09:00 . Inilah Warga yang Dapat Penghargaan di HJB 343 Termasuk Nakes Pencegahan Covid   |   08:00 . 307 Pasien di Jatim Sembuh, Kasus Baru Tambah 300 Orang   |   07:00 . Kebiasaan Pegang Ponsel yang Memicu Nyeri Leher   |   06:00 . Digelar Berbeda Upcara Hari Jadi Bojonegoro Tetap Patuhi Protokol Kesehatan   |   05:00 . Alhamdulillah, Hasil Testing 86% Negatif Covid 19   |   04:00 . 4 Orang Sembuh, 7 Baru dan 1 Orang Dinyatakan Meninggal   |   20:00 . KPK RI Enggan Berkomentar Terkait Gugatan PI Blok Cepu   |   19:00 . Rapikan Administrasi, Askab PSSI Manfaatkan Teknologi   |   18:30 . Isolasi di Rumah   |   18:00 . Alumni Stikes Rajekwesi Jadi Tenaga Kesehatan di Luar Negeri   |   17:30 . 3 Wajib Lawan Covid   |   17:00 . Hadir di Ruang Sidang PN, Pengunjung Harus Patuhi Prokes   |   16:00 . Semua Menolak Replik Jawaban Tergugat   |   15:00 . Upacara HJB Ke-343 Dilaksanakan dengan Protokol Kesehatan   |   14:00 . 15 Orang Menerima Penghargaan dari Bupati Bojonegoro   |  
Wed, 21 October 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 30 January 2019 16:00

Produksi Kapur Tulis di Sumberrejo? Begini Saat Musim Hujan

Produksi Kapur Tulis di Sumberrejo? Begini Saat Musim Hujan

Kontributor: A'imatun Khasanah

blokBojonegoro.com - Tak banyak yang mengetahui keberadaan produksi kapur tulis rumahan di Bojonegoro. Lokasinya berada di kediaman Munawi, tepatnya di Dusun Karung, Desa Tulungrejo Kecamatan Sumberrejo.

Munawi mengaku Ia telah memproduksi kapur sejak 20 tahun yang lalu, dan sempat memiliki 5 karyawan yang membantunya membuat kapur tulis. "Tapi sekarang tinggal saya sama istri, soalnya kapur sudah tidak begitu laku," terangnya.

Apalagi, akhir-akhir ini cuaca memang tidak menentu ditambah lagi curah hujan yang lebat dan lama membuat usaha Munawi menjadi terganggu, karena masa produksi semakin lama.

"Kapur yang kering 2 hari bisa jadi, 4 hari baru kering selama hujan," jelas laki-laki 52 tahun itu pada awak bB.

Pertama kali memulai usahanya, Munawi mengaku dibiayai oleh distributor, dan hasil produksi langsung disetorkan ke Surabaya. Namun, sekarang hanya menyetorkan sebagian, dan sisanya digunakan untuk dijual di pasar.

Menurut Munawi, harga kapur di pasar masih stabil. Biasanya dirinya menjual 1 kardus berisi 45 kotak kapur putih seharga Rp55 ribu. "Sedangkan untuk kapur warna seharga Rp100 ribu," pungkas Munawi.[aim/ito]

Tag : kapur, tulis, sumberrejo, tulungrejo, bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Saturday, 22 August 2020 20:00

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023 Asosiasi Media Siber Indonesa (AMSI) kembali mempercayakan tampuk kepemimpinan kepada Wensesleus Manggut (Pemred Merdeka.com), sebagai Ketua Umum dan Wahyu Dhyatmika/Komang (Pemred Tempo), sebagai Sekretaris Jenderal periode 2020-2023 pada kongres kedua...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat