20:00 . Aksi Para Santri Belajar Jadi Jurnalis   |   19:00 . Besok, 8.500 Santri dan Pelajar Upacara HSN 2019 di Alun-alun   |   18:00 . 30 Penyandang Difabel Diskusi Meningkatkan Produksi Chip Mocaf   |   17:00 . Geliat Meningkat, Eksportir Lirik UMKM Bojonegoro   |   16:00 . Tak Hanya Sekadar Kirab, 3.600 Santri Attanwir Tampilkan Kreatifitas   |   15:00 . Meriahkan Hari Santri, PonPes Attanwir Gelar Kirab Santri   |   14:00 . Wow....!! 3.600 Pelajar Sekolah Ini Pawai HSN 2019   |   13:00 . Koramil Baureno Kerja Bakti Bersih Rumah Terbakar bersama Warga   |   12:00 . Setelah ke China, Keripik Bojonegoro Diekspor ke Timur Tengah   |   11:00 . Inilah Tiga Urutan Hasil Test Calon Sekda Bojonegoro   |   10:00 . Sisa Satu Laga, Ini Komentar Pelatih Pasca Imbang Lawan PSG   |   09:00 . Persibo Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah 16 Besar Liga 3 Jatim   |   08:00 . Sinergi Dengan Pemkab, DPRD 'Ambyar' Digrebek Jonegaran   |   07:00 . Riset: Kanker Payudara Semakin Banyak Terjadi di Perempuan Usia Muda   |   21:00 . Upacara HJB ke-342, Pemkab Bojonegoro Berikan Penghargaan   |  
Tue, 22 October 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 01 February 2019 20:00

8 Pelaku Usaha Terima Peralatan dari EMCL

8 Pelaku Usaha Terima Peralatan dari EMCL

 
Reporter: Parto Sasmito
 
blokBojonegoro.com - Sebanyak 8 orang pelaku usaha kecil di wilayah Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro menerima peralatan usaha dari operator minyak dan gas bumi (migas) Lapangan Banyuurip, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), Jumat (1/2/2019) siang.
 
Bertempat di Balai Desa Ringintunggal, Kecamatan Gayam, acara serah terima peralatan dihadiri perwakilan kecamatan, kepala desa, tokoh masyarakat serta 8 penerima manfaat dari 7 desa.
 
Para pelaku usaha yang menerima peralatan itu dari kelompok maupun pribadi, di antaranya yang menjalankan usaha kerajinan bambu di Desa Beged, pengrajin batik di Mojodelik, penjual olahan makanan di Mojodelik, penjual olahan makanan karang taruna Ringintunggal, pedagang kopi di Begadon, jasa sablon di Desa/Kecamatan Gayam, serta kelompok pembuat pupuk di Desa Jelu dan ternak kambing karang taruna Desa Tengger, Kecamatan Gayam.
 
Salah satu penerima manfaat, Aditya yang menjalankan usaha bersama karang taruna di Desa Tengger, Kecamatan Ngasem menyampaikan terimakasih atas bantuan peralatan dari EMCL berupa alat pencacah untuk pakan ternak kambing.
 
Adit mengatakan, alat itu bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak yang saat ini jumlahnya ada 30 ekor kambing. Biasanya, peternak mencari pakan di dalam hutan sekitar 1 km dari desa dengan mengendarai sepeda motor. Saat musim hujan, akses masuk  hanya bisa jalan kaki, sehingga susah untuk mendapatkan pakan.
 
"Dengan alat cacah ini, mengolah pakan untuk ternak lebih banyak. Ada 3 yang bisa diolah, yakni rumput, kulit kacang dan bonggol jagung. Selain untuk ternak kami, cacah dari limbah menjadi tepung itu bisa untuk pakan ternak warga seperti kelinci maupun yang lain," papar Adit yang sudah mulai menjalankan usaha ternak bersama karang taruna sejak tahun 2017 itu.
 
Berbeda dengan penerima manfaat dari Desa Ringintunggal Kecamatan Gayam. Nur Hasyim mengaku mulai menjalankan usaha di bidang angkringan yang dikelola Karang Taruna Djoko Tole desa setempat, sejak akhir tahun 2017 dengan omset awal Rp300 ribu per hari, kini sudah mencapai 2 sampai 3 juta rupiah setiap harinya.
 
"Bantuan rombong display makanan diharapkan bisa lebih menunjang kegiatan jual beli di angkringan kami, sehingga menambah pendapatan," papar Nur Hasyim.
 
Kepala Desa Ringintunggal, Pandil mengapresiasi dukungan kepada para pemuda di desanya. Kelompok usaha Karang Taruna Desa Ringintunggal memang tergolong maju. Usaha makan minuman yang dikelola mereka selalu laris.
 
“Para pemuda ini kan sudah punya kemauan, juga ada kemajuan. Ditambah dukungan EMCL. Maka makin majulah usaha mereka,” ujar Pandil.
 
Perwakilan dari EMCL,  Ichwan Arifin yang menyerahkan peralatan usaha itu menyampaikan, mereka yang terpilih mendapatkan peralatan, dengan kreteria mempunyai usaha yang sudah dan masih berjalan, terlibat aktif di kegiatan sosial di desa. "Serta sosok pemuda yang bisa menginspirasi," ungkapnya.
 
Ichwan menambahkan, kegiatan ini, adalah bagian dari upaya ExxonMobil menjaga hubungan baik dengan masyarakat sekitar, walaupun tugas pokok ExxonMobil adalah melakukan kegiatan project. "Kami berharap dan kami akan bangga apabila kontribusi peralatan ini bisa dimanfaatkan dan dirawat dengan baik oleh pelaku usaha. Sehingga usaha yang selama ini berjalan bisa berkembang lebih baik ke depan," harapnya. [ito/lis]
 
Adapun jenis peralatan yang diberikan oleh EMCL kepada pelaku usaha, di antaranya:
 
1. Kerajinan anyaman bambu di Desa Beged: kompresor, bor duduk 16mm dan mesin mata bor.
2. Ternak kambing karang taruna Desa Tengger: mesin pencacah rumput 6,5pk
3. Pengrajin batik mojodelik: peralatan batik (alat cap batik, canting dan malam)
4. Penjual olahan makanan karang taruna Ringintunggal: Rombong display makanan
5. Pedagang kopi Begadon: Mesin sangrai kopi kecil
6. Jasa sablon Gayam: peralatan sablon
7. Produksi pupuk organik: peralatan produksi
8. Penjual olahan makanan Mojodelik: kompor besar, blender/juicer, dan hand sealer

Tag : bantuan, emcl

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 16 October 2019 09:00

    Petani Kedungadem Gotong Royong Melebarkan JUT

    Petani Kedungadem Gotong Royong Melebarkan JUT Untuk melancarkan mobilitas petani khususnya saat membawa benih, pupuk, dan hasil pertanian, Dinas Pertanian Bojonegoro membantu jalan usaha tani (JUT) kepada kelompok tani Tani Makmur I, Dukuh Mulung, Desa Ngrandu,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat