23:00 . Dukung Anak Belajar dari Rumah saat Pandemi   |   22:00 . Peduli di Masa Pandemi Covid-19, Disabilitas di Bojonegoro Bagikan Ribuan Masker   |   21:00 . Datangi Kejari di Pantura, Kajati Jatim Sebut Banyak Inovasi Kejari Bojonegoro   |   20:30 . Waspada Efek Jangka Panjang Covid-19   |   20:00 . Dishub Bojonegoro Himbau Masyarakat Gunakan Jalur Alternatif Menuju Tuban   |   19:00 . Jembatan Glendeng Penghubung Bojonegoro-Tuban Kembali Ditutup Total   |   18:30 . Gejala Covid-19 Pada Lansia   |   18:00 . Dinsos Bojonegoro Rakor Terkait Evaluasi PKH 2020 dan Rencana PKH 2021   |   17:00 . Covid-19 Masih Mengancam, Kapolres Bojonegoro Gencar Operasi Yustisi   |   16:00 . Hujan Disertai Angin Kencang, Tiga Pohon Tumbang ke Jalan   |   15:00 . BMG Sabet Juara 2 Kategori AJP   |   14:00 . Pameran Virtual Bulan Desember, dari 30 Perupa untuk Indonesia   |   13:00 . Zahrotul Aini Peraih IPK Tertinggi yang Hobi Main Game   |   10:00 . Kasus Aktif Covid-19 Indonesia Lebih Baik dari Rata-Rata Dunia   |   09:00 . Pasien Sembuh Covid-19 di Indonesia Sudah Mencapai 458.880 Orang   |  
Thu, 03 December 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 04 February 2019 16:00

Stok Bawang Merah Melimpah, Tenaga 'Batil' Dibutuhkan

Stok Bawang Merah Melimpah, Tenaga 'Batil' Dibutuhkan

Kontributor: A'imatun Khasanah

blokBojonegoro.com - Bawang merah adalah salah satu kebutuhan dapur yang wajib ada, apalagi untuk membuat sambal dan lainnya. Sehingga beberapa petani memilih menanam bawang merah.

Namun harganya sering tak pasti seiring dengan stok dan naik turunnya permintaan dari masyarakat. Seperti saat ini harga bawang merah kian merosot.

Awal bulan Februari, Bojonegoro daerah timur dan selatan sedang masa panen bawang merah. Khususnya daerah Kecamatan Kepohbaru, Kedungadem dan Kecamatan Gondang.

Itu sebabnya, para tengkulak bawang merah membutuhkan banyak tenaga bantu karena stok melimpah, untuk membersihkan ujung bawang sekaligus akarnya (batil).

"Biasanya sampai 20 orang yang membersihkan bawang merah, kebanyakan orang Sumberrejo" terang Rasemo salah satu bos bawang merah yang ada di daerah Kedungadem.

Salah satu tenaga batil, Sarmi (47) mengaku pendapatan perorang dari hasil mengupas bawang merah memang beragam, tergantung dari tingkat kecepatan tangan masing-masing. "Kalau yang biasa ya bisa dapat 1 kuintal lebih dalam sehari," katanya.

Dari hasil membersihkan bawang merah, mereka mendapatkan upah Rp500 per kilogramnya. "Dari pagi sampai sore ya hasilnya kurang lebih Rp50 ribu tapi kepotong uang bensin dan makan juga," pungkas wanita 47 tahun itu.

"Tapi lumayan, daripada nganggur di rumah tidak ada kerjaan, ya mending di sini sambil ngrumpi," imbuh Seneng (39), warga lain sambil tertawa lepas. [aim/mu]

Tag : batil, bawang merah


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Sunday, 29 November 2020 00:00

    Selamat Jalan Mas Safuan

    Selamat Jalan Mas Safuan Innalillahi wainna ilaihi roojiuun. Reporter blokBojonegoro.com, Mochamad Safuan meninggal dunia, Sabtu (28/11/2020) petang....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat