07:00 . Jangan Makan 4 Bagian Ayam Berikut Demi Kesehatan   |   06:00 . Aksi Panggung Kesenian Negara Thailand di Bojonegoro   |   00:00 . Wow...! Perang Nasi di Tondomulo, Ada Apa?   |   23:30 . Syahdunya Jagong Pitulasan Bareng Gusdurian   |   23:00 . Kesenian Sandur Pukau Ratusan Masyarakat Bojonegoro   |   22:00 . KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018   |   21:00 . Pecah, Tawa Penonton Saat Saksikan Persembahan Drama PBSI   |   20:00 . Tingkatkan Jiwa Sosial, SMPN 1 Kanor Tutup MPLS dengan Baksos   |   19:00 . Harga Murah, Bule Borong Belimbing Di Ngringinrejo-Bojonegoro   |   18:00 . Forpimka Cup 2019, Sumuragung Fc Ungguli Tuluungrejo FC   |   17:00 . Sosialisasi Hukum, Terungkap Narkoba Rawan Beredar di Bojonegoro   |   16:00 . Target Serapan Beras Ke Petani Kini Tinggal 10 Persen   |   15:00 . Berdayakan Lansia Menjadi Semakin Produktif   |   14:30 . Kegiatan 12 Meter di Jalur Pipa Harus Dapat Izin EMCL   |   14:00 . Lawan Timnas U-19, Persibo Bawa 20 Pemain   |  
Thu, 18 July 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 03 February 2019 10:00

Hahh..! Dugaan Pungli Asisten Pelayanan Kesehatan Menyeruak

Hahh..! Dugaan Pungli Asisten Pelayanan Kesehatan Menyeruak

Reporter: Wahyudi, dkk

blokBojonegoro.com – Belakangan ini, dugaan pungutan liar (pungli) menyeruak di Puskesmas yang ada di Kabupaten Bojonegoro. Bahkan, informasinya setiap Asisten Pelayanan Kesehatan dimintai Rp1 juta.

Informasi blokBojonegoro.com menyebutkan, setelah ada pengangkatan 401 orang tenaga pendukung pelayanan kesehatan pertengahan bulan Desember 2018, di beberapa Puskesmas dan ditengarai lebih banyak melakukan dugaan pungli dengan bungkus iuran Rp1 juta per orang.

Formasi yang mendapat SK dari Bupati Bojonegoro itu diantaranya bidan, perawat, Sarjana Kesehatan Masyarakat, analis kesehatan, rekam medis, sanitasi, farmasi, ahli gizi, penjaga malam, sopir ambulance, cleaning service dan tenaga administrasi.

“Indikasinya sudah sangat kuat dan bahkan telah masuk ke orang nomor satu di Bojonegoro,” kata sumber terpercaya kepada blokBojonegoro.com, Minggu (3/2/2019). Iuran itu muncul pertama kali di Puskesmas yang ada di wilayah barat Kabupaten Bojonegoro. Setelah itu, ada tim dari kabupaten yang melakukan investigasi untuk memastikannya.

“Bupati Anna Mu’awanah telah mendapatkan laporan juga. Kabarnya masih diperdalam lagi di lapangan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro, Ninik Susmiati saat dikonformasi mengaku kaget ada informasi iuran sampai Rp1 juta. Dirinya juga mendapatkan pesan lewat WA dari Bupati Anna.

“Tadi pagi saya juga ditanya oleh Bupati dan segera akan menyelidiki lebih lanjut,” pungkasnya. [yud/ito]

Ilustrasi foto: net

Tag : Puskesmas, pelayanan, kesehatan

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 17 July 2019 22:00

    KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018

    KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018 Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MI Kecamatan Kapas melaksanakan Bimbingan Teknis K13 Revisi Tahun 2018 yang akan berlangsung selama 4 hari dari tanggal 17 hingga 20 Juli 2019. Kegiatan ini berlangsung...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat