15:00 . Pertamina EP Asset 4 Sosialisasikan Protokoler Covid-19   |   14:00 . UN Ditiadakan, Kelulusan Siswa Diserahkan Sekolah   |   13:00 . Dampak Corona, Swalayan Sepi Pengunjung   |   12:00 . Aparat Gabungan Periksa Warga Pendatang di Wilayah Perbatasan   |   11:00 . Dampak Corona Permintaan Masker Kain Melonjak   |   09:00 . Hasil Tes Kesehatan PDP Butuh Waktu Seminggu   |   08:00 . Ketua PKK Desa Tulungagung Beri Sosialisasi Pencegahan COVID-19   |   07:00 . Pandemi Corona, Ini Cara Tingkatkan Imunitas Tubuh   |   06:00 . Unik, Bilik Sterilisasi Ala Pemuda Tanggungan   |   22:00 . Suhu Tubuh Satu Santri Tambakberas Tinggi   |   21:00 . Cegah Penyebaran Covid-19, Nasdem Tergerak Semprot Desinfektan   |   20:00 . Tekan Penyebaran Corona, Jam Buka Pasar Tradisional Dibatasi   |   19:30 . Anggota DPRRI Apresiasi Pemuda Desa Tanggungan   |   19:00 . Warga Bojonegoro Bekerja di Daerah Zona Merah, Ikuti Aturan ini   |   18:00 . Update Hari ini, ODP di Bojonegoro Bertambah 8 Orang   |  
Sun, 29 March 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 04 February 2019 11:00

Dugaan Pungli Asisten Kesehatan

Komisi C DPRD Minta Dugaan Pungli Diusut Tuntas

Komisi C DPRD Minta Dugaan Pungli Diusut Tuntas *Foto ilustrasi

Reporter: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro meminta dugaan pungutan liar (pungli) Pengangkatan Asisten Pelayanan Kesehatan Puskesmas di Bojonegoro diusut tuntas.

Jika dugaan pungli itu benar. Maka Asisten Pelayanan Kesehatan Puskesmas ibarat sudah jatuh tertimpa tangga. Lantaran gaji tak seberapa namun dipungut biaya tak jelas.

Baca juga [Dugaan Pungli, Kadinkes Benarkan Ada Iuran. Tapi...]

Sejumlah pihak pun menyayangkan dugaan pungli itu. Sebab praktik pungutan liar jelas tidak dibenarkan. Hal itu tidak mendukung bentuk pemerintahan yang baik di Kota Ledre ini.

Ulah oknum tersebut tentu harus diberi efek jera. Supaya praktik-praktik ilegal seperti pungli, tidak merembet ke mana-mana. Sebab hal itu sangat meresahkan masyarakat.

Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro, Sally Atyasasmi mengatakan, pihaknya meminta dugaan pungli itu diusut siapa saja yang terlibat. Lantaran itu tidak dibenarkan. "Jika dugaan pungli itu benar, maka benar-benar menciderai semangat kita dalam meningkatkan kualitas layanan," katanya kepada blokBojonegoro.com, Senin (4/2/2019).

Politisi Partai Gerindra ini sangat menyayangkan informasi dugaan pungli ini. Sebab pengabdian tenaga kesehatan sangat luar biasa dalam meningkatkan kualitas kesehatan.

"Mereka harus memberikan kualitas layanan kesehatan terbaik, bahkan menyelamatkan nyawa seseorang, namun masih kena pungli," ucapnya geram.

Perempuan ramah ini menegaskan untuk mengusut tuntas dugaan pungli tersebut. "Jangan main-main, kesehatan itu menyangkut urusan nyawa seseorang," tegasnya. [yud/mu]

Tag : pungli, dinkes, pungutan liar, asisten kesehatan, tenaga kesehatan


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 25 March 2020 23:00

    Waspada Corona, Jangan Panik

    Swadaya, MKP dan Warga Cangaan Semprot Disinfektan

    Swadaya, MKP dan Warga Cangaan Semprot Disinfektan Kelompok Pemuda Desa Canga'an "Muda Karya Perkasa" (MKP) Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro bersama masyarakat setempat melakukan penyemprotan disinfektan guna pencegahan virus Corona (Covid-19), Selasa (25/03/2020)...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat