20:00 . DPRD Dan Manajemen Persibo Suport Ansor Cup Balen   |   19:00 . 2020, Kemenag Bojonegoro Ajukan Tambahan Buku Nikah   |   18:00 . Tugas Pansel Berakhir, Begini Proses Lelang Jabatan Sekda   |   17:00 . Highlight, Persibo Vs Bumi Wali FC Liga 3 Jatim   |   16:30 . Mapeta FKMB: Bersinergi Solidkan Anggota untuk Bojonegoro   |   16:00 . Sebanyak 928 Rit Air Bersih Didistribusikan ke 68 Desa   |   15:00 . Awal Pekan Harga Emas Turun Rp2.000 Per Gram   |   14:00 . Kebakaran, Petugas Damkar Berhasil Selamatkan Dua Balita   |   13:00 . OPD Diimbau Kenakan Batik dan Busana Muslim di Tanggal ini   |   12:00 . Cabai Rawit Kembali Alami Kenaikan Harga   |   11:00 . 3:2 Persibo Menang Dramatis Vs Bumi Wali FC   |   10:00 . Persibo Kembali Rebut Puncak Klasemen Grup A   |   09:00 . Persibo Petik Kemenangan, Ini Komentar Kedua Pelatih   |   07:00 . 10 Tanda Anak Mengalami Gangguan Kesehatan Mental   |   23:00 . Akomodir Kader NU, PC Fatayat Bojonegoro Adakan LKD Profesional   |  
Mon, 14 October 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 03 February 2019 19:00

Jalan Poros Kecamatan Ngasem dan Ngambon Dikeluhkan Pengendara

Jalan Poros Kecamatan Ngasem dan Ngambon Dikeluhkan Pengendara

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Pada musim penghujan sebagian jalan penghubung poros kecamatan mulai dikeluhkan pengendara. Alasannya, akibat endapan air, jalan mulai rusak dan berlubang. Seperti jalan perbatasan wilayah Kecamatan Ngasem-Ngambon.

"Jalan poros ini banyak yang berlubang," kata Afandi salah satu pengguna jalan asal Kecamatan Dander.

Menurutnya, karena rusak dan berlubang jalan penghubung dua kecamatan itu sekarang kondisinya sangat membahayakan. "Tepatnya di perbatasan Desa Setren Kecamatan Ngasem dan Desa Ngambon Kecamatan Ngambon," ucapnya.

Dengan kondisi itu diharapkan agar kondisi jalan itu perlu adanya perbaikan dari pihak instansi terkait. Selain itu, kerusakan tersebut juga diperparah dengan kurangnya lampu penerangan, di sekitar jalan penghubung itu. 

"Kalau siang masih lumayan kelihatan, namun yang dikhawatirkan kalau malam sangat membahayakan karena jalan banyak yang berlubang, terlebih lagi pada musim penghujan ini, pastinya lubang-lubang tersebut pasti tertutup air," ungkapnya.

Hal yang sama di katakan oleh Zaenal, menurutnya, jalan poros Kecamatan Ngasem dengan Kecamatan Ngambon merupakan jalan alternatif satu-satunya kedua penghubung kecamatan itu. Akan tetapi, kondisi jalan tersebut hingga saat ini masih belum ada perbaikan.

"Kalau musim hujan seperti ini, banyak genangan di mana-mana dan tidak sedikit pula masyarakat yang terperosok ke lubang itu, karena dirasa dangkal padahal lumayan dalam," ujar pria asal Ngumpakdalem, Kecamatan Dander.

Dengan kondisi jalan yang mulai berlubang dan aspalnya yang mulai mengelupas, diharapkan jalan poros ini dapat mendapatkan penanganan. [saf/lis]

Tag : jalan, lubang, jentik

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 25 September 2019 16:00

    Info Loker: BMG Buka Lowongan Reporter bB

    Info Loker: BMG Buka Lowongan Reporter bB Perkembangan blokMedia Group (blokBojonegoro media dan blokTuban media) semakin pesat belakangan ini dengan pembaca yang terus meningkat untuk wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Hal itu membuat manajemen melakukan pembenahan, termasuk menambah...

    read more