22:00 . Sambut Milad, Rumah Sakit Aisyiyah Gelar Lomba Tahfidz   |   21:00 . Pemdes dan Kelompok Tani Ngadiluhur Balen Kendalikan Tikus   |   20:00 . Kurangi Pengangguran, Disperinaker Buka Job Fair 2019 Selama Dua Hari   |   19:00 . Disdikda Akui Atap Plafon Salah Satu SDN di Kecamatan Ngraho Ambrol   |   18:00 . Kodim 0813 Bojonegoro Gelar Pembinaan Wasbang Bersama Komponen Masyarakat   |   17:00 . Darurat Bencana, Puting Beliung Masih Mengintai Bojonegoro   |   16:00 . Peralihan Musim, Bojonegoro Status Waspada Angin Kencang   |   15:00 . Kodim Bojonegoro Buka Akses Jalan Pertanian di Desa Cancung   |   14:00 . Harga Logam Mulia Naik Rp 2.000 Per Gram   |   13:00 . Angin Kencang Sebabkan Pohon Tumbang di Jalan Letu Suwolo   |   12:00 . 210 Pohon Rawan Tumbang di Bojonegoro Bakal Ditebang   |   11:00 . Awan Gelap di Atas Kota Bojonegoro   |   09:00 . Buruan Daftar Lebih Awal, ini Fasilitasnya   |   08:00 . Adu Kepala, Truk Tronton Pukul Mundur Bus   |   07:00 . Kacamata Kesehatan, Perawatan Terbaik untuk Mata   |  
Thu, 14 November 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 31 January 2019 12:00

Puskesmas dan Kartar Sukorejo Sosialisasikan DB di Sekolah

Puskesmas dan Kartar Sukorejo Sosialisasikan DB di Sekolah

Kontributor: A'imatun Khasanah

blokBojonegoro.com - Demam Berdarah Dengue (DBD) memang tidak asing lagi di telinga kita, khususnya masyarakat Bojonegoro. Sudah banyak pula tindakan yang dilakukan untuk memberantas penyakit ini. Seperti halnya yang dilakukan Puskesmas dan Karang Taruna Desa Sukorejo Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro ini.

Wahyudi, ketua Karang Taruna (Kartar) Desa Sukorejo menjelaskan, akhir-akhir ini wabah demam berdarah mulai menyebar di wilayahnya. "Di Desa Sukorejo sendiri sudah ada beberapa pasien yang terjangkit DB, bahkan sudah menelan 1 korban jiwa," terangnya kepada blokBojonegoro.com.

Dalam kegiatan ini bidan desa beserta karang taruna mengadakan penyuluhan dan pembentukan kader (Jumantik) Juru pemantau jentik cilik. Penyuluhan tersebut dimulai hari ini (31/1/2019). Bertempat di SDN Sukorejo Kecamatan Malo.

"Minimal kegiatan ini bisa memberi pengetahuan kepada anak-anak tentang cara mengurangi penyebaran DB dengan cara 4M plus yaitu menguras, menutup, mendaurulang, memantau plus cara lainnya untuk mencegah DB," jelas Dahlia (28) Bidan Puskesmas Sukorejo.

Mengingat berbagai cara yang sudah dilakukan Puskesmas dengan Pemerintah Desa dan masyarakat berharap pencegahan ini bisa memaksimalkan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) "Ayo kita galakan program satu rumah satu kader jumantik dan melakukan pemantauan jentik," pungkas Dahlia. [aim/mu]

Tag : nyamuk, dbd, sosialisasi

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat