16:00 . Dua Warga Kedungadem Diduga Tewas Bunuh Diri   |   14:00 . Pimpinan DPRD Dikukuhkan, AKD Masih Menunggu   |   13:00 . Siswa SD Hanya Bisa Baca, Buku di Perspusda   |   12:00 . Persibo Jajal Kekuatan Persekam di Partai Uji Coba   |   11:00 . Para Pendonor Aktif Dapat Piagam Penghargaan   |   10:00 . Demi Pembaca, Perpusda Tambah 1.732 Buku   |   09:00 . Apel HUT PMI Jadi Penyemangat Gerakan Kemanusiaan   |   08:00 . Bojonegoro Dapat Penghargaan Kabupaten/Kota Peduli Olahraga   |   07:00 . Tak Mau Beri Anak Susu Formula? Tapi Jangan Lakukan 3 Hal Ini, Moms!   |   18:00 . Kirab Pusaka Haul Ke-237 Ki Andongsari (Adipati Arya Mentahun)   |   17:00 . As Roda Belakang Mobil Dump Truk Patah, Lalu Lintas Tersendat   |   16:00 . IKIP PGRI Bojonegoro Lantik Organisasi Kemahasiswaan   |   15:00 . Punya Harga Jual Tinggi Dibalik Limbah Tanaman Kedelai   |   12:00 . Zakat Upaya Meningkatkan Ekonomi Rumah Tangga Sangat Miskin   |   11:00 . Sempat Viral di Medsos, Kakek Pengemis Diamankan Satpol PP   |  
Tue, 17 September 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 04 February 2019 06:00

Harga Anjlok, Pedagang Enggan Jual Bawang Merah

Harga Anjlok, Pedagang Enggan Jual Bawang Merah

Kontributor: A'imatun Khasanah

blokBojonegoro.com - Hari yang sudah siang, menambah suhu panas penuh desak di dalam pasar. Kaum hawa masih memburu kebutuhanya sehari-hari, seperti lauk pokok dan lainya untuk persediaan di rumah.

Namun, banyak pedagang bahan dapur yang menjual bawang merah dalam jumlah yang sedikit. Alasanya, dengan stok bawang merah yang kian membludak akhir-akhir ini dan banyak penjual keliling yang menjual bawang merah.

"Sebenarnya masih jual, tapi sedikit. Soalnya harganya terlalu murah dan tidak begitu laku akhir-akhir ini," terang Ngatmining (48) salah satu penjual kebutuhan dapur di Pasar kedungadem.

"Daerah sini juga banyak yang taman bawang merah, jadi ya kebanyakan beli di tetangga juga, kadang di kasih," sahut Ngasri salah satu pembeli yang ada di lokasi.

Wanita 48 tahun itu mengaku membeli berbagai macam sayur dari tengkulak yang mengambil barang dari Pare, Kediri, kemudian ia baru menjualnya lagi.

"Dari Kediri memang lebih murah, tapi yg membuat mahal itu ongkos kendaraanya," ujarnya saat di wawancarai oleh awak bB.

Sementara kebutuhan lain harganya  masih stabil dan cenderung murah. Seperti harga tomat masih cukup terjangkau yaitu Rp10.000 per kilogram, sedangkan cabai dengan berbagai jenis harganya juga sama Rp15.000 per kilogram.

"Ini termasuk paling murah, biasanya harga cabai bisa mencapai Rp50.000 per kilogram," pungkas Ngatmining pada blokBojonegoro.com. [aim/lis]

Tag : harga, anjlok, bawang merah

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 07 August 2019 15:00

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten Sebanyak 29 wartawan telah bekerja keras melewati Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-27 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, yang bekerjasama dengan SKK Migas dan KKKS. Selama dua hari 6-7...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 08 September 2019 15:00

    Semarak HUT, 17 Perlombaan Satukan Warga Semanding

    Semarak HUT, 17 Perlombaan Satukan Warga Semanding Peringatan HUT Republik Indonesia merupakan suatu kegiatan yang rutin dilaksanakan seluruh masyarakat Indonesia, sebagai bentuk rasa syukur atas kemerdekaan Republik Indonesia yang diperjuangkan oleh pahlawan terdahulu....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat