16:00 . Hanya Maskot Lele 2,9 Kg yang Naik   |   15:00 . 250 Pemancing Buru Ikan Lele di Embung Tejo   |   14:00 . Ratusan Pancing Penuhi Embung Tejo   |   13:00 . Pekan Madaris Kecamatan Kanor Sukses Digelar   |   12:00 . Muslimat-Fatayat NU Kanor Santuni Ratusan Yatim Piatu dan Dhuafa   |   11:00 . Entas Kemiskinan, Pembangunan 856 RTLH Digenjot   |   08:00 . Virginia dan Jawa Tetap Jadi Pilihan Petani Tembakau Bojonegoro   |   07:00 . Bolehkah Ibu Hamil Mengunyah Permen Karet?   |   20:30 . Meriahnya Pensi Pekan Madaris di Kanor   |   20:00 . UNUGIRI Bertekad Ciptakan SDM Terampil   |   19:00 . Dewan Pendidikan: Kekerasan di Lingkungan Sekolah Masih Kerap Terjadi   |   18:00 . Komitmen Ciptakan SRA di Bojonegoro Masih Minim?   |   17:00 . Bantu Pantau Lalu Lintas, Dishub Tambah Empat CCTV Rp360 Juta   |   16:00 . Lazisnu Bojonegoro Bantu Korban Kebakaran di Kedungadem   |   15:00 . Persibo Fokus Buru Pemain Tengah dan Belakang   |  
Sun, 22 September 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 27 January 2019 13:00

Festival Rebana dan Pameran Produk Lokal Penutup Festival Solopelei

Festival Rebana dan Pameran Produk Lokal Penutup Festival Solopelei

Pengirim : Edison

blokBojonegoro.com - Bertempat di halaman Pendopo Balai Desa Sumberarum, Kecamatan Ngraho, Sabtu (26/01/2019) malam, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata ( KKN ) IAI Sunan Giri Bojonegoro tutup Festival Solopelei dengan Festival Rebana dan Pameran Produk Lokal yang berbahan kelor. Festival Solopelei sendiri sudah belangsung salama satu Minggu (20-26/01/2019).

Mengambil tema " Kita Bisa Bersama, Bersama Kita Bisa". Acara dibuka langsung oleh Camat Ngraho, Syaifurrohim dengan menabuh alat rebana. Acara Festival Rebana sendiri di ikuti 18 group ini baik dari kecamatan setempat, bahkan ada 5 group dari luar kecamatan.

Diki Alamzyah sekaligus Koordinator Desa KKN IAI Sunan Giri Bojonegoro dalam sambutannya menjelaskan, melihat potensi di Desa sangat luar biasa.  Para mahasiswa KKN IAI Sunan Giri Bojonegoro mengeploitasi dengan memplopori wisata murah W.S.P Kanalan yang bekerjasama dengan Pemerintah Desa Sumberarum, karang taruna "Generasi Mandiri", dan Nahdlatul Ulama beserta banom-banomnya.

"Pemuda harus menjadi pencipta sejarah yang positif bukan pengekor. Di sini kita benar-benar belajar menjadi fasilitator dalam mengembangkan potensi desa. Seperti di Desa Sumberarum ini menjadi Desa Ekowisata di wilayah Kecamatan Ngraho," harap mahasiswa semester VIII jurusan PAI ini.

Masih kata Bung Diki, sapaannya dalam Festival Solopelei ini ditutup dengan festival rebana dan pameran produk lokal yang berbahan dasar kelor untuk mengenalkan kepada masyarakat sekitar Kecamatan Ngraho, bahkan Kabupaten Bojonegoro.

Semetara itu Kepala Desa Sumberarum, Muksin dalam sambutannya  mengapresiasi kegiatan yang diprakasai oleh Mahasiswa KKN IAI Sunan Giri Bojonegoro bekerjasama Karang Taruna "Generasi Mandiri" dan Nahdlatul Ulama beserta banom-banomnya. Benar-benar menginspirasi masyarakat untuk lebih mandiri serta menjadi Desa Ekowisata.

"Ke depannya setelah kegiatan yang diprakasai temen-temen mahasiswa KKN IAI Sunan Giri Bojonegoro ini bisa berlanjut dan di teruskan oleh masyarakat," paparnya.

Kegiatan seperti ini, kata Muksin, sangat luar biasa. Bahkan, ke depannya bahan olahan rumahan seperti teh kelor, masker, W.S.P Kanalan dan Festival Rebana yang di rangkai dengan pameran produk lokal, menjadi program unggulan yang murah. "Serta menjadi brand dari Desa Sumberarum," harapannya.

Juara Festival Rebana :

Juara I : El - Burhan dari Mojorejo
Juara II : Nurul Musthofa dari Kalirejo
Juara III : Nawaitus Sholawat dari Kecamatan Trucuk

Tag : sumberarum, ngraho, bojonegoro, iai sunan giri

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 07 August 2019 15:00

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten Sebanyak 29 wartawan telah bekerja keras melewati Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-27 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, yang bekerjasama dengan SKK Migas dan KKKS. Selama dua hari 6-7...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat