18:00 . Bappeda Gelar Lokakarya Expose tentang Sanitasi Air   |   17:00 . Kemenag Hanya Jalankan Aturan, Diska Wewenag PA   |   16:00 . Pilbox Peninggalan Belanda   |   15:00 . Melihat Tradisi Nyekar Jumat Pahing   |   14:00 . Senin, Peserta Lelang Jabatan Tes Wawancara   |   13:00 . Bulog Pastikan Mutu Beras di Bojonegoro Layak   |   12:00 . Per 15 Desember KA Argo Bromo Anggrek Berhenti di Stasiun Bojonegoro   |   11:00 . Mengenal Lala, Security Wanita Gedung Pemkab   |   10:00 . Komisi C DPRD Bojonegoro Berkunjung ke Kantor PEPC   |   09:00 . Melihat Pasar Hewan di Bojonegoro Selatan   |   08:00 . Pengajian, Moment Guyub Warga Desa   |   07:00 . Tips Pekerjaan: Begini Cara Atasi Baper di Kantor   |   20:00 . Emak Emak Modin Belajar Merawat Jenazah   |   19:00 . 7 Kecamatan ini Terkena Dampak Hujan Disertai Angin Kencang   |   18:00 . 352 Modin Perempuan Ikuti Pelatihan Keperawatan Jenazah   |  
Fri, 13 December 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 03 February 2019 19:00

Jalan Poros Kecamatan Ngasem dan Ngambon Dikeluhkan Pengendara

Jalan Poros Kecamatan Ngasem dan Ngambon Dikeluhkan Pengendara

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Pada musim penghujan sebagian jalan penghubung poros kecamatan mulai dikeluhkan pengendara. Alasannya, akibat endapan air, jalan mulai rusak dan berlubang. Seperti jalan perbatasan wilayah Kecamatan Ngasem-Ngambon.

"Jalan poros ini banyak yang berlubang," kata Afandi salah satu pengguna jalan asal Kecamatan Dander.

Menurutnya, karena rusak dan berlubang jalan penghubung dua kecamatan itu sekarang kondisinya sangat membahayakan. "Tepatnya di perbatasan Desa Setren Kecamatan Ngasem dan Desa Ngambon Kecamatan Ngambon," ucapnya.

Dengan kondisi itu diharapkan agar kondisi jalan itu perlu adanya perbaikan dari pihak instansi terkait. Selain itu, kerusakan tersebut juga diperparah dengan kurangnya lampu penerangan, di sekitar jalan penghubung itu. 

"Kalau siang masih lumayan kelihatan, namun yang dikhawatirkan kalau malam sangat membahayakan karena jalan banyak yang berlubang, terlebih lagi pada musim penghujan ini, pastinya lubang-lubang tersebut pasti tertutup air," ungkapnya.

Hal yang sama di katakan oleh Zaenal, menurutnya, jalan poros Kecamatan Ngasem dengan Kecamatan Ngambon merupakan jalan alternatif satu-satunya kedua penghubung kecamatan itu. Akan tetapi, kondisi jalan tersebut hingga saat ini masih belum ada perbaikan.

"Kalau musim hujan seperti ini, banyak genangan di mana-mana dan tidak sedikit pula masyarakat yang terperosok ke lubang itu, karena dirasa dangkal padahal lumayan dalam," ujar pria asal Ngumpakdalem, Kecamatan Dander.

Dengan kondisi jalan yang mulai berlubang dan aspalnya yang mulai mengelupas, diharapkan jalan poros ini dapat mendapatkan penanganan. [saf/lis]

Tag : jalan, lubang, jentik


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Thursday, 12 December 2019 00:00

    Inilah Cara Ibu Melenial Memperingati Hari Ibu

    Inilah Cara Ibu Melenial Memperingati Hari Ibu Ada hal yang beda dalam pertemuan Arisan Rutin ibu PKK Gg. Namlo RT.04/RW.01 Kelurahan Mojokampung Bojonegoro. Dalam pertemuan kali ini dikemas dengan memperingati hari ibu, para ibu PKK sangat...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat