20:00 . Aksi Para Santri Belajar Jadi Jurnalis   |   19:00 . Besok, 8.500 Santri dan Pelajar Upacara HSN 2019 di Alun-alun   |   18:00 . 30 Penyandang Difabel Diskusi Meningkatkan Produksi Chip Mocaf   |   17:00 . Geliat Meningkat, Eksportir Lirik UMKM Bojonegoro   |   16:00 . Tak Hanya Sekadar Kirab, 3.600 Santri Attanwir Tampilkan Kreatifitas   |   15:00 . Meriahkan Hari Santri, PonPes Attanwir Gelar Kirab Santri   |   14:00 . Wow....!! 3.600 Pelajar Sekolah Ini Pawai HSN 2019   |   13:00 . Koramil Baureno Kerja Bakti Bersih Rumah Terbakar bersama Warga   |   12:00 . Setelah ke China, Keripik Bojonegoro Diekspor ke Timur Tengah   |   11:00 . Inilah Tiga Urutan Hasil Test Calon Sekda Bojonegoro   |   10:00 . Sisa Satu Laga, Ini Komentar Pelatih Pasca Imbang Lawan PSG   |   09:00 . Persibo Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah 16 Besar Liga 3 Jatim   |   08:00 . Sinergi Dengan Pemkab, DPRD 'Ambyar' Digrebek Jonegaran   |   07:00 . Riset: Kanker Payudara Semakin Banyak Terjadi di Perempuan Usia Muda   |   21:00 . Upacara HJB ke-342, Pemkab Bojonegoro Berikan Penghargaan   |  
Tue, 22 October 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 04 February 2019 19:00

Disdag: Anjloknya Harga Bawang Merah karena Stok Melimpah

Disdag: Anjloknya Harga Bawang Merah karena Stok Melimpah

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Anjloknya harga jual bawang merah belakangan ini memang membuat petani mengeluh. Menurut dinas terkait, harga yang murah dipicu sejumlah daerah juga mengalami panen raya, sehingga stoknya cukup melimpah.

"Memang harga bawang merah dipasaran saat ini anjlok," kata Plt Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Bojonegoro, Agus Hariyana.

Anjloknya harga bawang merah itu, menurut Agus karena permintaan di pasaran sedikit, namun stoknya melimpah sehingga secara hukum ekonomi pasti harganya menurun.

Masih kata Agus, selain itu pasokan bawang merah sendiri yang dibawa tengkulak didatangkan dari daerah luar Bojonegoro. Terlebih lagi, petani bawang merah di Bojonegoro dan luar Bojonegoro juga sedang panen bawang merah.

Terpisah, Kabid Tanaman pangan dan Holtikultura, Dinas Pertanian (Disperta) Bojonegoro, Zaenal Fanani, mengungkapkan sejumlah petani bawang di wilayah Bojonegoro memang telah masuk panen raya, seperti di Kecamatan Kedungadem, Kepohbaru dan beberapa kecamatan lainnya. 

"Sehingga dengan beberapa daerah panen bawang merah ini membuat harganya turun drastis," ucapnya kepada blokBojonegoro.com.

Oleh karenanya, Disperta mengimbau kepada petani untuk lebih bijak yakni agar menunda sementara penjualan panen bawang merahnya, sembari harga jualnya kembali naik. Selain itu, pihaknya juga mengimbau agar petani juga menyisakan hasil panen tersebut guna dibuat bibit kembali.[saf/lis]

Tag : bawang, harga, anjlok

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 16 October 2019 09:00

    Petani Kedungadem Gotong Royong Melebarkan JUT

    Petani Kedungadem Gotong Royong Melebarkan JUT Untuk melancarkan mobilitas petani khususnya saat membawa benih, pupuk, dan hasil pertanian, Dinas Pertanian Bojonegoro membantu jalan usaha tani (JUT) kepada kelompok tani Tani Makmur I, Dukuh Mulung, Desa Ngrandu,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat