08:00 . DPRD Minta Bupati Segera Terbitkan Perbup Kepemudaan   |   07:00 . 7 Fakta tentang Menyusui   |   22:00 . Prestasi di Akhir Masa Jabatan, Polres Bojonegoro Terima Penghargaan Kemen PAN-RB   |   21:00 . Ansor Bojonegoro Sebut Pemuda Jadi Benteng Pengaruh Global   |   20:00 . Dinpora Gelar Diskusi Wicara Organisasi Kepemudaan   |   19:00 . Tahun 2020, Pemkab Akan Wujudkan Bosda   |   18:00 . Pasar Murah, Bentuk Kepedulian Pemkab Kepada Warga Bojonegoro   |   17:00 . Harga Logam Mulia, Hari Ini Dibuka Naik Rp 2.000 per Gram   |   16:00 . Sanksi Penunggak BPJS Kesehatan, Tak Bisa Mengurus Pelayanan Publik   |   15:00 . PT Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field Libatkan Stekholder Latih PKDB   |   14:00 . 2.700 Pendaftar CPNS Sudah Tentukan Formasi Pilihannya   |   13:00 . Kodim Bojonegoro Gelar Lomba Menjahit Disabilitas   |   12:00 . Tingkatkan Kecerdasan Motorik Anak Melalui Baby Spa   |   11:00 . 4 Proyek Strategis Hulu Migas di Jabanusa ini Diharapkan Sesuai Jadwal   |   10:00 . Sisi Lain Bisnis Pet Shop, Merawat Hewan Peliharaan Seperti Anak Sendiri   |  
Thu, 21 November 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 02 February 2019 13:00

Warga Sukorejo Diduga Loncat dari Jembatan

Belum Ada Hasil, BPBD Lanjut Operasi Besar-besaran

Belum Ada Hasil, BPBD Lanjut Operasi Besar-besaran

Reporter: M. Anang Febri

blokBojonegoro.com - Proses pencarian tim BPBD Kabupaten Tuban terkait aksi nekat seorang warga yang loncat dari Jembatan Glendeng, Jumat (1/2/2019) malam kemarin, hingga siang ini belum juga menemukan titik terang.

Segenap tim baik dari BPBD, Tagana, beserta relawan potensi SAR, setidaknya sudah melakukan penyisiran sekitar Bengawan Solo sebanyak dua kali pada pagi pukul 07.00 Wib dan dilanjut pukul 10.00 Wib tadi.

"Kami sudah melakukan upaya pencarian dari pukul 22.00 malam kemarin, namun hingga pukul 24.00 menjelang Sabtu belum dapat kami temukan karena selain air keruh, juga banyak sampah yang menghambat proses pencarian," ujar salah satu Staf BPBD Kabupaten Tuban, Fredy sembari mengulas hasil penyisiran.

Selain arus deras, sambungnya, tim juga sudah melakukan perhitungan dengan menyelam, dan menemukan hasil kedalaman sungai sekitar 10 meter. Pasca dua kali dilakukan penyisiran di sejumlah lokasi dengan radius sekitar 4 kilometer arah timur Jembatan Glendeng, sementara ini belum ada hasil.

"Kita masih berupaya untuk melakukan pencarian hingga nanti sore," tegasnya.

Pantauan terkini di lokasi penyisiran, sudah ada sejumlah tim dari kantor Basarnas Surabaya. Pihaknya juga akan ikut membantu melakukan penyisiran dengan mengikuti pola yang sebelumnya diterapkan oleh SAR BPBD Tuban.

"Pola awal bagaimana, radius pencaraian berapa meter, kita ikuti pola awal dan screen kembali," papar Gian Ery Pramulya selaku Komandan Tim (Dantim) kantor SAR Surabaya di sela koordinasi dengan BPBD Tuban. [feb/rom]

Tag : pencarian korban, bengawan solo

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat