07:00 . Jangan Makan 4 Bagian Ayam Berikut Demi Kesehatan   |   06:00 . Aksi Panggung Kesenian Negara Thailand di Bojonegoro   |   00:00 . Wow...! Perang Nasi di Tondomulo, Ada Apa?   |   23:30 . Syahdunya Jagong Pitulasan Bareng Gusdurian   |   23:00 . Kesenian Sandur Pukau Ratusan Masyarakat Bojonegoro   |   22:00 . KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018   |   21:00 . Pecah, Tawa Penonton Saat Saksikan Persembahan Drama PBSI   |   20:00 . Tingkatkan Jiwa Sosial, SMPN 1 Kanor Tutup MPLS dengan Baksos   |   19:00 . Harga Murah, Bule Borong Belimbing Di Ngringinrejo-Bojonegoro   |   18:00 . Forpimka Cup 2019, Sumuragung Fc Ungguli Tuluungrejo FC   |   17:00 . Sosialisasi Hukum, Terungkap Narkoba Rawan Beredar di Bojonegoro   |   16:00 . Target Serapan Beras Ke Petani Kini Tinggal 10 Persen   |   15:00 . Berdayakan Lansia Menjadi Semakin Produktif   |   14:30 . Kegiatan 12 Meter di Jalur Pipa Harus Dapat Izin EMCL   |   14:00 . Lawan Timnas U-19, Persibo Bawa 20 Pemain   |  
Thu, 18 July 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 28 January 2019 12:00

Aksi Massa Aliansi PMII GMNI Bojonegoro

PMII-GMNI Desak Kejari Tuntaskan Kasus Korupsi

PMII-GMNI Desak Kejari Tuntaskan Kasus Korupsi

Kontributor: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Aksi Massa Aliansi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Bojonegoro menyuarakan kasus korupsi di Kabupaten Bojonegoro.

Koordinator Aksi, Hendro Susilo mengatakan, ada empat petisi yang dibawa di antaranya, dugaan penyalahgunaan wewenang Inspektorat Bojonegoro dalam penggunaan anggaran tahun 2015-2017 yang berpotensi menimbulkan kerugian negara.

Kemudian, kasus korupsi BIMTEK (Bimbingan Teknis) DPRD Bojonegoro tahun 2012 yang dinilai kasus tersebut hingga saat ini belum tuntas. Lantaran ada puluhan Anggota Dewan yang belum diproses hukum.

"Kami mendesak supaya Kejari segera menuntaskan kasus korupsi tersebut," katanya kepada blokBojonegoro.com, Senin (28/1/2019).

Lalu, lanjut dia, dugaan Mark Up Anggaran Pembangunan Dam (Pintu Air) di Desa Pilanggede, Kecamatan Balen yang saat ini masih pada tahap pemeriksaan saksi dan belum ditetapkan tersangka.

Ia menambahkan, kasus dugaan Penggelapan Pajak Bumi dan Bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB P2)
yang dilakukan dua oknum Perangkat Desa (Perades) di Desa Talok dan satu  Perades wotongare, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro.

"Komitmen kami menuntut supaya Kejari tidak janji-janji saja untuk menuntaskan kasus korupsi di Bojonegoro," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Bojonegoro I Gde Ngurah Sriada saat menemui peserta aksi mengatakan, bahwa pihaknya komitmen dalam penanganan dan pemberantasan kasus korupsi.

"Kami komitmen memberantas dan menuntaskan kasus korupsi di Bojonegoro," pungkasnya. [yud/ito]

Tag : demo, pmii, gmni, bojonegoro, korupsi

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 17 July 2019 22:00

    KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018

    KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018 Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MI Kecamatan Kapas melaksanakan Bimbingan Teknis K13 Revisi Tahun 2018 yang akan berlangsung selama 4 hari dari tanggal 17 hingga 20 Juli 2019. Kegiatan ini berlangsung...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat