21:00 . Pasien Positif Covid 19 Bertambah 9 Orang   |   20:00 . Putra Asli Bojonegoro, Prof Dr Phil Al Makin Jabat Rektor UIN Suka   |   19:00 . Bersama TNI, Disdukcapil Bojonegoro Gelar Pelayanan di Desa   |   18:00 . BSA Sunan Giri Bojonegoro Praktik Kerja Lapangan Online   |   16:00 . Angka Covid-19 Masih Tinggi, Disdik Belum akan Gelar KBM Tatap Muka   |   15:00 . Progress Recovery CPP Gundih On The Track   |   14:00 . Tingkat Kualitas Pendidikan Kesetaraan, Disdik Lakukan Tes untuk Tutor   |   13:00 . Panitia Kurban Wajib Tahu Ini   |   12:00 . Cegah Kematian Ibu dan Bayi, Menuju Bojonegoro Sehat, Aman dan Sejahtera   |   11:00 . Orang tua, Siswa dan Sekolah Wajib Faham Ini   |   10:00 . Kasat dan Empat Kapolsek di Polres Bojonegoro Dimutasi   |   09:00 . Proses Pemakaman Mantan Bupati H. M. Santoso   |   08:00 . Lestarikan Bengawan, 25 Ribu Bibit Ikan Ditebar   |   07:00 . Anak Anda Pemalu? Ini Tips untuk Tingkatkan Rasa Percaya Dirinya   |   22:00 . Bertambah Lagi 4 Orang yang Sembuh dari Covid-19   |  
Sat, 11 July 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 27 January 2019 07:00

Alasan Tak Perlu Gengsi Gelar Pesta Pernikahan Sederhana

Alasan Tak Perlu Gengsi Gelar Pesta Pernikahan Sederhana

Reporter: - 

blokBojonegoro.com - Gengsi seringkali jadi faktor utama milenial menggelar resepsi pernikahan besar-besaran.

Tak puas rasanya bila tidak mengenakan gaun pengantin rancangan desainer ternama di hari pernikahan. Jika memungkinkan, pesta pernikahan haruslah digelar di hotel berbintang atau di lokasi outdoor yang sedang hits.

Dekorasi pesta pun tak boleh biasa-biasa saja, harus spesifik dan tematik agar tampak maksimal dan instagramable saat di foto. 

Sayangnya, keinginan menggelar resepsi mewah seringkali tak seiring dengan kemampuan finansial yang memadai. Tak sedikit pasangan yang memaksakan diri meminta sokongan dana dari orangtua, mencicil kepada vendor, bahkan hutang kesana-kemari demi memuaskan gengsi. 

Hal ini amat disayangkan perencana keuangan dan & edukator Prita Ghozie.

Menurutnya, pola perilaku ini sangat berbahaya terhadap kesehatan finansial keluarga di masa depan.

"Perempuan yang akan menikah harus tahu needs versus wants. Masalahnya ketika memaksakan diri (menggelar pesta besar-besaran), Anda dan pasangan bisa memasuki pernikahan dengan penuh beban," ujarnya saat berkunjung ke kantor kumparanSTYLE, Jakarta Selatan, pada Kamis (24/1).

"Padahal kalau mau menahan diri sedikit saja, Anda juga tetap bisa memiliki pernikahan yang indah, tapi memang tidak akan sebesar yang dibayangkan. Toh nantinya bisa digantikan dengan banyak hal. Misalnya honeymoon," sarannya lagi. 

Di mata pendiri ZAP Finance ini, yang terpenting adalah prosesi akad nikah. Besar kecilnya resepsi bisa disesuaikan dengan kemampuan masing-masing pengantin. Jika memang mampu dan punya dana lebih, menggelar resepsi mewah tak ada salahnya.

Penting untuk diingat, kehidupan yang sesungguhnya berawal tepat setelah keriuhan pesta pernikahan usai.

Saat mengarungi bahtera rumah tangga, Anda akan berhadapan dengan tagihan yang tiada habisnya. Anda harus sigap menyisihkan bujet persalinan anak, biaya popok dan susu, dana pendidikan, kesehatan, hingga asuransi jiwa. Belum lagi biaya renovasi rumah, kendaraan, dan kebutuhan dasar lainnya. 

Jadi secara finansial, tidaklah bijak menghabiskan dana ratusan juta hingga miliaran demi mendapat pengakuan sosial di hari pernikahan. 

Jika ingin berhemat, tak ada salahnya hanya menggelar prosesi akad nikah saja. Anda bisa memaksimalkannya dengan gaun, dekorasi, katering, dan jumlah tamu undangan. 

"Yang penting jangan sampai lelaki cicil mahar. Untuk resepsi, jangan sampai berlebihan dan foya-foya, lalu pusing di kemudian hari. Nikah itu yang mahal hanya gengsinya," tutup Prita.

Sumber: https://m.kumparan.com/@kumparanstyle/alasan-tak-perlu-gengsi-gelar-pesta-pernikahan-sederhana-1548472226858322980

Tag : Nikah, gaya, hidup


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 16 June 2020 19:00

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau Guna meningkatkan SDM petani, khususnya petani tembakau, Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro mengadakan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) tembakau di kelompok tani Sumber Rejeki, Desa Bulu, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat