22:00 . Bank Jatim Cabang Bojonegoro Siap Sukseskan Program Satu Rekening Satu Pelajar   |   21:00 . Nakes dan ASN Meninggal, Masih Bandel Langgar Protokol Kesehatan ?   |   20:00 . 6 Orang Sembuh, Tambahan 4 Positif Covid-19 di Bojonegoro   |   19:00 . Ditarget Selesai Akhir Tahun, Pembangunan Pasar Banjarejo Capai 55 Persen   |   18:00 . Bahagia, Seribuan Sertifikat Hak Tanah Diterima Warga Sarirejo   |   17:00 . Di Bawah Etalase Bengkel, Ular 1.5 Meter Berhasil Dievakuasi Damkar   |   16:00 . 1 ASN Meninggal Karena Covid-19, Pemkab Akan Terapkan Work From Home   |   15:00 . Sebelum Menyesal Ingat Ini   |   14:00 . Ajak Masyarakat Disiplin Protokol Kesehatan, Moeldoko Kenakan Kaos ini...   |   13:00 . 56 Personel Kodim Bojonegoro Naik Pangkat   |   12:00 . Ayo Ikut Kompetisi PFMuda Pertamina Foundation   |   11:30 . Ingat Pesan Ibu, 3M   |   11:00 . Rayakan Ultah Ke-20 Biznet Tawarkan Promo dan Bonus Menarik   |   10:00 . VF: Alhamdulillah Saya Sembuh dari Covid-19   |   09:00 . Cerita Pasien Saat Terkonfirmasi Positif Covid   |  
Fri, 02 October 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 03 February 2019 19:00

Jalan Poros Kecamatan Ngasem dan Ngambon Dikeluhkan Pengendara

Jalan Poros Kecamatan Ngasem dan Ngambon Dikeluhkan Pengendara

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Pada musim penghujan sebagian jalan penghubung poros kecamatan mulai dikeluhkan pengendara. Alasannya, akibat endapan air, jalan mulai rusak dan berlubang. Seperti jalan perbatasan wilayah Kecamatan Ngasem-Ngambon.

"Jalan poros ini banyak yang berlubang," kata Afandi salah satu pengguna jalan asal Kecamatan Dander.

Menurutnya, karena rusak dan berlubang jalan penghubung dua kecamatan itu sekarang kondisinya sangat membahayakan. "Tepatnya di perbatasan Desa Setren Kecamatan Ngasem dan Desa Ngambon Kecamatan Ngambon," ucapnya.

Dengan kondisi itu diharapkan agar kondisi jalan itu perlu adanya perbaikan dari pihak instansi terkait. Selain itu, kerusakan tersebut juga diperparah dengan kurangnya lampu penerangan, di sekitar jalan penghubung itu. 

"Kalau siang masih lumayan kelihatan, namun yang dikhawatirkan kalau malam sangat membahayakan karena jalan banyak yang berlubang, terlebih lagi pada musim penghujan ini, pastinya lubang-lubang tersebut pasti tertutup air," ungkapnya.

Hal yang sama di katakan oleh Zaenal, menurutnya, jalan poros Kecamatan Ngasem dengan Kecamatan Ngambon merupakan jalan alternatif satu-satunya kedua penghubung kecamatan itu. Akan tetapi, kondisi jalan tersebut hingga saat ini masih belum ada perbaikan.

"Kalau musim hujan seperti ini, banyak genangan di mana-mana dan tidak sedikit pula masyarakat yang terperosok ke lubang itu, karena dirasa dangkal padahal lumayan dalam," ujar pria asal Ngumpakdalem, Kecamatan Dander.

Dengan kondisi jalan yang mulai berlubang dan aspalnya yang mulai mengelupas, diharapkan jalan poros ini dapat mendapatkan penanganan. [saf/lis]

Tag : jalan, lubang, jentik


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Saturday, 22 August 2020 20:00

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023 Asosiasi Media Siber Indonesa (AMSI) kembali mempercayakan tampuk kepemimpinan kepada Wensesleus Manggut (Pemred Merdeka.com), sebagai Ketua Umum dan Wahyu Dhyatmika/Komang (Pemred Tempo), sebagai Sekretaris Jenderal periode 2020-2023 pada kongres kedua...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat