14:00 . Oktober 2019, Refita Diberangkatkan di Kejurnas   |   13:00 . 524 Siswa SMKN2 Resmi Diwisuda, ini Harapan Para Guru   |   12:00 . Kurang Pagu, PPDB Jalur Offline Dibuka Sehari   |   11:00 . Suami Ketua Ansor, Istri Ketua Fatayat Bersaing di Samberan   |   10:00 . Dari 38, Bojonegoro Peringkat 8 Perolehan Medali   |   09:00 . Bisa Daftar dari Rumah, SMAN 4 Bojonegoro Tetap Buka Layanan   |   08:00 . Sempat Melambung Tinggi, Kini Harga Kencur Anjlok   |   07:00 . Manfaat Menatap Mata Bayi   |   22:00 . Wabup Berharap Santri Bojonegoro Terus Berprestasi   |   21:00 . Aksi Trail Bojonegoro   |   20:00 . Halal Bi Halal ala Rider Trail   |   19:00 . Rider Trail Halal Bi Halal Masuk Hutan   |   18:00 . Pasca Lebaran, Harga Kebutuhan Pokok Berangsur Turun   |   17:00 . Tahun Ajaran Baru, Pedagang Perlengkapan Sekolah Kebanjiran Pembeli   |   16:00 . Reog Bopo Roso Meriahkan CFD Bojonegoro   |  
Mon, 17 June 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 05 February 2019 16:30

Ayam, Kucing Hingga Babi Hutan Ada di Bengawan

Ayam, Kucing Hingga Babi Hutan Ada di Bengawan

Reporter: M. Anang Febri / blokTuban.com

blokBojonegoro.com - Upaya pencarian tim gabungan SAR, baik dari Basarnas Surabaya, BPBD Tuban, Tagana, SAR Sikatan Ngawi, berikut SAR MTA dalam penyisiran korban, rupanya diselingi berbagai hal unik saat menyisir korban di Bengawan Solo selama empat hari ini.

Selain sampah dan material kayu berserakan, tim SAR juga menemukan bangkai-bangkai bintang sepanjang radius 10 kilometer timur Jembatan Glendeng. Bangkai dari hewan ternak jenis ayam, kucing hingga babi hutan terapung bebas mengikuti arus.

"Banyak bangkai binatang yang ditemukan sepanjang penyisiran. Pertama kita menemukan bangkai sapi, kedua kambing. Setelah itu ada ayam, kucing, ular juga," kata Dantim Basarnas Surabaya, Gian Ery Pramulya kepada blokTuban.com, Selasa (5/2/2019).

Dantim yang dikenal ramah itu juga sempat terheran-heran. Selain bangkai hewan ternak, temuan bangkai babi hutan di aliran sungai terpanjang di Pulau Jawa tersebut juga menimbulkan tanda tanya tersendiri segenap tim.

"Bahkan ada babi hutan jenis celeng. Kok bisa, padahal babi itu ukurannya cukup kecil tapi kok mati dan hanyut di sungai," tambahnya. [feb/rom]

Tag : sar, bengawan

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 02 June 2019 08:00

    IPNU-IPPNU Temayang Gelar Grand Finas Festival Oklek

    IPNU-IPPNU Temayang Gelar Grand Finas Festival Oklek Mengambil tema "Pelajar Millineal Menjaga Tradisi Budaya Lokal" Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Temayang gelar grand final Festival Oklek Ke-7,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Friday, 24 May 2019 13:00

    Apprentice Program PEPC 2019

    Akan Ditutup, Pendaftar Beasiswa Diploma Membludak

    Akan Ditutup, Pendaftar Beasiswa Diploma Membludak Beberapa jam lagi menjelang penutupan pendaftaran, jumlah pelamar beasiswa pendidikan diploma guna menjaring Calon Operator Proyek Jambaran-Tiung Biru yang dikelola oleh PT Pertamina EP Cepu (PEPC). Hingga Jumat (25/4/2019) pagi...

    read more