10:00 . Berdesak-Desakan, Pemilih di Desa Campurejo Pingsan   |   09:00 . Gerakan Pengendalian Penggerek Batang Disperta Lanjut di Balen   |   08:00 . Pilkades Serentak Bukan Hari Libur Daerah   |   07:00 . Riset: Anak Kedua Laki-laki Cenderung Lebih Nakal   |   21:00 . PDAM Macet, Begini Tanggapan Perusahaan   |   20:00 . Masyarakat Keluhkan Air PDAM Macet   |   19:00 . Lini Depan Kurang Tajam, Pelatih Persibo Terus Berburu Striker   |   18:00 . 352.567 Rokok Ilegal Dimushakan   |   17:00 . DPMD Pastikan Seluruh Desa Sudah Terima Dana Oprasional Pilkades   |   16:00 . Persiapkan Kondisi Fisik, Tim Futsal Porprov Bojonegoro Check Up Kesehatan   |   15:00 . Tingginya Pengangguran Pencaker Kurang Manfaatkan Media Informasi   |   14:00 . Kurangi Penggangguran Pasca Kelulusan Sekolah, UPT BLK Gelar Job Market Fair 2019   |   13:00 . PU Fraksi DPRD Dijawab Pemkab   |   12:00 . Sejarah Pilkades dari Masa ke Masa   |   11:00 . Bea Cukai Bojonegoro Musnahkan 352.567 Batang Rokok   |  
Wed, 26 June 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 31 January 2019 19:00

Hanyut di Sungai, Satu Korban Tenggelam

Hanyut di Sungai, Satu Korban Tenggelam

Kontributor: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Gondang, Kabupaten Bojonegoro mengakibatkan sungai meluap. Atas kejadian ini, dilaporkan dua warga terbawa arus sungai, Kamis (31/1/2019).

Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bojonegoro mengatakan, bahwa dua warga setempat dilaporkan hanyut di anak Kali Pacal (lor kali) Dusun Gondang, Desa/Kecamatan Gondang sekitar pukul 16.00 WIB.

"Satu korban selamat dan satu korban belum ditemukan," katanya.

Dua warga desa setempat adakah satu korban selamat bernama Lasmini (24) warga RT 02 RW 01 Dusun Gondang. Lalu, satu korban belum ditemukan bernama Watini (52) warga RT 02 RW 01 Dusun Gondang.

"Upaya muspika setempat serta masyarakat, melakukan pencarian di sungai anak Kali Pacal," katanya.

Kronologi kejadian tersebut saat korban pulang dari mncari daun gebang (bahan sapu) di hutan dan sekitar sungai pukul 14.00 wib. Kondisi waktu itu hujan deras, volume air lumayan tinggi.

Karena korban dan anaknya (kondisi autis) kemungkinan tidak bisa memperkirakan bahaya jika menyeberang. Namun pada akirnya korban menyebrang, tetapi saat menyebrang korban tenggelam.

"Sementara anaknya bisa diselamatkan oleh warga yang saat itu berada di lokasi," ujarnya.

Ia menambahkan, bahwa perkembangan saat ini aktifitas pencarian korban dihentikan sementara. Sebab cuaca tidak mendukung. Situasi dan kondisinya tidak memungkinkan untuk melakukan pencatian. "Pencarian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan keesokan harinya," imbuhnya. [yud/ito]

Tag : Tenggelam, gondang

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat