarah

Kontributor: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Bojonegoro pada pertengahan Januari tahun 2019 ini bisa dibilang cukup tinggi. Terbukti Ada 97 kasus dan 2 orang meninggal dunia akibat demam berdarah.

Sementara, dari 28 kecamatan di Kota Ledre ada 26 kecamatan yang warganya terjangkit demam berdarah. 5 kecamatan diantaranya masuk tertinggi warganya yang terjangkit demam berdarah.

Lima kecamatan itu adalah Kecamatan Sumberrejo ada 13 kasus, Ngraho ada 11 kasus, Kedungadem 10 kasus, Kecamatan Bojonegoro 9 kasus, dan Kepohbaru ada 9 kasus.

Kasi Penanggulangan Penyakit Menular Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro, dr Whenny Diyah mengatakan, jika dilihat dari data yang ada, Kecamatan Sumberrejo merupakan tertinggi terjangkit DB.

"Kecamatan Sumberrejo tertinggi, ada 13 kasus demam berdarah," katanya kepada blokBojonegoro.com saat dikonfirmasi, Rabu (23/1/2019).

Karena itu, pihaknya meminta kecamatan untuk melakukan Gerakan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) melalui penerapan 1 rumah 1 jumantik dapat dilakukan secara serentak dan berkesinambungan.

"Foging bukan upaya pencegahan dan tidak efektif tanpa diiringi dengan PSN yang berkualitas," ujarnya.

Selain itu perlu meningkatkan edukasi masyarakat agar datang periksa lebih dini dan mengikuti arahan petugas kesehatan. Diharapkan juga untuk menjaga daya tahan tubuh dengan GERMAS dan menghindari gigitan nyamuk di pagi hari pukul 07.00 Wib hingga pukul 10.00 Wib dan pukul 15.00 Wib hingga pukul 17.00 Wib.

"Dukungan RS atau tenaga kesehatan agar lebih waspada DBD dan mengaktifkan koordinasi SKDR (sistem kewaspadaan dini Rumah Sakit)," pungkasnya. [yud/mu]

Tag : demam berdarah, kasus dbd, demam berdarah bojonegoro, darurat


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Thursday, 12 December 2019 00:00

    Inilah Cara Ibu Melenial Memperingati Hari Ibu

    Inilah Cara Ibu Melenial Memperingati Hari Ibu Ada hal yang beda dalam pertemuan Arisan Rutin ibu PKK Gg. Namlo RT.04/RW.01 Kelurahan Mojokampung Bojonegoro. Dalam pertemuan kali ini dikemas dengan memperingati hari ibu, para ibu PKK sangat...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat