20:00 . Aksi Para Santri Belajar Jadi Jurnalis   |   19:00 . Besok, 8.500 Santri dan Pelajar Upacara HSN 2019 di Alun-alun   |   18:00 . 30 Penyandang Difabel Diskusi Meningkatkan Produksi Chip Mocaf   |   17:00 . Geliat Meningkat, Eksportir Lirik UMKM Bojonegoro   |   16:00 . Tak Hanya Sekadar Kirab, 3.600 Santri Attanwir Tampilkan Kreatifitas   |   15:00 . Meriahkan Hari Santri, PonPes Attanwir Gelar Kirab Santri   |   14:00 . Wow....!! 3.600 Pelajar Sekolah Ini Pawai HSN 2019   |   13:00 . Koramil Baureno Kerja Bakti Bersih Rumah Terbakar bersama Warga   |   12:00 . Setelah ke China, Keripik Bojonegoro Diekspor ke Timur Tengah   |   11:00 . Inilah Tiga Urutan Hasil Test Calon Sekda Bojonegoro   |   10:00 . Sisa Satu Laga, Ini Komentar Pelatih Pasca Imbang Lawan PSG   |   09:00 . Persibo Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah 16 Besar Liga 3 Jatim   |   08:00 . Sinergi Dengan Pemkab, DPRD 'Ambyar' Digrebek Jonegaran   |   07:00 . Riset: Kanker Payudara Semakin Banyak Terjadi di Perempuan Usia Muda   |   21:00 . Upacara HJB ke-342, Pemkab Bojonegoro Berikan Penghargaan   |  
Tue, 22 October 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 02 February 2019 10:00

Warga Sukorejo Diduga Loncat dari Jembatan

Bukan Tontonan, Anak-anak Ini Malah Tonton Pencarian Korban

Bukan Tontonan, Anak-anak Ini Malah Tonton Pencarian Korban

Reporter: M. Anang Febri

blokBojonegoro.com - Proses penyisiran yang dilakukan oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Tuban, bersama Tagana dan SAR dari warga, menyedot perhatian masyarakat umum untuk melihat langsung ke lokasi.

Baca juga: Diduga Terbentur Masalah, Warga Sukorejo Nyebur Bengawan

Mirisnya lagi, aktivitas yang harusnya tak menjadi tontonan publik itu malah digunakan banyak kalangan untuk sekadar eksis dan update informasi terkini. Bahkan, di lokasi bantaran dekat Jembatan Glendeng, nampak sejumlah anak sekolah terlibat di dalamnya.

Pantauan di lokasi pencaraian, tampak beberapa siswa PAUD yang juga didampingi oleh orangtuanya menyaksikan langsung operasi SAR yang tengah berlangsung. Selebihnya anak-anak dari Madrasah Ibtidaiyah (MI) desa sempat juga ikut berjibaku menonton ke bantaran Bengawan Solo.

bb-korban-2

"Lha sudah pulang, ini ibunya mau nonton jadinya bawa anak sekalian," kata Tini, warga sekitar yang berada di bantaran Bengawan, Sabtu (2/2/2019).

Selain itu, anak-anak MI ketika ditanya tentang keberadaannya di lokasi pencarian, menjawab bahwa mereka sekadar ingin tahu bagaimana kegiatan dan keadaan Bengawan saat ini. Mengingat, tadi malam terjadi aksi nekat warga loncat dari Jembatan.

"Ya lihat saja. Ini istirahat, makanya ke sini," kata para siswa MI yang berasal dari kelas 4, 5 dan 6 itu.

Adapun pantauan terkini dari bantaran sungai terpanjang di Pulau Jawa itu, proses pencarian korban masih berlanjut. [feb/rom]

bb-korban-8

Tag : korban, bunuh diri, pencarian, bengawan solo

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 16 October 2019 09:00

    Petani Kedungadem Gotong Royong Melebarkan JUT

    Petani Kedungadem Gotong Royong Melebarkan JUT Untuk melancarkan mobilitas petani khususnya saat membawa benih, pupuk, dan hasil pertanian, Dinas Pertanian Bojonegoro membantu jalan usaha tani (JUT) kepada kelompok tani Tani Makmur I, Dukuh Mulung, Desa Ngrandu,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat