21:00 . Wakili Kodim, Siswa SMAN 1 Padangan Juara 3 Lomba Fotografi Tingkat Kodam   |   20:00 . Diknas Bojonegoro Didatangi Tim Siber Pungli   |   19:00 . Kenapa Ada Gerakan 18.21?   |   18:00 . Menuju Kota Kreatif, Bupati Teken MoU dengan ICCN   |   17:00 . Ayo..! Gerakan 18.21 di Bojonegoro   |   16:00 . Dua Warga Kedungadem Diduga Tewas Bunuh Diri   |   14:00 . Pimpinan DPRD Dikukuhkan, AKD Masih Menunggu   |   13:00 . Siswa SD Hanya Bisa Baca Buku di Perspusda   |   12:00 . Persibo Jajal Kekuatan Persekam di Partai Uji Coba   |   11:00 . Para Pendonor Aktif Dapat Piagam Penghargaan   |   10:00 . Demi Pembaca, Perpusda Tambah 1.732 Buku   |   09:00 . Apel HUT PMI Jadi Penyemangat Gerakan Kemanusiaan   |   08:00 . Bojonegoro Dapat Penghargaan Kabupaten/Kota Peduli Olahraga   |   07:00 . Tak Mau Beri Anak Susu Formula? Tapi Jangan Lakukan 3 Hal Ini, Moms!   |   18:00 . Kirab Pusaka Haul Ke-237 Ki Andongsari (Adipati Arya Mentahun)   |  
Wed, 18 September 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 25 January 2019 13:00

Bersama IDFoS, EMCL Bantu Ponpes Al-Rosyid Kelola Sampah Jadi Energi

Bersama IDFoS, EMCL Bantu Ponpes Al-Rosyid Kelola Sampah Jadi Energi

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Pondok pesantren (Ponpes) Al-Rosyid, Dander, Bojonegoro sudah tidak lagi dipusingkan persoalan sampah yang menggunung setiap harinya, dari ribuan santri dan siswa di lembaga tersebut. Setelah salah satu Ponpes tertua di Kota Ledre dibantu SKK Migas, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) untuk mengolah sampah menjadi energi, dengan difasilitasi IDFoS Indonesia.

Program pengelolaan sampah berbasis Masyarakat di Pondok Pesantren Al-Rosyid, Rizal Zubaid Firdaus menuturkan, proses kegiatan tersebut dilakukan selama 5 bulan dimulai dari November 2018 hingga Maret 2019. Pasalnya pengelolaan sampah merupakan kewajiban bagi setiap warga negara Indonesia, dalam Undang Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2008 tentang pengelolaan sampah.

Sesuai data Dinas Lingkungan Hidup 2017, di kecamatan Dander, timbulan sampah di TPS Kecamatan Dander perhari mencapai 1 m3/hari. Namun timbulan sampah tersebut lebih kecil dari tibulan yang dihasilkan oleh Pondok pesantren Al-Rosyid dengan jumlah warga pondok sebanyak kurang lebih 2000 jiwa yaitu sebanyak 3 M3/hari.

"Melihat bahaya mengelola sampah secara tidak tepat dapat menjadi ancaman. Program pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Pondok Pesantren Al-Rosyid, dilakukan ExxonMobil Cepu Limited bermitra dengan IDFoS Indonesia mencoba menerapan inovasi dalam hal mengelola sampah dengan mengubahnya menjadi energi panas," terangnya.

Menurutnya, pemanfaatan panas hasil pembakaran yang dihasilkan dapat dijadikan energi untuk proses produksi yang lebih bermanfaat, seperti untuk alat perubah plastik menjadi BBM atau untuk pemanfaatan yang lain. Agar meningkatkan kesadaran sanitasi dan praktik hidup bersih dan sehat warga Pondok dan terciptanya pengelolaan sampah domestik yang inovatif.

Serta dengan penerapan inovasi alat berupa Burner Lathi Geni 2 yang dapat melakukan pembakaran sampah dengan sempurna dapat meminimalisir polusi yang terjadi. Termasuk pemanfaatan panas hasil pembakaran yang dihasilkan dapat dijadikan energi untuk proses produksi yang lebih bermanfaat seperti untuk alat perubah plastik menjadi BBM, industri tahu atau tempe, pemanas air atau untuk pemanfaatan yang lain.

"Tujuan utamanya meningkatnya kesadaran sanitasi dan praktik hidup bersih dan sehat warga Pondok dan terciptanya pengelolaan sampah domestik yang inovatif," jelasnya kepada blokBojonegoro.com, Jum'at (24/1/2019), saat trial uji coba alat pengelolaan sampah.

Sementara itu pengasuh Ponpes Al-Rosyid, KH. Alamul Huda menuturkan, tempat pengelolaan sampah ini sebenarnya sudah menjadi jejak cerita, karena kita punya pemikiran yang kita inginkan kita berfikir progesif tentang menshet masyarakat keberadaan sampah termasuk sampah itu barang yang tidak berguna, sampah mengotori, barang yang tidak bermanfaat.

"Akhirnya kita berfikir potensi sampah pondok ini cukup besar, karena satu hari aja dua dam truk kalau kapasitas dua ribu anak ini tentu ini perlu ada jalan keluar, inovasi pengelolaannya," tutur Yai Huda.

Gus Huda panggilan akrabnya, mengucapkan terimakasih atas bantuan ExxonMobil Cepu Limited dan IDFoS Indonesia yang menyambut ide dan keinginan kita, sehingga terjadi sebuah kesepakatan bersama mendukung proses supaya sampah itu bukan lagi barang yang mubadzir. "Tetapi sampah ini  bisa menjadi barang yang bermanfaat dan juga memproduksi uang artinya bisa menghasilkan uang," ungkapnya.

Ditambahkan, semua sampah dipastikan tidak ada yang terbuang, tapi menjadi manfaat dan produktif. Sebab bukan sekedar menerima sampah, tapi akan berusaha untuk kedepannya mempunyai visi dan mengejar sampah untuk menjadi produktif yang menghasilkan.

"Supaya masyarakat berfikir sampah bukan barang yang kotor saja, tetapi sampah mampu diolah menjadi bahan yang produktif, yang ada nilai ekonomisnya," pungkas Gus Huda yang juga ketua FKUB Kabupaten Bojonegoro. [saf/ito]

Tag : IDFOS, EMCL, alrosyid, bojonegoro, sampah, energi

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 07 August 2019 15:00

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten Sebanyak 29 wartawan telah bekerja keras melewati Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-27 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, yang bekerjasama dengan SKK Migas dan KKKS. Selama dua hari 6-7...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 08 September 2019 15:00

    Semarak HUT, 17 Perlombaan Satukan Warga Semanding

    Semarak HUT, 17 Perlombaan Satukan Warga Semanding Peringatan HUT Republik Indonesia merupakan suatu kegiatan yang rutin dilaksanakan seluruh masyarakat Indonesia, sebagai bentuk rasa syukur atas kemerdekaan Republik Indonesia yang diperjuangkan oleh pahlawan terdahulu....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat