02:00 . Lewat Jembatan, Kepala Truk Terpisah   |   01:30 . Rela Menunggu Demi Lihat Truk Lewat   |   01:00 . Unik, Lintasi Jembatan Kendaraan Tanpa Kepala   |   00:30 . Tunggu Alat Berat JTB Lewat, Warga Antre di Pinggir Jalan   |   00:00 . Tanpa Kepala, Alat Berat Lintasi Jembatan   |   23:30 . Pantau Lintasan Jembatan di Komputer   |   23:00 . Start Pukul 22.00 WIB, Jalanan Macet   |   22:00 . Detik-detik Menegangkan Ibu Muda Melahirkan di Hutan   |   21:00 . Lho...! Truk Parkir Pembawa Rejeki   |   20:00 . Penuh Sesak 'Wisata Dadakan' Alat Jumbo Parkir   |   19:00 . Novel Pulang ke Desa Diapresiasi Menteri PDTT   |   18:30 . Dishub : Tak Ada Pengamanan Saat Absorber Melintas di Kota Bojonegoro   |   18:00 . Pedagang dan Mainan Merihkan 'Wisata' Alat Berat   |   17:00 . Wisata Dadakan, Ribuan Warga Lihat Alat Berat   |   16:30 . Berjubel Hanya Ingin Lihat Alat Berat Parkir   |  
Sat, 07 December 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 27 January 2019 09:00

Desa Mojodeso Pelopor Keselamatan Lalin Dan Produktif

Desa Mojodeso Pelopor Keselamatan Lalin Dan Produktif

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Pemerintah Desa Mojodeso Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro terus berbenah dan meningkatkan produktifitasnya. Selain dikenal kampung digital, desa tersebut sekarang menjadi kawasan pelopor keselamatan lalu lintas (lalin) dan menjadi semakin produktif.

Hal itu ditandai dengan soft launching Sare 'Ngat' digital dan launching kampung dolanan Desa Mojodeso bersama Satlantas Polres Bojonegoro, Millenial enterpreneur expo dan Millenial road sefty festifal, Minggu (27/1/2019). "Kampung tertib lalu lintas merupakan penghargaan luar biasa dari Polres Bojonegoro," kata Kades Mojodeso, Warsiman.

Disampaikan Warsiman, meskipun Desa Mojodeso tidak memiliki hutan, laut dan lainnya, tetapi semangat warga menjadi potensi luar biasa. Sehingga warga Desa Mojodeso semangat dan giat untuk memajukan desanya sendiri.

"Pelopor keselamatan berlalu lintas menjadi momentum bersejarah, karena desa se Indonesia, Desa Mojodeso salah satu yang berani dan mampu mengembangkan pasar desa. Menambah dan meningkatkan perekonomian masyarakat," terangnya.

Sedangkan Kabag Ops Polres Bojonegoro, Kompol Teguh Santoso yang mewakili Kapolres Bojonegoro, AKBP Ary Fadli menuturkan, ditelisik dari sejarah Desa Mojodeso seperti kerajaan Mojopahit. Pasalnya Desa Mojodesa memiliki jimat yakni yang di dalamnya ada keselamatan berlalu lintas, masyarakatnya yang cerdas, kreatif dan yang lainnya.

Untuk itu dalam sambutan Kapolres Ary yang dibacakan Kompol Teguh, kegiatan ini kolaborasi Polres Bojonegoro, Pemkab, Genpi dan pemerintah Desa Mojodeso. "Target dan market mikenial karena aset bangsa yang produktif. Berdasarkan survey korban dan pelaku kecelakaan usia 17 sampai 30 tahun yakni generasi milenial, tidak Bojonegoro saja, tapi juga Jatim dan nasional. Sehingga bisa ditanggulangi melalui kegiatan ini," ucapnya.

Sedangkan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bojonegoro, Amir Syahid menambahkan, Pemkab akan mendukung dan mensuport pariwisata desa. Jika dikelola dengan baik dan tertib akan akan membuat orang datang mengunjungi seperti di Desa Mojodeso ini.

"Program Polres Bojonegoro menjadikan Desa Mojodeso tertib berlalu lintas, tentunya akan meningkat kunjungan. Program kementerian Pariwisata, mendukungan wisata di Indonesia seperti Desa Mojodeso. Bahkan pemkab siap menggelontorkan dana untuk wisata desa dan pasar agro di desa, sehingga desa bisa mengembangkan desanya," pungkasnya.

Tampak dalam soft launching tersebut juga dihadiri Kasatlantas Polres Bojonegoro, Akp Aris Budi Sutrisno. Pasalnya selain pasar digital juga diperagakan keselamatan berlalu lintas di Desa Mojodeso yang disaksikan para pelajar dan warga sekitar. [saf/ito]

Tag : Mojodeso, kapas, polres, bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat