09:00 . Entri Data: Dipaksa Dulu, Budaya Kemudian   |   07:00 . 5 Cara Atasi Keringat Berlebih pada Area Ketiak   |   21:00 . KKN IAI Sunan Giri Gelar Lomba Mewarnai   |   20:00 . Lomba Mewarnai KKN IAI di Sarangan   |   19:00 . Tingkatkan Sdm Bidang IT, Pemkab Undang #Amazon   |   18:00 . Disperta Dorong Galakkan Tanam Porang   |   17:00 . 542 Mahasiswa Menerima Beasiswa dari Pemkab Bojonegoro Tahun 2019   |   16:00 . Sukseskan Pilkades, Polres Libatkan Da’i Kamtibmas   |   15:00 . Puskemas Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Atas Virus Corona   |   14:00 . Pemkab Siapkan Ketentuan Bagi Calon Kades Mengundurkan Diri   |   13:00 . Mahasiswa IAI Sunan Giri Bojonegoro Kenalkan Pemasaran Digital   |   12:00 . Enam Wanita di Eks Lokalisasi Diamankan, Satu Diduga Positif HIV   |   11:00 . Tingkatkan SDM Bidang IT, 160 Guru SMP Dilatih   |   10:00 . Wujudkan Era 4.0, Pemkab Hadirkan Amazon Web Service di Bojonegoro   |   09:00 . Perdes yang Antisipasi Pencuri Porang   |  
Tue, 28 January 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 29 January 2019 09:00

Terlibat Judi, Oknum Guru PNS Tertangkap Polres Bojonegoro

Terlibat Judi, Oknum Guru PNS Tertangkap Polres Bojonegoro

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Awal Januari tahun 2019, salah satu oknum guru PNS mata pelajaran Penjaskes dari salah satu SDN di Kecamatan Balen tertangkap oleh aparat kepolisian.  PNS itu melakukan tindak perjudian dan saat ini kini menunggu proses hukum lebih lanjut.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro, Hanafi membenarkan adanya salah satu PNS di lingkungannya yang kini terkena kasus perjudian. Itu berdasarkan surat laporan dari Kepala UPT  Pendidikan Wilayah VIII dan kini surat itu sudah masuk ke Kantor Disdik Bojonegoro.

"Saat ini, surat laporan tersebut sudah diproses dan akan dilaporkan kepada Bupati Bojonegoro, dengan tembusan surat BKPP Bojonegoro," ucapnya kepada blokBojonegoro.com, Selasa (29/1/2019).

Hanafi menambahkan dengan tersandungnya kasus itu, terhitung mulai tanggal 7 Januari 2019 lalu oknum PNS yang mengajar bidang studi Penjaskes sudah tidak masuk kerja dan saat ini kekosongan guru  itu. Kepala Sekolah telah menunjuk guru Penjaskes guna mengisi kekosongan guru tersebut.

"Sedangkan oknum PNS kini diamankan di Mapolres Bojonegoro guna proses hukum lebih lanjut"tutur Hanafi.

Saat disinggung terkait sanksi yang diberikan kepada oknum PNS itu, Hanafi menjelaskan tentang sanksi masih menunggu keputusan tetap dari pengadilan. Sedangkan Disdik Bojonegoro hanya memproses sementara tidak dicairkan tunjangan profesi guru.[saf/ito]

Tag : Judi, guru, penjaskes, balen


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat