23:00 . Ibu-ibu di Lokasi TMMD Imbangan Diberikan Pelatihan Pembuatan Jamu   |   22:00 . 8 Orang Dinyatakan Sembuh dari Covid-19   |   21:30 . Pemkab Bojonegoro Kembali Berikan Layanan Rapid Tes Gratis   |   21:00 . PMI Bojonegoro Edukasi Santri Cara Hindari Covid   |   20:30 . Sakit Jantung, Seminggu Lalu Dirujuk ke Surabaya   |   20:00 . Agar Berjalan Sesuai Target, 3 Hal ini Tidak Sampai Terulang   |   19:30 . Turut Berduka, Ramai Ucapan Pak Santoso Wafat   |   19:00 . Warga di Kota ini Gunakan Pertalite, ini Alasannnya...   |   18:00 . Danrem 082/CPYJ Bersama Wartawan Komitmen Perangi Hoax   |   17:00 . Kemenag Jadwalkan Rukyatul Hilal 21 Juli, Guna Tentukan 1 Zulhijjah 1441 H   |   16:00 . Masih Kurang Pagu, Disdik Bojonegoro Belum Tentukan Buka PPDB Lagi   |   15:30 . Media Pop-up dan Movable Book Dikenalkan ke Guru dengan Aplikasi Zoom   |   15:00 . Bupati: Perlu Evaluasi Penekanan Pengendalian AKI AKB di Bojonegoro   |   14:00 . EMCL Serahkan Peralatan Pendukung untuk 36 Posyandu   |   13:00 . Potensi Ikan Tawar Terbesar, Bojonegoro Ditarget Mencapai 5.000 Ton   |  
Thu, 09 July 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 03 February 2019 10:00

Hahh..! Dugaan Pungli Asisten Pelayanan Kesehatan Menyeruak

Hahh..! Dugaan Pungli Asisten Pelayanan Kesehatan Menyeruak

Reporter: Wahyudi, dkk

blokBojonegoro.com – Belakangan ini, dugaan pungutan liar (pungli) menyeruak di Puskesmas yang ada di Kabupaten Bojonegoro. Bahkan, informasinya setiap Asisten Pelayanan Kesehatan dimintai Rp1 juta.

Informasi blokBojonegoro.com menyebutkan, setelah ada pengangkatan 401 orang tenaga pendukung pelayanan kesehatan pertengahan bulan Desember 2018, di beberapa Puskesmas dan ditengarai lebih banyak melakukan dugaan pungli dengan bungkus iuran Rp1 juta per orang.

Formasi yang mendapat SK dari Bupati Bojonegoro itu diantaranya bidan, perawat, Sarjana Kesehatan Masyarakat, analis kesehatan, rekam medis, sanitasi, farmasi, ahli gizi, penjaga malam, sopir ambulance, cleaning service dan tenaga administrasi.

“Indikasinya sudah sangat kuat dan bahkan telah masuk ke orang nomor satu di Bojonegoro,” kata sumber terpercaya kepada blokBojonegoro.com, Minggu (3/2/2019). Iuran itu muncul pertama kali di Puskesmas yang ada di wilayah barat Kabupaten Bojonegoro. Setelah itu, ada tim dari kabupaten yang melakukan investigasi untuk memastikannya.

“Bupati Anna Mu’awanah telah mendapatkan laporan juga. Kabarnya masih diperdalam lagi di lapangan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro, Ninik Susmiati saat dikonformasi mengaku kaget ada informasi iuran sampai Rp1 juta. Dirinya juga mendapatkan pesan lewat WA dari Bupati Anna.

“Tadi pagi saya juga ditanya oleh Bupati dan segera akan menyelidiki lebih lanjut,” pungkasnya. [yud/ito]

Ilustrasi foto: net

Tag : Puskesmas, pelayanan, kesehatan


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 16 June 2020 19:00

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau Guna meningkatkan SDM petani, khususnya petani tembakau, Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro mengadakan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) tembakau di kelompok tani Sumber Rejeki, Desa Bulu, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat