20:00 . Komplotan Pencuri Antar Provinsi Incar Nasabah Bank di Bojonegoro Berhasil DIbekuk   |   19:00 . DPRD Dorong Pemberian Intensif Guru Madrasah   |   18:00 . Ali Fauzi: Terorisme Bukan Hanya Terlihat dari Penampilan Fisik   |   17:00 . Pohon yang Ditebang, Akan Diganti dengan Jenis ini   |   16:00 . KIA di Bojonegoro Masih Tercetak 40 Persen   |   15:00 . Sering Nonton Film Porno, Kakek di Sukosewu Cabuli Anak 8 Tahun   |   14:00 . Siswa SMPLB Putra Harapan Raih Juara Pertama di Peparpenas 2019   |   13:00 . Pentingnya 3 Pilar di Era 4.0   |   12:00 . Pemkab Bojonegoro Ajukan UMK 2020 Sebesar Rp 2.016.720   |   11:00 . Mendorong Generasi Muda Menjadi Energi Penggerak Bangsa   |   10:00 . Awal Pekan, Harga Logam Mulia Naik Rp 1.000 per Gram   |   09:00 . Instalasi Unik, Bikin Pengunjung Geleng-Geleng   |   08:00 . Diduga Akibat Bediang, Rumah di Ngrejeng Terbakar   |   07:00 . Susu dan Makanan yang Harus Dihindari Sebelum Berolahraga   |   18:00 . Pergantian Antar Waktu DKR Kecamatan Kanor Resmi Dilantik   |  
Tue, 19 November 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 02 February 2019 11:00

Warga Sukorejo Diduga Loncat dari Jembatan

Petugas Himbau Masyarakat Tak Ganggu Proses Pencarian Korban

Petugas Himbau Masyarakat Tak Ganggu Proses Pencarian Korban

Reporter: M. Anang Febri

blokBojonegoro.com - Sementara proses pencarian korban yang diduga terjun dari jembatan oleh  tim BPBD Tuban sudah bergulir dua tahap dari pagi tadi, pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Soko juga mengimbau kepada masyarakat umum agar ikut melancarkan jalannya proses pencarian.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Soko, AKP Yudi Hermawan mengatakan, pihaknya masih berupaya membantu melakukan proses pencarian terhadap korban, baik melakukan koordinasi dengan pihak BPBD Tuban dan Basarnas Provinsi Jawa Timur yang baru tiba siang ini.

"Untuk warga yang melihat proses pencarian, kita harapkan agar tidak menghalangi jalan di sekitar jembatan, supaya tak mengganggu akses lalu lintas di sepanjang jembatan Glendeng," terang Kapolsek kepada blokTuban.com, Sabtu (2/2/2019).

Pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati. Apalagi pada musim hujan seperti ini, jalan licin, air Bengawan Solo terus meluap serta arus semakin deras. Terutama pengguna jasa angkutan seperti perahu, agar lebih mengurangi aktivitasnya.

"Kita juga mengerahkan lima anggota untuk ikut membantu proses penyisiran di sejumlah titik jatuhnya korban, dan pengamanan lokasi percarian agar dapat berjalan dengan lancar," imbuhnya.

"Untuk pencarian sore nanti, kita akan melakukan pengamanan lebih pada titik yang berpotensi sebagai pusat singgahnya pengguna jalan, khususnya sekitar Jembatan," pungkasnya. [feb/rom]

Tag : korban, bengawan solo, pencarian, bunuh diri

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat