17:00 . Menumbuhkan Partisipasi Pemilu   |   16:00 . Diduga Kelelahan, 4 Penyelenggara Pemilu Meninggal Dunia   |   15:00 . Buka Diklat Dasar KSR, Wakil Rektor 3 Ingin Seluruh Peserta Lolos Bersertifikat   |   14:00 . Diantar Masyarakat, Cakades Margomulyo Mulai Mendaftar   |   13:00 . EMCL Gelar Pemeriksaan Kesehatan dan Pengobatan di Gayam   |   12:00 . Tinggal Satu Desa, Hitung Suara Di PPK Kecamatan Dander   |   11:00 . 34 Peserta, Tunjukkan Kemampuan Berbahasa Inggris dalam Speech Contest   |   10:00 . Diduga Darah Rendah, Pria ini Meninggal Saat Gali Lubang Septic Tank   |   09:00 . Kelola Keuangan Daerah, Pemprov Launching EKD   |   07:00 . 7 Tanda Anda Akan Diterima Kerja Setelah Interview   |   21:00 . Ketua FTBM Harap Pemkab Adakan Festival Hari Membaca   |   20:00 . Masih Lesu, Budaya Literasi di Bojonegoro Harus Digalakkan   |   19:00 . VIRAL..! PENTOL WAYAHE WAYAHE SAAT PEMILU   |   18:00 . Kampung Dekat Kali Brantas ini Menjadi Lebih Indah   |   17:00 . Kembangkan Pertanian Bojonegoro, Hara Gandeng Ponpes   |  
Wed, 24 April 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 04 February 2019 16:00

Stok Bawang Merah Melimpah, Tenaga 'Batil' Dibutuhkan

Stok Bawang Merah Melimpah, Tenaga 'Batil' Dibutuhkan

Kontributor: A'imatun Khasanah

blokBojonegoro.com - Bawang merah adalah salah satu kebutuhan dapur yang wajib ada, apalagi untuk membuat sambal dan lainnya. Sehingga beberapa petani memilih menanam bawang merah.

Namun harganya sering tak pasti seiring dengan stok dan naik turunnya permintaan dari masyarakat. Seperti saat ini harga bawang merah kian merosot.

Awal bulan Februari, Bojonegoro daerah timur dan selatan sedang masa panen bawang merah. Khususnya daerah Kecamatan Kepohbaru, Kedungadem dan Kecamatan Gondang.

Itu sebabnya, para tengkulak bawang merah membutuhkan banyak tenaga bantu karena stok melimpah, untuk membersihkan ujung bawang sekaligus akarnya (batil).

"Biasanya sampai 20 orang yang membersihkan bawang merah, kebanyakan orang Sumberrejo" terang Rasemo salah satu bos bawang merah yang ada di daerah Kedungadem.

Salah satu tenaga batil, Sarmi (47) mengaku pendapatan perorang dari hasil mengupas bawang merah memang beragam, tergantung dari tingkat kecepatan tangan masing-masing. "Kalau yang biasa ya bisa dapat 1 kuintal lebih dalam sehari," katanya.

Dari hasil membersihkan bawang merah, mereka mendapatkan upah Rp500 per kilogramnya. "Dari pagi sampai sore ya hasilnya kurang lebih Rp50 ribu tapi kepotong uang bensin dan makan juga," pungkas wanita 47 tahun itu.

"Tapi lumayan, daripada nganggur di rumah tidak ada kerjaan, ya mending di sini sambil ngrumpi," imbuh Seneng (39), warga lain sambil tertawa lepas. [aim/mu]

Tag : batil, bawang merah

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 27 March 2019 21:00

    Petani di Balen Mulai Panen Kelengkeng

    Petani di Balen Mulai Panen Kelengkeng Seorang petani di Desa Kedungdowo, Kecamatan Balen, Abdul Mukarom merasa senang karena pohon Lengkeng yang ia tanam dua tahun yang lalu sekarang ini buahnya sudah bisa dinikmati. Setelah empat pohon...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 16 April 2019 09:00

    Hilang STNK NoPol S-3761-DJ

    Hilang STNK NoPol S-3761-DJ Telah hilang Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK): No.Pol: S-3761-DJ Merk/Type: HONDA Warna: Hitam Tahaun pembuatan: 2012 Nomor Rangka: MH1JB8110CK809201 Nomor Mesin: JB81E1806215 Atas Nama: DASINAH Alamat: Dusun Kawis RT.01/RW.02 Desa Geger Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur....

    read more