22:30 . 2 Hari Stagnan Tak Ada Tambah Sembuh dan Positif Covid-19   |   16:00 . Total Hadiah Tabungan Jutaan Rupiah, ini Rincian untuk Lomba Foto   |   15:00 . Inilah Jadwal Pelayanan Donor Darah PMI Bojonegoro Juli 2020   |   14:00 . Hari Bhayangkara ke 74, PPA dan PDKB Kanor Gelar Bakti Sosial   |   13:00 . Persiapan Popda dan Porkab, Atlet Atletik Digenjot Latihan   |   12:00 . Berikut Panduan Naik KA Saat Pandemi Covid 19   |   10:00 . Resah, Ular Sanca Ukuran 1.5 Meter Diamankan   |   09:00 . Rapid Test Gratis untuk Peserta UTBK Calon Mahasiswa   |   08:00 . Intip Desa Sentra Perikanan   |   07:00 . Selain WFH, Ini 6 Hal yang Bikin Sakit Punggung   |   22:00 . Tak Ada Tambahan Sembuh dan Positif, PDP Bertambah 1 Orang   |   19:00 . Menggelitik....!!! Arga Marvel Pernah Juara Berhadiah 1 Sak Gabah   |   18:00 . Sesosok Mayat Wanita Mengapung di Bengawan   |   17:00 . Semangati Milenial Teladani Bung Karno Lewat Lomba Vlog dan Puisi   |   16:00 . Diduga Korsleting Listrik, 4 Rumah Warga Kasiman Terbakar   |  
Mon, 06 July 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 30 January 2019 19:00

Permintaan Kapur Turun, Munawi Mulai Produksi Meja Lipat

Permintaan Kapur Turun, Munawi Mulai Produksi Meja Lipat

Kontributor: A'imatun Khasanah

blokBojonegoro.com - Sempat digadang-gadang sebagai pembuka lapangan kerja yang mempekerjakan masyarakat sekitar, tempat produksi kapur tulis milik Munawi (52) yang ada sejak 20 tahun lalu, dan berada di Dusun Karung, Desa Tulungrejo saat ini produksinya menurun drastis.

Munawi bercerita, dulu orang sekitar menyebut tempat produksi kapurnya sebagai pabrik. "Tapi sekarang cuma saya yang memproduksi kapur bersama istri dalam skala kecil, karena konsumen sudah beralih menggunakan spidol tinta," ujarnya.

Melihat permintaan kapur baik dari distributor dan konsumen lokal menurun, Munawi pun berupaya berinovasi agar usahanya tetap berjalan. "Karena beliau juga tidak bisa berkebun karena asam uratnya" sahut Sriyatun (48) istri Munawi kepada awak bB.

Karena dirasa produksi kapur tulis sudah tidak begitu menjanjikan lagi. Munawi memulai usaha barunya, yakni membuat meja lipat dan papan tulis, kemudian dipasarkan di toko-toko dekat tempat tinggalnya yang dijual seharga Rp20.000.

Bapak 4 anak itu mengaku selama membuka usaha tidak pernah mendapatkan pelatihan sama sekali.

"Apalagi buat meja lipat sama papan tulis ini, saya cuma melihat dan membeli, kemudian melepas bagian-bagianya kemudian merangkai kembali. Dan akhirnya saya mencoba membuat sendiri," pungkasnya pada blokBojonegoro.com. [aim/lis]

Tag : kapur, meja lipat


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 16 June 2020 19:00

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau Guna meningkatkan SDM petani, khususnya petani tembakau, Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro mengadakan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) tembakau di kelompok tani Sumber Rejeki, Desa Bulu, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat