19:00 . Kartu Petani Mandiri (KPM) Solusi Untuk Petani di Bojonegoro   |   19:00 . Khusus Kloter 75, CJH Bojonegoro Berangkat dengan Jemaah Asal Surabaya   |   18:00 . Bupati Tantang Disperta Kembangkan Tehknologi Pertanian   |   17:00 . Mudahkan Pejalan Kaki Menyebrang, 2019 Dishub Pasang Tiga Pelican Cross   |   16:00 . Ajari Anak dan Gandeng Semua Pihak Tingkatkan Peran Keluarga   |   15:30 . Bupati Bojonegoro Launching Kartu Petani Mandiri   |   15:00 . 14 Pelajar dan 1 Gepeng Terciduk Polres Bojonegoro   |   14:00 . Kelompok Tani Wanita Meriahkan Launching KPM   |   13:00 . 3.500 Hektar Sawah di Bojonegoro Kekeringan   |   12:00 . Dua Pengemis Diamankan Satpol PP, Satunya dari Luar Bojonegoro   |   11:00 . KUA dan Cabang IPHI Kanor Bentuk Banom MTP   |   10:00 . Meningkat, Kasus Persetubuhan Anak Ancam Bojonegoro   |   09:00 . Tak Ingin Produksi Migas Terus Turun, Ini Upaya SKK Migas   |   08:00 . Harga Cabai Mahal, Warga Pilih Cabai Kering   |   07:00 . Wajib Waspada, Kecanduan Gadget Bisa Berakibat Fatal Untuk Kesehatan   |  
Wed, 24 July 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 05 February 2019 18:00

Warga Sukorejo Diduga Loncat dari Jembatan

Di Tengah Pencarian, Sempat Beredar Hoax tentang Keberadaan Korban

Di Tengah Pencarian, Sempat Beredar Hoax tentang Keberadaan Korban

Reporter: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Di tengah pencarian korban warga Desa Sukorejo Bojonegoro yang diduga bunuh diri dengan cara loncat dari Jembatan Glendeng beberapa waktu lalu, sempat beredar kabar hoax tentang keberadaan korban.

Kabar hoax itu beredar dan sempat viral di media sosial (medsos) facebook (fb). Postingan itu di 'Grup Facebook Media Bojonegoro' dengan penyebar 'Wandyk Campoeng Cioet'.

Akun Facebook tersebut memposting tulisan 'Alkamdulillah Orang Bunuh Diri Itu Berita Hok Soale Orangnya Pulang ke Rumah Cuma Ngancam Keluarganya Aja Hhh Semua Orang Kena Tipu'. Tak lama kemudian, postingan itu menuai banyak komentar.

Tidak sedikit komentar yang menyayangkan postingan akun FB 'Wandyk Campoeng Cioet' itu. Lantaran saat ini Tim Basarnas Gabungan sedang susah payah mencari korban yang diduga hanyut di Bengawan Solo.

Kasat Reskrim Polres Bojonegoro, AKP Rifaldy membenarkan bahwa potingan itu adalah hoax. Saat itu pihaknya pun bergerak cepat untuk mengetahui kebenaran informasi tersebut. Alhasil adalah hoax.

"Itu hoax," kata Kasat Reskrim kepada blokBojonegoro.com, Selasa (5/2/2019).

Namun demikian, jelas-jelas akun Facebook 'Wandyk Campoeng Cioet' itu menyebar hoax, tetapi tidak ada proses lebih lanjut. Pasalnya pemilik akun sudah mengklarifikasi dan memohon maaf atas postingannya.

Kasat Reskrim menjelaskan, bahwa pihaknya sudah melakukan mengklarifikasi pemilik akun Facebook tersebut. Yang bersangkutan mengakui dan menyesal atas perbuatannya. Namun sebelum itu, kata dia, postingannya sudah dihapus.

"Kemudian yang bersangkutan memosting permohonan maaf," ujar Kasat.

Pemilik akun Facebook itu bernama Suwandi alias Ndoweh warga Bojonegoro. Ia membuat Surat pernyataan bahwa postingannya adalah hoax serta permintaan maaf kepada masyarakat Bojonegoro ditandatangi yang bersangkutan.

"Setelah diklarifikasi tanpa paksaan, dia secara sadar berniat meminta maaf secara terbuka di media sosial Facebook, mungkin sudah bisa dilihat di Facebook," pungkas Kasat. [yud/lis]

Tag : facebook, medsos

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 17 July 2019 22:00

    KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018

    KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018 Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MI Kecamatan Kapas melaksanakan Bimbingan Teknis K13 Revisi Tahun 2018 yang akan berlangsung selama 4 hari dari tanggal 17 hingga 20 Juli 2019. Kegiatan ini berlangsung...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat