07:00 . 4 Cara Menjaga Hubungan Tetap Awet dengan Pasangan di Era Digital   |   19:00 . Emak-emak Nekat Tabrak Palang Pintu KA   |   18:00 . Target Curi Poin, Persibo Bawa 22 Pemain ke Gresik   |   17:00 . Dirangkai Berbagai Acara, Haul Mbah Singonoyo Sukorejo Meriah   |   16:00 . Patuhi Sanksi, Suporter Persibo Tak Akan Berangkat Ke Gresik   |   15:00 . Palang Pintu KA Patah Dipasang dengan Didriling dan Diikat Karet Ban   |   14:00 . Viral, Emak-Emak Tabrak Palang Pintu Kereta Api Hingga Patah   |   13:00 . Jelang Pelantikan Presiden, Polres Bojonegoro Apel Gelar Pasukan Pengamanan Imbangan   |   12:30 . Badan Mobil di Tengah Jalan, Macet Total   |   12:00 . Penumpang Pickup Jagal Sapi Asal Mabang   |   11:00 . Truk Vs Pickup di Proliman, Banyak Korban   |   10:00 . Sebelum Pengambilan Api Abadi, Bupati dan Wabup Ziarah Makam Leluhur   |   07:00 . Cara Pakai Bra yang Tepat Agar Payudara Selalu Sehat   |   18:00 . Selisih Gol, Awas Persibo Bisa Tergeser dari Puncak Klasemen   |   17:00 . Siswa SMAN 1 Kalitidu Belajar Energi Migas dengan EMCL   |  
Sat, 19 October 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 31 January 2019 11:00

Disperta Bojonegoro Maksimalkan Program Pertanian

Disperta Bojonegoro Maksimalkan Program Pertanian

Kontributor: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Progran pertanian diharapkan tepat sasaran dan maksimal dalam pelaksanaannya. Sehingga tahun ini sektor pertanian di Kabupaten Bojonegoro semakin menguntungkan petani.

Kepala Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Bojonegoro, Akhmad Djupari mengatakan, ada tiga program yang sudah dipersiapkan untuk menunjang sektor pertanian di Kota Ledre ini. Diantaranya adalah program Sekolah Lapang.

Program Sekolah Lapang ini mengajarkan para petani bagaimana bertanam yang baik. Mulai cara memupuk dan membasmi hama agar menghasilkan panen lebih maksimal.

"Program ini dialokasikan di seluruh desa di Kabupaten Bojonegoro," katanya kepada blokBojonegoro.com, Kamis (31/1/2019).

Ia menambahkan, dimana setiap desa menyediakan lahan seluas 1 hektar untuk sekolah lapang tersebut. Sedangkan biaya pupuk, bibit disediakan oleh Pemkab dan hasilnya untuk desa penyedia lahan.

Kemudian, program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP). Asuransi ini diperuntukan hanya bagi petani padi. Sehingga nantinya, jika terjadi gagal panen akibat banjir, diserang hama, petani akan mendapatkan klaim asuransi.

"Klaim asuransi sebesar Rp6 juta per hektar," ujarnya menjelaskan.

Sedangkan untuk pembayarannya sebesar Rp36.000 per hektar akan disediakan oleh APBD Kabupaten Bojonegoro. "Dalam pelaksanaannya, tetap kita maksimalkan," tandasnya.

Lalu, lanjut dia, Program Kartu Petani Mandiri (KPM). Program ini diperuntukan petani yang memiliki lahan maksimal 2 hektar dalam Satu Kepala Keluarga (KK). "Mekanisme penyalurannya melalui Kelompok Tani, dan besaran bantuannnya sebesar Rp2 juta per hektar," imbuh Jupari. [yud/mu]

Tag : pertanian bojonegoro

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 16 October 2019 09:00

    Petani Kedungadem Gotong Royong Melebarkan JUT

    Petani Kedungadem Gotong Royong Melebarkan JUT Untuk melancarkan mobilitas petani khususnya saat membawa benih, pupuk, dan hasil pertanian, Dinas Pertanian Bojonegoro membantu jalan usaha tani (JUT) kepada kelompok tani Tani Makmur I, Dukuh Mulung, Desa Ngrandu,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat