06:00 . Lagi Tren, Ini Resep Donat Lumer Bomboloni   |   21:00 . DLH Bojonegoro Gelar Pembinaan Bank Sampah   |   20:00 . Salah Faham, Klarifikasi Kakek yang Diusir Karena Beda Pilihan Calon Kades   |   19:00 . Polemik Pengusiran Kakek Asal Kumpulrejo Hanya Salah Faham   |   18:30 . HUT, Bupati Bersama Pengurus PDIP Ziarohi Bung Karno   |   18:00 . Tingkatkan Minat Baca, Siswa SLB Kunjungi Perpusda   |   17:30 . Beda Pilihan Calon Kades, Kakek Diusir   |   17:00 . Musim Hujan, Disnakkan Minta Peternak Unggas Perlu Waspada 2 Penyakit ini   |   16:00 . BKPP: Status SN Masih Diberhentikan Sementara   |   15:00 . Tak Kunjung Turun, Harga Cabai Malah Melambung Hingga Rp72.000 per Kilogram   |   14:00 . Diduga Beda Pilihan Pilkades, Kakek 80 Tahun Diusir dari Rumah   |   13:00 . Talkshow: Cerita Inspiratif Founder Drone Emprit Asal Desa - Part 2   |   12:00 . Pemkab Bojonegoro Bakal Gelar Tes Simulasi CAT CPNS   |   11:00 . 3 Lowongan Kepala Dinas Masih Sepi Pendaftar   |   10:00 . 2019 Target Pengunjung Perpusda Terpenuhi Dominasi Usia 17-25 Tahun   |  
Wed, 22 January 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 03 February 2019 10:00

Hahh..! Dugaan Pungli Asisten Pelayanan Kesehatan Menyeruak

Hahh..! Dugaan Pungli Asisten Pelayanan Kesehatan Menyeruak

Reporter: Wahyudi, dkk

blokBojonegoro.com – Belakangan ini, dugaan pungutan liar (pungli) menyeruak di Puskesmas yang ada di Kabupaten Bojonegoro. Bahkan, informasinya setiap Asisten Pelayanan Kesehatan dimintai Rp1 juta.

Informasi blokBojonegoro.com menyebutkan, setelah ada pengangkatan 401 orang tenaga pendukung pelayanan kesehatan pertengahan bulan Desember 2018, di beberapa Puskesmas dan ditengarai lebih banyak melakukan dugaan pungli dengan bungkus iuran Rp1 juta per orang.

Formasi yang mendapat SK dari Bupati Bojonegoro itu diantaranya bidan, perawat, Sarjana Kesehatan Masyarakat, analis kesehatan, rekam medis, sanitasi, farmasi, ahli gizi, penjaga malam, sopir ambulance, cleaning service dan tenaga administrasi.

“Indikasinya sudah sangat kuat dan bahkan telah masuk ke orang nomor satu di Bojonegoro,” kata sumber terpercaya kepada blokBojonegoro.com, Minggu (3/2/2019). Iuran itu muncul pertama kali di Puskesmas yang ada di wilayah barat Kabupaten Bojonegoro. Setelah itu, ada tim dari kabupaten yang melakukan investigasi untuk memastikannya.

“Bupati Anna Mu’awanah telah mendapatkan laporan juga. Kabarnya masih diperdalam lagi di lapangan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro, Ninik Susmiati saat dikonformasi mengaku kaget ada informasi iuran sampai Rp1 juta. Dirinya juga mendapatkan pesan lewat WA dari Bupati Anna.

“Tadi pagi saya juga ditanya oleh Bupati dan segera akan menyelidiki lebih lanjut,” pungkasnya. [yud/ito]

Ilustrasi foto: net

Tag : Puskesmas, pelayanan, kesehatan


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat