22:00 . HMP PPKn Adakan Seminar Bertema Payung Hukum Bagi Tenaga Didik   |   21:00 . Pemkab Bojonegoro Beri Santunan untuk yang Meninggal Dunia   |   20:00 . Ditetapkan Tersangka, Kepala Inspektorat Terancam Hukuman ini   |   19:00 . PEPC Setor Pajak Rp 8,08 Triliun   |   18:00 . Ditutup, 57 Pendaftar KPU Bojonegoro Siap Berkompetisi   |   17:00 . Guna Perkuat Data, Kejari Bojonegoro Juga Datangkan 7 Ahli   |   16:30 . 8 Hari Team IT Ario Sighat Selesaikan Rekapitulasi, ini Hasilnya...   |   16:00 . Jalan Rusak, Warga Peringatkan Pengguna Jalan dengan Banner   |   15:00 . Diperiksa 5 Jam, Kepala Inspektorat Langsung Ditahan   |   14:00 . Diduga Ada Pemilih Ganda, Demokrat Laporkan Dua TPS di Ngasem   |   12:00 . Rangkaian HUT BUMN, Pertamina Gelar Pasar Murah di Empat Lokasi   |   11:00 . Gelar Turnamen Voli, BEM Unigoro Gandeng 3 Kabupaten   |   10:00 . Caleg Stres Kalah Pemilu, BPJS Siap Ongkosi Biaya Berobat   |   08:00 . Film Avenger Terbaru Sudah Rilis di Bioskop Bojonegoro   |   07:00 . Tips Kecantikan: Ingin Rambut Sehat? Coba Pakai Minyak Kelapa   |  
Fri, 26 April 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 05 February 2019 14:00

Waspada Demam Berdarah

Astaga....! Januari, 4 Orang Meninggal Akibat DB

Astaga....! Januari, 4 Orang Meninggal Akibat DB

Reporter: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Masyarakat Kabupaten Bojonegoro saat ini sedang waspada penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Lantaran untuk bulan Januari 2019 saja ada 211 kasus DB, empat orang diantaranya meninggal akibat gigitan nyamuk yang membawa virus dengue.

Kasi Penanggulangan Penyakit Menular Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro, Whenny Diyah mengatakan, pertengahan Januari 2019 ada 97 kasus dan 2 orang meninggal akibat virus demam berdarah.

Dari pertengahan bulan Januari 2019 hingga akhir Januari 2019. Baik jumlah kasus dan jumlah orang meninggal akibat demam berdarah mengalami peningkatan meskipun tidak signifikan.

"Ada 4 orang meninggal akibat demem berdarah selama bulan Januari 2019," katanya kepada blokBojonegoro.com, Selasa (5/2/2019).

Terlebih, Kabupaten Bojonegoro menempati nomor urut tiga se-Jawa Timur untuk kasus 'Kematian Akibat Demem Berdarah' beberapa waktu lalu. Sehingga masyarakat Kota Ledre semakin waspada terhadap DB.

Kewaspadaan itu terbukti berbagai upaya dilakukan untuk mencegah virus itu semakin menyebar. Misalnya, sosialisasi pencegahan DB hingga meningkatkan kader jumantik.

Beberapa waktu lalu, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bojonegoro dan Puskesmas membasmi sarang dan jetik nyamuk di sekitar halaman Unit Donor Darah (UDD) PMI.

Pembasmian sarang nyamuk dilakukan dengan menyemprot obat agar membunuh jentik, ataupun pemberian obat abate.

Kemudian, menggulingkan tempat air yang tergenang, seperti ban bekas, gentong dan botol-botol yang terisi air. Sebab perkembangbiakan nyamuk paling besar dari genangan air yang tidak ada tanahnya.

"Semua pihak harus waspada demam berdarah," kata dokter Whenny.

Tidak hanya itu, akhir bulan Januari lalu, Puskesmas dan Karang Taruna Desa Sukorejo, Kecamatan Malo juga melakukan sosialisasi ke sekolah dasar. Mengingat usia anak-anak sangat rentan terjangkit DB. Terlebih di desa itu ada 1 korban meninggal akibat DB.

Selain melakukan penyuluhan, bidan desa beserta karang taruna membentuk kader (Jumantik) Juru pemantau jentik cilik. Sehingga bahaya demam berdarah dapat dicegah sedini mungkin.

Memberikan pengetahuan kepada anak-anak tentang cara mengurangi penyebaran DB dengan cara 4M plus yaitu menguras, menutup, mendaurulang dan memantau plus cara lainnya untuk mencegah DB.

"Pemahaman dan pencegahan sedini mungkin juga sangat penting untuk dilakukan," pungkas Whenny.

Data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro menyebutkan, Januari 2018 lalu jumlah kasus DB hanya 80 kasus dan satu di antaranya meninggal. Jika dibandingkan dengan Januari 2019, mengalami peningkatan.

Sementara, jumlah kasus DB di bulan Februari 2019 masih dalam proses direkab.

Diketahui, jumlah kasus demam berdarah selama tahun 2018 sebanyak 595 kasus dan 12 diantaranya meninggal akibat demam berdarah. [yud/mu]

Tag : dbd, db, demam berdarah, db bojonegoro, kasus db bojonegoro

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 27 March 2019 21:00

    Petani di Balen Mulai Panen Kelengkeng

    Petani di Balen Mulai Panen Kelengkeng Seorang petani di Desa Kedungdowo, Kecamatan Balen, Abdul Mukarom merasa senang karena pohon Lengkeng yang ia tanam dua tahun yang lalu sekarang ini buahnya sudah bisa dinikmati. Setelah empat pohon...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 16 April 2019 09:00

    Hilang STNK NoPol S-3761-DJ

    Hilang STNK NoPol S-3761-DJ Telah hilang Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK): No.Pol: S-3761-DJ Merk/Type: HONDA Warna: Hitam Tahaun pembuatan: 2012 Nomor Rangka: MH1JB8110CK809201 Nomor Mesin: JB81E1806215 Atas Nama: DASINAH Alamat: Dusun Kawis RT.01/RW.02 Desa Geger Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur....

    read more