20:00 . Diduga Puntung Rokok Menyebabkan Sebuah Rumah di Sukosewu Terbakar   |   19:00 . Meski Menang, Pelatih Persibo Mengaku Belum Puas   |   18:00 . Polres Bojonegoro Lakukan Pengamanan Ketat   |   17:00 . Persibo Gilas Arema Malang United 4-1   |   16:00 . Persibo Tutup Babak Pertama Dengan Skor 2-0   |   12:00 . Kemenag: Pengetahuan Bahaya Narkoba Harus Diberikan Pada Pelajar   |   11:00 . Camat Balen: Saya Belum Terima Laporan P-APBDes dan SK Panitia   |   10:00 . Warga Pertanyakan Seleksi Perangkat Desa Mulyorejo   |   09:00 . Saat Haji, Diprediksi Suhu Capai 47 Derajat   |   08:00 . Cegah Narkoba, Sosialisasi Wacana Tes Urine Calon Pengantin Dilakukan   |   07:00 . Mengapa Selalu Lapar Menjelang Tidur Malam ? Ini Sebab Paling Berbahaya   |   19:00 . Belasan CJH Bojonegoro Dipastikan Gagal Berangkat ke Tanah Suci   |   18:00 . Jamaah Haji Bojonegoro Bakal Diberangkatkan Mulai 31 Juli   |   17:00 . Puluhan CJH Bojonegoro Termasuk Kelompok Risti   |   16:00 . Jelang Idul Adha, Harga Cabai Merangkak Naik   |  
Mon, 22 July 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 02 February 2019 13:00

Warga Sukorejo Diduga Loncat dari Jembatan

Belum Ada Hasil, BPBD Lanjut Operasi Besar-besaran

Belum Ada Hasil, BPBD Lanjut Operasi Besar-besaran

Reporter: M. Anang Febri

blokBojonegoro.com - Proses pencarian tim BPBD Kabupaten Tuban terkait aksi nekat seorang warga yang loncat dari Jembatan Glendeng, Jumat (1/2/2019) malam kemarin, hingga siang ini belum juga menemukan titik terang.

Segenap tim baik dari BPBD, Tagana, beserta relawan potensi SAR, setidaknya sudah melakukan penyisiran sekitar Bengawan Solo sebanyak dua kali pada pagi pukul 07.00 Wib dan dilanjut pukul 10.00 Wib tadi.

"Kami sudah melakukan upaya pencarian dari pukul 22.00 malam kemarin, namun hingga pukul 24.00 menjelang Sabtu belum dapat kami temukan karena selain air keruh, juga banyak sampah yang menghambat proses pencarian," ujar salah satu Staf BPBD Kabupaten Tuban, Fredy sembari mengulas hasil penyisiran.

Selain arus deras, sambungnya, tim juga sudah melakukan perhitungan dengan menyelam, dan menemukan hasil kedalaman sungai sekitar 10 meter. Pasca dua kali dilakukan penyisiran di sejumlah lokasi dengan radius sekitar 4 kilometer arah timur Jembatan Glendeng, sementara ini belum ada hasil.

"Kita masih berupaya untuk melakukan pencarian hingga nanti sore," tegasnya.

Pantauan terkini di lokasi penyisiran, sudah ada sejumlah tim dari kantor Basarnas Surabaya. Pihaknya juga akan ikut membantu melakukan penyisiran dengan mengikuti pola yang sebelumnya diterapkan oleh SAR BPBD Tuban.

"Pola awal bagaimana, radius pencaraian berapa meter, kita ikuti pola awal dan screen kembali," papar Gian Ery Pramulya selaku Komandan Tim (Dantim) kantor SAR Surabaya di sela koordinasi dengan BPBD Tuban. [feb/rom]

Tag : pencarian korban, bengawan solo

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 17 July 2019 22:00

    KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018

    KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018 Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MI Kecamatan Kapas melaksanakan Bimbingan Teknis K13 Revisi Tahun 2018 yang akan berlangsung selama 4 hari dari tanggal 17 hingga 20 Juli 2019. Kegiatan ini berlangsung...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat