14:00 . Oktober 2019, Refita Diberangkatkan di Kejurnas   |   13:00 . 524 Siswa SMKN2 Resmi Diwisuda, ini Harapan Para Guru   |   12:00 . Kurang Pagu, PPDB Jalur Offline Dibuka Sehari   |   11:00 . Suami Ketua Ansor, Istri Ketua Fatayat Bersaing di Samberan   |   10:00 . Dari 38, Bojonegoro Peringkat 8 Perolehan Medali   |   09:00 . Bisa Daftar dari Rumah, SMAN 4 Bojonegoro Tetap Buka Layanan   |   08:00 . Sempat Melambung Tinggi, Kini Harga Kencur Anjlok   |   07:00 . Manfaat Menatap Mata Bayi   |   22:00 . Wabup Berharap Santri Bojonegoro Terus Berprestasi   |   21:00 . Aksi Trail Bojonegoro   |   20:00 . Halal Bi Halal ala Rider Trail   |   19:00 . Rider Trail Halal Bi Halal Masuk Hutan   |   18:00 . Pasca Lebaran, Harga Kebutuhan Pokok Berangsur Turun   |   17:00 . Tahun Ajaran Baru, Pedagang Perlengkapan Sekolah Kebanjiran Pembeli   |   16:00 . Reog Bopo Roso Meriahkan CFD Bojonegoro   |  
Mon, 17 June 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 29 January 2019 09:00

Terlibat Judi, Oknum Guru PNS Tertangkap Polres Bojonegoro

Terlibat Judi, Oknum Guru PNS Tertangkap Polres Bojonegoro

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Awal Januari tahun 2019, salah satu oknum guru PNS mata pelajaran Penjaskes dari salah satu SDN di Kecamatan Balen tertangkap oleh aparat kepolisian.  PNS itu melakukan tindak perjudian dan saat ini kini menunggu proses hukum lebih lanjut.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro, Hanafi membenarkan adanya salah satu PNS di lingkungannya yang kini terkena kasus perjudian. Itu berdasarkan surat laporan dari Kepala UPT  Pendidikan Wilayah VIII dan kini surat itu sudah masuk ke Kantor Disdik Bojonegoro.

"Saat ini, surat laporan tersebut sudah diproses dan akan dilaporkan kepada Bupati Bojonegoro, dengan tembusan surat BKPP Bojonegoro," ucapnya kepada blokBojonegoro.com, Selasa (29/1/2019).

Hanafi menambahkan dengan tersandungnya kasus itu, terhitung mulai tanggal 7 Januari 2019 lalu oknum PNS yang mengajar bidang studi Penjaskes sudah tidak masuk kerja dan saat ini kekosongan guru  itu. Kepala Sekolah telah menunjuk guru Penjaskes guna mengisi kekosongan guru tersebut.

"Sedangkan oknum PNS kini diamankan di Mapolres Bojonegoro guna proses hukum lebih lanjut"tutur Hanafi.

Saat disinggung terkait sanksi yang diberikan kepada oknum PNS itu, Hanafi menjelaskan tentang sanksi masih menunggu keputusan tetap dari pengadilan. Sedangkan Disdik Bojonegoro hanya memproses sementara tidak dicairkan tunjangan profesi guru.[saf/ito]

Tag : Judi, guru, penjaskes, balen

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 02 June 2019 08:00

    IPNU-IPPNU Temayang Gelar Grand Finas Festival Oklek

    IPNU-IPPNU Temayang Gelar Grand Finas Festival Oklek Mengambil tema "Pelajar Millineal Menjaga Tradisi Budaya Lokal" Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Temayang gelar grand final Festival Oklek Ke-7,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Friday, 24 May 2019 13:00

    Apprentice Program PEPC 2019

    Akan Ditutup, Pendaftar Beasiswa Diploma Membludak

    Akan Ditutup, Pendaftar Beasiswa Diploma Membludak Beberapa jam lagi menjelang penutupan pendaftaran, jumlah pelamar beasiswa pendidikan diploma guna menjaring Calon Operator Proyek Jambaran-Tiung Biru yang dikelola oleh PT Pertamina EP Cepu (PEPC). Hingga Jumat (25/4/2019) pagi...

    read more