16:00 . Banyak Kendala, Para Peternak Berbagi Pengalaman   |   15:00 . Santunan Kematian, Ahli Waris Harus Memiliki Rekening   |   14:00 . 44S Poultry Berikan Pelatihan Kepada 57 Peternak Ayam   |   13:00 . Pemkab Bojonegoro Bakal Tingkatkan Kemampuan PMKS   |   12:00 . DLH dan Polres Bojonegoro Bersih Sampah di TBS   |   11:00 . Diburu Pembeli, Laju Penjualan Laptop-Komputer Meningkat   |   10:00 . Tanya Kejejelasan Nasib Persibo, Suporter akan Turun Jalan   |   09:00 . Jelang UNBK, Laptop Baru dan Bekas Masih Diburu   |   08:00 . Ini Alasan Pupuk Organik Lebih Disarankan Dibanding Kimia   |   07:00 . Awas, Jangan Biarkan Batuk Berkepanjangan   |   23:30 . Kenalkan SISTER, IKIP PGRI Bojonegoro Adakan Workshop Internal   |   23:00 . Emil Wagub Jatim Ajak Jaga Bengawan Solo - Bojonegoro   |   22:00 . Ha...Ada Ribuan Titik Kerusakan Akibat Penambangan Pasir Liar   |   21:00 . Emil Minta Sudetan Kaligandong Disegerakan   |   20:00 . Tepat Dua Jam, Emil Susuri Bengawan Solo   |  
Wed, 20 February 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 04 February 2019 16:00

Stok Bawang Merah Melimpah, Tenaga 'Batil' Dibutuhkan

Stok Bawang Merah Melimpah, Tenaga 'Batil' Dibutuhkan

Kontributor: A'imatun Khasanah

blokBojonegoro.com - Bawang merah adalah salah satu kebutuhan dapur yang wajib ada, apalagi untuk membuat sambal dan lainnya. Sehingga beberapa petani memilih menanam bawang merah.

Namun harganya sering tak pasti seiring dengan stok dan naik turunnya permintaan dari masyarakat. Seperti saat ini harga bawang merah kian merosot.

Awal bulan Februari, Bojonegoro daerah timur dan selatan sedang masa panen bawang merah. Khususnya daerah Kecamatan Kepohbaru, Kedungadem dan Kecamatan Gondang.

Itu sebabnya, para tengkulak bawang merah membutuhkan banyak tenaga bantu karena stok melimpah, untuk membersihkan ujung bawang sekaligus akarnya (batil).

"Biasanya sampai 20 orang yang membersihkan bawang merah, kebanyakan orang Sumberrejo" terang Rasemo salah satu bos bawang merah yang ada di daerah Kedungadem.

Salah satu tenaga batil, Sarmi (47) mengaku pendapatan perorang dari hasil mengupas bawang merah memang beragam, tergantung dari tingkat kecepatan tangan masing-masing. "Kalau yang biasa ya bisa dapat 1 kuintal lebih dalam sehari," katanya.

Dari hasil membersihkan bawang merah, mereka mendapatkan upah Rp500 per kilogramnya. "Dari pagi sampai sore ya hasilnya kurang lebih Rp50 ribu tapi kepotong uang bensin dan makan juga," pungkas wanita 47 tahun itu.

"Tapi lumayan, daripada nganggur di rumah tidak ada kerjaan, ya mending di sini sambil ngrumpi," imbuh Seneng (39), warga lain sambil tertawa lepas. [aim/mu]

Tag : batil, bawang merah

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 18 February 2019 08:00

    Petani Kalitidu Menyemai Refugia

    Petani Kalitidu Menyemai Refugia Mengendalikan OPT padi dengan cara menanam Refugia juga dilakukan petani di Desa Pumpungan Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro, Jawa Timur....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 24 October 2018 09:00

    LoKer dan Iklan Baris di bB

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi Untuk mengakomodir permintaan dari masyarakat luas, terutama pembaca setia blokBojonegoro.com, redaksi menyediakan kanal khusus untuk informasi lowongan kerja (LoKer) dan iklan baris....

    read more