19:00 . Pemkab Bojonegoro Adakan Musrenbang Khusus Perempuan   |   16:00 . Jajaran OPD Hingga Dandim 0813 Hadiri Pengukuhan dan Rakor MUI   |   15:00 . Kuota Belajar Berlanjut, Dana BOS Majemuk Lebih Afirmatif   |   14:00 . Pemerintah Desa Rencanakan Pembangunan Pasar Kepohbaru   |   13:00 . Muscab, Anna Mu'awanah Terpilih Jadi Ketua DPC PKB Bojonegoro   |   12:00 . Pengukuhan dan Rakor, MUI Pelayan Umat dan Mitra Pemerintah   |   10:00 . DPC PKB Bojonegoro Gelar Muscab Virtual, Dibuka Gus Ami   |   09:00 . Tim Pakar Satgas Beri Penjelasan Tentang Mutasi Virus Covid-19   |   08:00 . Kesembuhan COVID-19 Meningkat Lagi Menjadi 1.189.510 Orang   |   07:00 . WHO Berharap Negara Tak Kendor Perangi Covid-19   |   05:00 . 8 Sembuh, 8 Kasus Baru dan 1 Meninggal Dunia   |   21:00 . Besok PKB Gelar Muscab, Begini Mekanisme Pemilihan Ketua   |   20:00 . Muscab PKB Tetapkan 5 Nama dari DPP   |   18:00 . Swasta Berpeluang Sukseskan Percepatan Pengembangan Vaksin Merah Putih   |   17:00 . Sambil Gowes Disdik Pantau Pemanfaatan Sifajargoro   |  
Mon, 08 March 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Terlibat Judi, Oknum Guru PNS Tertangkap Polres Bojonegoro

blokbojonegoro.com | Tuesday, 29 January 2019 09:00

Terlibat Judi, Oknum Guru PNS Tertangkap Polres Bojonegoro

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Awal Januari tahun 2019, salah satu oknum guru PNS mata pelajaran Penjaskes dari salah satu SDN di Kecamatan Balen tertangkap oleh aparat kepolisian.  PNS itu melakukan tindak perjudian dan saat ini kini menunggu proses hukum lebih lanjut.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro, Hanafi membenarkan adanya salah satu PNS di lingkungannya yang kini terkena kasus perjudian. Itu berdasarkan surat laporan dari Kepala UPT  Pendidikan Wilayah VIII dan kini surat itu sudah masuk ke Kantor Disdik Bojonegoro.

"Saat ini, surat laporan tersebut sudah diproses dan akan dilaporkan kepada Bupati Bojonegoro, dengan tembusan surat BKPP Bojonegoro," ucapnya kepada blokBojonegoro.com, Selasa (29/1/2019).

Hanafi menambahkan dengan tersandungnya kasus itu, terhitung mulai tanggal 7 Januari 2019 lalu oknum PNS yang mengajar bidang studi Penjaskes sudah tidak masuk kerja dan saat ini kekosongan guru  itu. Kepala Sekolah telah menunjuk guru Penjaskes guna mengisi kekosongan guru tersebut.

"Sedangkan oknum PNS kini diamankan di Mapolres Bojonegoro guna proses hukum lebih lanjut"tutur Hanafi.

Saat disinggung terkait sanksi yang diberikan kepada oknum PNS itu, Hanafi menjelaskan tentang sanksi masih menunggu keputusan tetap dari pengadilan. Sedangkan Disdik Bojonegoro hanya memproses sementara tidak dicairkan tunjangan profesi guru.[saf/ito]

Tag : Judi, guru, penjaskes, balen


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat