08:00 . Persibo Bojonegoro Tunggu Kabar Baik dari Asprov PSSI   |   07:00 . Haruskah Berolahraga Saat Sedang Menstruasi?   |   23:30 . 28 Warga Dapat Penghargaan, 3 Kecamatan Ini Pemenang Gunungan Terbaik   |   23:00 . Kembang Api Malam Puncak Hari Jadi Bojonegoro   |   22:00 . Merinding, Suporter Bernyanyi Pasca Tandang Persibo Vs PSG   |   21:30 . Meriah,Malam Grebek Berkah di Alun-alun Bojonegoro   |   21:00 . Tumpah Ruah di Grebek Berkah   |   20:30 . Parkir Dadakan di Jalan Kota   |   20:00 . Penuh Sesak di Alun-alun   |   19:00 . Car Free Night (CFN) di Seputar Alun-alun   |   18:00 . Tahan Imbang PSG 1-1, Persibo Kokoh di Puncak Klasemen   |   17:30 . Ritual Tari Waranggono   |   17:00 . 45 Pelari Arak Api Abadi Menuju Pendopo Bojonegoro   |   16:30 . Prosesi Pengambilan Api Abadi   |   16:00 . Begini Prosesi Pengambilan Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro   |  
Sun, 20 October 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 04 February 2019 16:00

Stok Bawang Merah Melimpah, Tenaga 'Batil' Dibutuhkan

Stok Bawang Merah Melimpah, Tenaga 'Batil' Dibutuhkan

Kontributor: A'imatun Khasanah

blokBojonegoro.com - Bawang merah adalah salah satu kebutuhan dapur yang wajib ada, apalagi untuk membuat sambal dan lainnya. Sehingga beberapa petani memilih menanam bawang merah.

Namun harganya sering tak pasti seiring dengan stok dan naik turunnya permintaan dari masyarakat. Seperti saat ini harga bawang merah kian merosot.

Awal bulan Februari, Bojonegoro daerah timur dan selatan sedang masa panen bawang merah. Khususnya daerah Kecamatan Kepohbaru, Kedungadem dan Kecamatan Gondang.

Itu sebabnya, para tengkulak bawang merah membutuhkan banyak tenaga bantu karena stok melimpah, untuk membersihkan ujung bawang sekaligus akarnya (batil).

"Biasanya sampai 20 orang yang membersihkan bawang merah, kebanyakan orang Sumberrejo" terang Rasemo salah satu bos bawang merah yang ada di daerah Kedungadem.

Salah satu tenaga batil, Sarmi (47) mengaku pendapatan perorang dari hasil mengupas bawang merah memang beragam, tergantung dari tingkat kecepatan tangan masing-masing. "Kalau yang biasa ya bisa dapat 1 kuintal lebih dalam sehari," katanya.

Dari hasil membersihkan bawang merah, mereka mendapatkan upah Rp500 per kilogramnya. "Dari pagi sampai sore ya hasilnya kurang lebih Rp50 ribu tapi kepotong uang bensin dan makan juga," pungkas wanita 47 tahun itu.

"Tapi lumayan, daripada nganggur di rumah tidak ada kerjaan, ya mending di sini sambil ngrumpi," imbuh Seneng (39), warga lain sambil tertawa lepas. [aim/mu]

Tag : batil, bawang merah

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 16 October 2019 09:00

    Petani Kedungadem Gotong Royong Melebarkan JUT

    Petani Kedungadem Gotong Royong Melebarkan JUT Untuk melancarkan mobilitas petani khususnya saat membawa benih, pupuk, dan hasil pertanian, Dinas Pertanian Bojonegoro membantu jalan usaha tani (JUT) kepada kelompok tani Tani Makmur I, Dukuh Mulung, Desa Ngrandu,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat