16:00 . KIA di Bojonegoro Masih Tercetak 40 Persen   |   15:00 . Sering Nonton Film Porno, Kakek di Sukosewu Cabuli Anak 8 Tahun   |   14:00 . Siswa SMPLB Putra Harapan Raih Juara Pertama di Peparpenas 2019   |   13:00 . Pentingnya 3 Pilar di Era 4.0   |   12:00 . Pemkab Bojonegoro Ajukan UMK 2020 Sebesar Rp 2.016.720   |   11:00 . Mendorong Generasi Muda Menjadi Energi Penggerak Bangsa   |   10:00 . Awal Pekan, Harga Logam Mulia Naik Rp 1.000 per Gram   |   09:00 . Instalasi Unik, Bikin Pengunjung Geleng-Geleng   |   08:00 . Diduga Akibat Bediang, Rumah di Ngrejeng Terbakar   |   07:00 . Susu dan Makanan yang Harus Dihindari Sebelum Berolahraga   |   18:00 . Pergantian Antar Waktu DKR Kecamatan Kanor Resmi Dilantik   |   17:00 . Layanan Solar di Jawa Timur, Pertamina Pastikan Tersedia   |   16:00 . Usaha Keras Potong Pohon yang Tua   |   15:00 . Pilanggede 2 Tahun Berturut-Turut Dapat Penghargaan   |   14:00 . Gubernur Serahkan Penghargaan ke Kades Pilanggede   |  
Mon, 18 November 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 04 February 2019 17:00

Warga Sukorejo Diduga Loncat dari Jembatan

Lanjut Pencarian, Basarnas Koordinasi dengan Instansi Wilayah Widang

Lanjut Pencarian, Basarnas Koordinasi dengan Instansi Wilayah Widang

Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com - Proses upaya pencarian korban korban wargaasUkorejo, Bojonegoro, NST, yang nekat melompat ke Bengawan Solo Desa Simo, Kecamatan Soko, hingga Senin (4/2/2019) siang ini terus dilakukan. Bahkan, pihak Basarnas Surabaya juga sudah melakukan koordinasi lanjut dengan instansi keamanan potensial di wilayah Kecamatan Widang.

Komandan Tim (Dantim) Basarnas Surabaya, Gian Ery Pramulya ketika dikonfirmasi blokTuban.com mengungkapkan bagaimana pola pergerakan pencarian korban. Segenap tim gabungan SAR, baik dari Basarnas, BPBD Tuban, Tagana, SAR Sikatan Ngawi, juga personel dari SAR MTA.

"Dimungkinkan sudah sampai Kedungrejo. Selain itu, dari pihak Polsek Soko juga menghubungi Polsek Widang, untuk membantu pemantauan," ujar Dantim Basarnas.

Ditambahkannya lagi, upaya pencarian oleh tim gabungan SAR sejak pagi sampai saat ini sudah menembus angka 12 kilometer lebih dari radius titik Jembatan Glendeng.

"SRU I dari BPBD sudah merapat ke Posko. SRU II dari Basarnas dan SRU III SAR MTA masih di sekitaran 15 kilometer bahkan lebih, belum kembali," terang Dantim Basarnas ketika ditanya blokTuban.com terkait progres dan upaya penyisiran korban. [feb/lis]

Tag : basarnas, lompat

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat