08:00 . BPKAD: Pemkab Transparan Kelola Keuangan   |   07:00 . Membiarkan Balita Bilang 'Enggak Mau' Ternyata Ada Manfaatnya   |   21:00 . Selamat Jalan Dek Kamila   |   19:00 . Bangunan Misterius Muncul di Bengawan Solo   |   16:00 . Wisata Kracakan Niagara Mini dan Rajut yang Tembus Amerika   |   15:00 . Polsek Kota dan Dishub Gelar Pembinaan Bagi Operator Perahu   |   14:00 . Pemerintah Tetap Pakai Skema Bagi Hasil Gross Split di Sektor Migas   |   13:00 . PMII Desak Bupati Jelaskan Uang Rakyat yang Didepositokan Rp2,9 T   |   12:00 . Aksi Mahasiswa Bojonegoro Soroti Silpa Tahun 2018   |   10:00 . DPRD Datangi Rumah Korban Dugaan Malpraktik RSUD Bojonegoro   |   08:00 . 100 Perempuan Bojonegoro Dilatih Menjadi Perajut   |   07:00 . Cerita Drama Tangisan Anak, Agar Keinginannya Terpenuhi   |   22:00 . Sambut Milad, Rumah Sakit Aisyiyah Gelar Lomba Tahfidz   |   21:00 . Pemdes dan Kelompok Tani Ngadiluhur Balen Kendalikan Tikus   |   20:00 . Kurangi Pengangguran, Disperinaker Buka Job Fair 2019 Selama Dua Hari   |  
Fri, 15 November 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 02 February 2019 02:00

Warga Sukorejo Diduga Loncat dari Jembatan

Sempat Dilakukan Penyisiran, TRC BPBD Tuban Lanjutkan Pencarian Esok

Sempat Dilakukan Penyisiran,  TRC BPBD Tuban Lanjutkan Pencarian Esok

Reporter: M. Anang Febri 

blokBojonegoro.com - Awalnya, pencarian warga Sukorejo yang diduga terjun dari Jembatan Glendeng akan dilakukan besok. Namun, pasca menerima laporan tentang kejadian seorang warga yang melompat dari atas Jembatan Glendeng, personel Tim Reaksi Cepat (TRC) dari BPBD Kabupaten Tuban sekitar pukul 23.30 langsung bergegas menuju lokasi sekitar Desa Simo, Kecamatan Soko.

Usai tiba, tim mengumpulkan sejumlah data terkait identifikasi serta pengenalan identitas warga terakhir sebelum melompat ke Bengawan. Dengan dibantu personel dari Kepolisian Sektor (Polsek) Soko, Satpol PP,  Tagana, beserta warga, tim memutuskan giat operasi SAR ke bantaran Bengawan.

"Kita baru akan tindak lanjuti, cuma sampai sejauh mana kita belum tahu. Lihat kondisinya, karena juga malam. Kita usaha menindaklanjuti," tutur Taufik selaku Kasi Kedaruratan BPBD Tuban.

Sesaat kemudian kendaraan truk BPBD berikut personel sudah bisa menepi pada wilayah dekat bantaran. Satu unit perahu karet dan peralatan pencarian telah disiapkan. Penerangan, perahu dan alat keselamatan siap, meluncurlah 4 petugas menyisir sungai terpanjang di Pulau Jawa itu.

Dari pantauan blokTuban.com, tim mulai bergerak melakukan operasi SAR dengan menyisir titik loncat warga asal Sukorejo Bojonegoro itu, yakni disekitaran tiang pancang penyangga jembatan. 

Pencarian terus dilakukan. Tim menyisir perairan Bengawan sepanjang 200 meter dari timur Jembatan penghubung 2 Kabupaten tersebut. Selang penyisiran dan assesment tim yang memakan waktu hampir 1 jam, tim belum juga menemukan tanda keberadaan objek pencarian.

"Kita lanjutkan besok. Tadi sudah kita lakukan asesmen dari titik loncat, sampai 200 meter timur Jembatan. Saat ini arusnya juga cukup deras, tak memungkinkan untuk menyelam. Sedangkan kedalaman sungai sekitar 10 meter, bahaya jika dilakukan penyelaman," kata salah satu anggota TRC BPBD Tuban, Bobi kepada blokTuban.com, Sabtu (2/2/2019) petang.

Ditambahkannya pula, hasil assesment tersebut juga diselingi keadaan arus atas yang membentuk pasaran cukup deras. Material sampah berwujud kayu, dan sampah bambu cukup berbahaya.

"Pencarian korban pada malam hari tidak efektif, tapi kita mengupayakan yang terbaik. Sehingga pencarian korban akan di lanjutkan esok pagi," pungkasnya. [feb/col]

Tag : jembatan, glendeng

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat