21:00 . Genap 4 Tahun, AMSI Konsisten Mewujudkan Ekosistem Digital yang Sehat   |   20:00 . Lagi, Pasangan Tak Suami Istri Terciduk Satpol PP di Kamar Kost   |   18:00 . Antisipasi Pembobolan Rekening, Polres Gelar Rakor dengan Pimpinan Bank   |   17:00 . Mancing, Cara Asyik Menanti Azan Maghrib   |   16:00 . Menjadi Kartini Inspiratif Masa Kini Melalui Empat Pilar   |   15:00 . Klaim Triwulan Pertama Tahun 2021, Santunan Korban Luka-luka Jasa Raharja Menurun   |   14:00 . Semarakkan Hari Kartini, Kopri PK Attanwir Gelar Kompetisi Fotogenik   |   13:00 . Waspada...! Lagi-lagi Ada Akun Medsos Mengatasnamakan Bupati Anna Mu'awanah   |   12:00 . Peringatan Hari Kartini, Wanita Turut Berperan Mengisi Pembangunan Bangsa   |   11:00 . Perkuat Protokol Kesehatan untuk Ramadan Lebih Aman   |   10:00 . Provinsi Prioritas PPKM Mikro Diminta Serius Dalam Pembentukan Posko   |   09:00 . Kesembuhan Covid-19 di Indonesia Terus Meningkat Mencapai 1.455.065 Orang   |   08:00 . Pemerintah Mendukung Inovasi Kesehatan Untuk Mewujudkan Kemandirian Bangsa   |   07:00 . Tingkat Ekonomi Keluarga Pengaruhi Usia Anak Terpapar Medsos, Kok Bisa?   |   05:00 . 3 Pasien Sembuh, 1 Tambahan Kasus Baru dan 1 Pasien Meninggal   |  
Tue, 20 April 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Warga Sukorejo Diduga Loncat dari Jembatan

Petugas Himbau Masyarakat Tak Ganggu Proses Pencarian Korban

blokbojonegoro.com | Saturday, 02 February 2019 11:00

Petugas Himbau Masyarakat Tak Ganggu Proses Pencarian Korban

Reporter: M. Anang Febri

blokBojonegoro.com - Sementara proses pencarian korban yang diduga terjun dari jembatan oleh  tim BPBD Tuban sudah bergulir dua tahap dari pagi tadi, pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Soko juga mengimbau kepada masyarakat umum agar ikut melancarkan jalannya proses pencarian.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Soko, AKP Yudi Hermawan mengatakan, pihaknya masih berupaya membantu melakukan proses pencarian terhadap korban, baik melakukan koordinasi dengan pihak BPBD Tuban dan Basarnas Provinsi Jawa Timur yang baru tiba siang ini.

"Untuk warga yang melihat proses pencarian, kita harapkan agar tidak menghalangi jalan di sekitar jembatan, supaya tak mengganggu akses lalu lintas di sepanjang jembatan Glendeng," terang Kapolsek kepada blokTuban.com, Sabtu (2/2/2019).

Pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati. Apalagi pada musim hujan seperti ini, jalan licin, air Bengawan Solo terus meluap serta arus semakin deras. Terutama pengguna jasa angkutan seperti perahu, agar lebih mengurangi aktivitasnya.

"Kita juga mengerahkan lima anggota untuk ikut membantu proses penyisiran di sejumlah titik jatuhnya korban, dan pengamanan lokasi percarian agar dapat berjalan dengan lancar," imbuhnya.

"Untuk pencarian sore nanti, kita akan melakukan pengamanan lebih pada titik yang berpotensi sebagai pusat singgahnya pengguna jalan, khususnya sekitar Jembatan," pungkasnya. [feb/rom]

Tag : korban, bengawan solo, pencarian, bunuh diri


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat